Konten dari Pengguna

Mata Uang Jepang: Sejarah, Jenis-Jenis, dan Nilainya terhadap Rupiah

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mata uang Yen, Jepang. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mata uang Yen, Jepang. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan

Mata uang Jepang adalah Yen. Dalam penulisan kurs internasional, kode mata uang Jepang ditulis dengan format JPY. Saat artikel ini ditulis, nilai mata uang Jepang setara dengan 114,69 rupiah.

Yen Jepang biasa digunakan untuk keperluan transfer kapital berdasarkan utang luar negeri. Artinya, mata uang tersebut cukup dominan dan banyak digunakan dalam pembayaran angsuran pokok utang.

Dijelaskan dalam buku Best of Japan susunan Maria Fransiska (2015), hampir semua money changer di Indonesia bisa menukarkan mata uang Yen. Namun, biasanya terdapat perbedaan kurs ketika menukarkan mata uang tersebut.

Selisih kurs untuk mata uang Yen biasanya berkisar antara 1-3 rupiah. Bagaimana sejarah mata uang Jepang? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Sejarah Mata Uang Rupiah, Diterbitkan oleh Dua Institusi

Sejarah Mata Uang Jepang

Ilustrasi mata uang Yen. Foto: Shutterstock

Yen adalah bagian dari kebijakan modernisasi ekonomi Jepang yang dibentuk oleh pemerintah Meiji pada abad ke-19. Gagasan ini dirancang berdasarkan Sistem Moneter Desimal Eropa.

Sebelum Restorasi Meiji, semua wilayah feodal Jepang mulanya mengeluarkan mata uang sendiri. Bank mempertahankan hak untuk mencetak mata uang tersebut. Sampai akhirnya, pembentukan Bank of Japan (BOJ) pada tahun 1882 memonopoli kontrol pasokan uang di seluruh wilayah Jepang.

Sejak Perang Dunia II, mata uang Jepang telah kehilangan banyak nilai. Untuk menyeimbangkan ekonomi, nilai tukar Yen akhirnya ditetapkan pada 360 Yen per 1 USD sebagai bagian dari Perjanjian Bretton Woods.

Ketika skema tersebut dibatalkan pada tahun 1971, nilai JPY jatuh. Yen mencapai nilai tertinggi di 271 yen per USD pada tahun 1973. Kemudian mencapai nilai 227 yen per USD pada tahun 1980.

Bank of Japan mempertahankan rezim suku bunga nol atau hampir nol. Kemudian, pemerintah Jepang juga secara historis mempertahankan kebijakan anti-inflasi yang ketat. Namun, gelombang deflasi berbalik setelah Krisis Keuangan Global tahun 2008.

Pada 2013, Bank of Japan menyatakan akan memperpanjang Kebijakan Akuisisi Aset sebesar 1,4 triliun USD selama dua tahun. BOJ berupaya membawa negara dari deflasi ke ekspansi, dengan target inflasi 2%. Karena volume penjualan terlalu tinggi, jumlah uang beredar diproyeksikan menjadi dua kali lipat.

Pada tahun 2018, JPY dinobatkan sebagai salah satu mata uang berkinerja terbaik. Dari segi kekuatan, mata uang ini diproyeksikan melampaui dolar AS.

Baca juga: Arti IDR beserta Singkatan Mata Uang Negara Lainnya

Jenis Mata Uang Jepang Koin

Ilustrasi mata uang Jepang koin. Foto: pixabay

Dikutip dari situs Bank of Japan, berikut ini daftar mata uang Jepang koin selengkapnya yang bisa Anda simak:

1. Koin 1 Yen

  • Material: Aluminium 100%

  • Diameter: 20 mm

  • Berat: 1 gram

  • Tahun terbit: 1955

2. Koin 5 Yen

  • Material: Copper 60-70% dan zinc 30-40%

  • Diameter: 22 mm

  • Berat: 3,75 gram

  • Tahun terbit: 1959

3. Koin 10 Yen

  • Material: Copper 95%, Zinc 3-4%, dan tin 1-2%

  • Diameter: 23,5 mm

  • Berat: 4,5 gram

  • Tahun terbit: 1959

4. Koin 50 Yen

  • Material: Copper 75% dan nikel 25%

  • Diameter: 21 mm

  • Berat: 4 gram

  • Tahun terbit: 1967

5. Koin 100 Yen

  • Material: Copper 75% dan nikel 25%

  • Diameter: 22,6 mm

  • Berat: 4,8 gram

  • Tahun terbit: 1967

6. Koin 500 Yen

  • Materia: Copper 75%, zinc 12,5%, dan nikel 12,5%

  • Diameter: 26,5 mm

  • Berat: 7,1 gram

  • Tahun terbit: 2021

Baca juga: Apa Itu Depresiasi Mata Uang di Dunia Ekonomi?

Jenis Mata Uang Jepang Kertas

Ilustrasi mata uang Yen dan Rupiah. Foto: Shutter Stock

Mata uang Jepang kertas terdiri dari 1000 Yen, 2000 Yen, 5000 Yen, dan 10.000 Yen. Berikut penjelasannya:

Uang Kertas 1000 Yen

  • Ukuran: 76x150 mm

  • Tanggal terbit: 1 November 2004

  • Desain: Bagian depan potrait Noguchi Hideyo, bagian belakang gunung fuji dan bunga sakura

Uang Kertas 2000 Yen

  • Ukuran: 76x154 mm

  • Tanggal terbit: 19 Juli 2000

  • Desain: Bagian depan gambar gerbang Shurei-mon dan bagian belakang cuplikan The Tale of Genji

3. Uang Kertas 5000 Yen

  • Ukuran: 76x156 mm

  • Tanggal terbit: 1 November 2004

  • Desain: Bagian depan potrait dari Higuchi Ichiyo, bagian belakang Kakitsubata-zu

4. Uang Kertas 10000 Yen

  • Ukuran: 76x160 mm

  • Tanggal terbit: 1 November 2004

  • Desain: Bagian depan potrait dari Fukuzawa Yukichi, bagian belakang patung Phoenix di Byodoin Temple.

Baca juga: Urutan Mata Uang Tertinggi sampai Terendah di Dunia

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Berapa nilai mata uang Jepang saat ini?
chevron-down

kldla

Apa saja mata uang koin Jepang?
chevron-down

Koin 1 yen, 5 yen, 10 yen, 50 yen, 100 yen, dan 500 yen.

Apa saja mata uang kertas Jepang?
chevron-down

Uang kertas 1000 yen, 2000 yen, 5000 yen, dan 10000 yen.