Konten dari Pengguna

Pasar Barito Pindah ke Mana? Cek Lokasi Barunya di Sini

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pasar Barito pindah ke mana. Foto: Unsplash.com/Prabu Panji
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pasar Barito pindah ke mana. Foto: Unsplash.com/Prabu Panji

"Pasar Barito pindah ke mana?" Pertanyaan tersebut kini menjadi perhatian besar publik setelah rencana relokasi resmi diumumkan oleh pihak pemerintah kota.

Perpindahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk penataan kawasan, meskipun menuai beragam tanggapan dari pihak pedagang dan masyarakat sekitar.

Situasi tersebut membuat proses relokasi ini menjadi sorotan karena menyangkut keberlangsungan usaha kecil dan dinamika sosial di wilayah Jakarta Selatan.

Pasar Barito Pindah ke Mana?

Ilustrasi Pasar Barito pindah ke mana. Foto: Unsplash.com/Kelvin Zyteng

Pasar Barito pindah ke mana? Dikutip dari akun kumparanNEWS, pedagang yang selama ini menempati lokasi sementara di JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96 akan direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Lokasi baru tersebut disebut telah disiapkan oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) dengan sejumlah fasilitas yang dinilai layak untuk menampung sekitar 125 pedagang dari berbagai sektor, termasuk penjual hewan hingga kuliner.

Sentra Fauna Lenteng Agung dikabarkan memiliki kios permanen yang sudah dapat ditempati, dengan tambahan area taman dan ruang terbuka hijau untuk memperindah suasana.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti drainase, area parkir, dan jalur pedestrian telah dibenahi agar lebih tertata.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah kota bersama berbagai unsur wilayah melakukan kerja bakti di area tersebut untuk memastikan kebersihan dan kesiapan tempat sebelum proses pemindahan dimulai.

Relokasi ini dilakukan secara bertahap melalui sistem pendataan yang telah disiapkan secara daring. Data pedagang dikumpulkan melalui tautan khusus agar proses verifikasi lebih mudah dilakukan.

Bagi beberapa pedagang yang berpindah lebih awal, diberikan kesempatan untuk memilih lokasi kios sesuai keinginan, sedangkan sisanya akan mendapatkan penempatan berdasarkan hasil undian.

Untuk membantu proses perpindahan, mobil operasional disiapkan guna memfasilitasi distribusi barang dari lokasi lama ke tempat baru.

Di sisi lain, pelaksanaan relokasi juga diiringi dengan pemberian surat peringatan (SP) secara bertahap kepada pedagang Pasar Barito.

Surat tersebut dikeluarkan sebagai bentuk pemberitahuan resmi agar para pedagang segera bersiap menghadapi pemindahan ke Sentra Fauna Lenteng Agung.

Diketahui SP1 berlaku selama tujuh hari, diikuti SP2 selama tiga hari, dan SP3 selama satu hari jika belum ada tindak lanjut. Langkah administratif ini menjadi bagian dari prosedur penataan kawasan yang tengah dijalankan oleh pemerintah kota.

Meski lokasi baru disebut lebih tertata dan memiliki fasilitas lengkap, sebagian pedagang dikabarkan masih menolak untuk pindah karena khawatir akan menurunnya jumlah pembeli.

Beberapa di antaranya juga menilai lokasi baru lebih jauh dari pusat keramaian yang selama ini menjadi sumber utama pengunjung.

Situasi ini membuat proses relokasi berjalan dinamis dengan sejumlah pihak masih melakukan pendekatan dan diskusi lanjutan untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Sebagai penutup, pertanyaan Pasar Barito pindah ke mana kini sudah terjawab dengan jelas bahwa relokasi Pasar Barito diarahkan ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Meski demikian, proses perpindahan ini masih menyisakan sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan agar kegiatan ekonomi para pedagang dapat tetap berjalan stabil di lokasi baru. (Suci)

Baca Juga: Pasar Seni ITB 2025 sampai Kapan? Ini Informasi Lengkapnya