Konten dari Pengguna

Menilik Museum Siwalima yang Penuh Nilai Budaya dan Sejarah

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

[Museum Siwalima] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Redcharlie
zoom-in-whitePerbesar
[Museum Siwalima] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Redcharlie

Museum Siwalima adalah salah satu tempat wisata yang patut dikunjungi saat berkunjung ke Kota Ambon. Pasalnya, museum ini menyimpan banyak nilai budaya dan sejarah yang dapat menambah wawasan pengunjung.

Jangan mengira jika mengunjungi museum adalah hal yang membosankan. Pasalnya, museum ini menyuguhkan koleksi benda bersejarah yang sangat banyak. Selain mendapatkan wawasan baru, pengunjung juga bisa berfoto untuk mengabadikan kenangan di museum ini.

Daya Tarik Museum Siwalima

[Museum Siwalima] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Artur

Museum Siwalima memiliki banyak daya tarik yang membuatnya patut dieksplor. Beberapa daya tarik wisata budaya dan sejarah ini di antaranya sebagai berikut.

1. Sejarah

Mengutip website ambon.go.id, pengunjung akan menjumpai tulisan Usu Mae Upu pada pintu masuk museum. Arti dari tulisan tersebut adalah "Mari Silahkan Masuk".

Penamaan Museum Siwalima mengacu pada kisah-kisah dari sejarah kerajaan yang pernah berdiri di Maluku. Siwalima berasal dari kata siwa yang artinya sembilan, yang diambil dari kata Ulisiwa.

Kata tersebut berarti kumpulan sembilan kerajaan di kawasan selatan Maluku. Sementara itu, kata lima berarti lima yang diambil dari kata patalima. Artinya, yaitu kumpulan lima kerajaan di kawasan utara Maluku.

2. Terbagi menjadi Dua Bangunan

Awalnya, museum ini hanya menyimpan koleksi budaya Maluku saja. Seiring berjalannya waktu, koleksi museum terbagi ke dalam dua bangunan. Bangunan pertama dinamakan Museum Kelautan Siwalima yang menyimpan sejarah kelautan masyarakat Ambon.

Koleksi yang terdapat pada bangunan museum ini yaitu tiga kerangka ikan paus yang panjangnya mencapai 9 meter, 17 meter, dan 19 meter. Sementara itu, koleksi lainnya terdiri dari benda-benda laut yang terdapat di Maluku.

Adapun bangunan kedua dinamakan Museum Budaya Siliwangi yang menyimpan benda-benda yang berhubungan dengan budaya Maluku. Benda-benda tersebut mencakup alat-alat pertanian, senjata, pakaian adat, perlengkapan upacara adat, uang lama, dan masih banyak lagi.

3. Koleksi yang Terawat

Semua benda koleksi yang ada di dalam museum ini terawat dengan baik oleh pihak pengelolanya. Jika membutuhkan jasa pemandu, maka tidak perlu bingung karena museum ini juga menyediakan petugas yang bisa menjelaskan tentang keseluruhan isi museum.

Jika ingin menikmati pementasan tari atau pertunjukan musik lokal, maka Museum Siwalima juga melayani permintaan khusus tersebut.

Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Museum Siwalima

[Museum Siwalima] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/J Armill

Museum Siwalima berada di Taman Makmur, Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Meskipun telah berdiri sejak 8 November 1973, tetapi museum ini baru diresmikan pada tanggal 26 Maret 1977.

Museum ini buka mulai pukul 09.00-16.00 WIT, sehingga pengunjung bisa menyesuaikan jadwal tersebut. Bagi pengunjung yang ingin melihat koleksi museum, maka dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp5.000 (dewasa) dan Rp2.000 (anak-anak). Namun, perlu diingat bahwa harga tiket tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca juga: Benteng Belgica, Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Maluku

Museum Siwalima adalah wisata sejarah dan budaya yang memberikan banyak edukasi bagi pengunjung. Selain pelajar, museum ini juga banyak dikunjungi oleh masyarakat umum. (DLA)