Konten dari Pengguna

Mata Uang Swiss: Sejarah, Jenis-Jenis, dan Nilainya terhadap Rupiah

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mata Uang Swiss, sumber foto (Claudio Schwarz) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mata Uang Swiss, sumber foto (Claudio Schwarz) by unsplash.com

Mata uang Swiss adalah salah satu mata uang yang memiliki nilai cukup kuat jika dibandingkan dengan mata uang lain di Negara-negara Eropa. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Negara penghasil coklat terbesar di dunia tersebut telah membangun reputasinya dengan baik di sektor perbankan.

Zurich dan Jenewa termasuk beberapa kota maju di Swiss yang menjadi pusat keuangan terbesar di dunia. Oleh karena itu, mempelajari sejarah, jenis-jenis, dan nilai tukar mata uang tersebut terhadap rupiah sangat penting untuk menambah wawasan.

Sejarah Mata Uang Swiss

Ilustrasi Mata Uang Swiss, sumber foto (Giorgio Travio) by unsplash.com

Mengutip buku Unlocking the World's Greatest Financial Secret oleh Mario Singh (2015), Swiss merupakan negara yang berada di tengah Eropa, tetapi bukan termasuk bagian Uni Eropa (UE). Mata uang Swiss adalah franc Swiss dan negara ini tidak memakai euro (EUR) dalam bertransaksi.

Bank-bank swasta bertugas untuk mengedarkan uang kertas Negara tersebut. Pada tahun 1848, Konstitusi Federal Swiss memberikan hak eksklusif untuk menerbitkan mata uang pada pemerintah Federal. Sedangkan pada 7 Mei 1850, Majelis Federal mengesahkan Undang-undang Federal Coinage dan mengesahkan Franc sebagai mata uang negara Swiss.

Swiss memiliki 26 kanton (negara bagian) dan semuanya mempunyai tingkat otonomi masing-masing. Negara ini menerapkan salah satu bahasa nasional Prancis, Jerman, Italia, dan Romansh. Dengan banyaknya kanton tersebut, membuat sejarah mata uang Negara Swiss begitu menarik untuk ditelisik.

Nama mata uang dari Negara Swiss adalah Franc Swiss. Mata uang tersebut dibagi menjadi 10, 20, 50, 100, 200, 1000 Franc. Kode ISO mata uang Swiss yang digunakan oleh berbagai institusi keuangan adalah CHF.

Jenis-jenis Mata Uang Swiss

Ilustrasi Mata Uang Swiss, sumber foto (Mathieu Stern) by unsplash.com

Tidak ada mata uang yang stabil, termasuk franc Swiss. Meskipun demikian, banyak investor yang memilih mata uang Negara tersebut sebagai mata uang safe haven, selain yen Jepang (JPY) dan dolar AS (USD).

Proses cetak dan peredaran uang Franc kertas menggunakan bahasa Jerman, Romania, Italia, dan Prancis. Uniknya, bahasa yang digunakan pada uang koin yang beredar adalah Bahasa Latin karena dianggap sebagai bahasa netral. Jenis-jenis denominasi uang kertas franc Swiss adalah: 10, 20, 50, 100, 200, 500 dan 1.000 franc.

Sedangkan denominasi koin Swiss adalah 5, 10, 20 centimes, serta koin ½-, 1-, 2-, dan 5- franc. Adapun nilai tukar Franc Swiss ke Rupiah yaitu 1 Franc Swiss = 16.517,72 rupiah.

Baca juga: (Mata Uang Terkecil di Dunia, Apa Saja? Ini Daftarnya)

Info mengenai sejarah, jenis-jenis, dan nilai mata uang Swiss terhadap rupiah yang dibahas di atas sangat membuka wawasan tentang betapa majunya dunia perbankan di Negara tersebut. Hal ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi Indonesia agar semakin mengembangkan potensi perbankan dan menguatkan nilai mata uang rupiah. (DLA)