Konten dari Pengguna

Museum Mpu Tantular Sidoarjo: Lokasi, Daya Tarik, Aktivitas, dan Cara Ke Sana

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Museum Mpu Tantular. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Pexels/Una Laurencic
zoom-in-whitePerbesar
Museum Mpu Tantular. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Pexels/Una Laurencic

Museum Mpu Tantular merupakan museum negeri yang menyimpan berbagai barang bersejarah. Mulai dari benda-benda arkeologi, keramologika, hingga filologika. Pengunjung bisa mengulik kisah masa lalu melalui temuan benda-benda tersebut.

Dikutip dari museummputantular.com, museum ini didirikan oleh Godfried von Faber tahun 1933. Sepeninggal Von Faber pada 1955, museum ini dikelola oleh Yayasan Pendidikan Umum dan dibuka sebagai Museum Jawa Timur pada 1972.

Kemudian, pengelolaannya diserahkan pada Pemda Jawa Timur dan berstatus menjadi Museum negeri pada 1974. Museum ini sempat berlokasi di Taman Mayangkara. Namun pada akhirnya, dipindahkan ke Jl. Raya Buduran pada 2004 sebagai lokasi tetap.

Daya Tarik Museum Mpu Tantular

instagram embed

Saat ini, museum yang menyimpan aneka prasasti ini dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur. Ada banyak daya tarik yang menjadi magnet pariwisata Museum Mpu Tantular. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Memiliki Banyak Koleksi Benda-Benda Bersejarah

Museum ini memiliki banyak benda-benda yang memiliki nilai sejarah. Mulai dari kapak zaman dahulu, mangkok keramik khas Eropa, lukisan, Serat Negarakertagama, hingga benda-benda geologika seperti batuan marmer.

2. Fasilitas Lengkap

Sebagai salah satu tempat belajar outdoor di Jawa Timur, tempat ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk pembelajaran.

Seperti gedung pameran, koleksi outdoor, gedung edukasi galeri Von Faber, gedung pameran tuna netra, perpustakaan, hingga toko suvenir.

3. Tiket Masuk Murah

Tarif tiket masuknya pun sangat murah dan tidak menguras kantong. Mulai dari Rp3.000 (anak-anak) hingga Rp4.000 (dewasa) untuk kunjungan perorangan. Sementara untuk rombongan, Rp2.000 untuk anak-anak dan Rp3.000 untuk dewasa.

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan

instagram embed

Untuk menambah keseruan kunjungan, melihat-lihat saja tidak cukup. Pengunjung bisa menyewa tour guide yang akan menjelaskan dan bisa jadi teman diskusi selama berkeliling. Berikut sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan di Museum Mpu Tantular.

1. Berkeliling Melihat Koleksi Benda-Benda Bersejarah

Aktivitas utama yang tak boleh dilewatkan adalah berkeliling melihat koleksi benda-benda bersejarah.

Jika pengunjung tertarik dengan suatu hal atau bidang, kunjungan bisa difokuskan pada bidang yang disenangi. Dengan begitu, pengetahuan yang didapat juga lebih padat dan mendalam.

2. Mengenal Naskah-Naskah Kuno

Bagi penyuka filologi, berkunjung ke museum dan melihat naskah-naskah kuno akan jadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Museum ini memiliki berbagai koleksi naskah kuno. Mulai dari Serat Sutasoma, Pararaton, Negarakertagama, Damarwulan, hingga Babok.

3. Menonton Pagelaran Kesenian

Tempat ini juga kerap menjadi lokasi pagelaran kesenian diselenggarakan. Salah satunya seperti Kesenian Sandur Tuban.

Pagelaran semacam ini biasa diadakan malam hari. Informasi lebih lanjut terkait hal ini bisa dicek melalui akun resmi Instagram Mpu Tantular.

Cara Ke Sana

Museum Mpu Tantular. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Pexels/mali maeder

Museum Mpu Tantular terletak di Jl. Raya Buduran - Jembatan Layang, Bedrek, Siwalanpanji, Kec. Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Buka hari Selasa-Kamis pukul 08.00-15.00 WIB, Jumat 08.00-14.00 WIB, Sabtu 08.00-12.30 WIB, dan Minggu 08.00-13.30 WIB.

Berjarak sekitar 2 km dari Alun-Alun Sidoarjo. Berikut rute yang bisa ditempuh untuk menuju museum.

  1. Dari Masjid Agung Sidoarjo di dekat alun-alun, ambil jalan di Jl. Sultan Agung

  2. Belok kiri melalui Jl. Mayjend Sungkono, Jl. Pagerwojo,

  3. Di pertigaan lampu merah, belok kanan melalui Jl. K.H. Ali Mas’ud

  4. Lurus terus hingga berada di bawah jembatan layang dan lokasi ada di sebelah kiri

Baca juga: 9 Makanan Khas Sidoarjo Terenak dan Wajib Coba

Museum Mpu Tantular bisa jadi pilihan pembelajaran di luar kelas yang efektif untuk mata pelajaran sejarah. Tiket masuk murah, pengetahuan berlimpah. (UI)