Konten dari Pengguna

Perbedaan Paspor Merah dan Hijau: Sejarah dan Fungsinya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Paspor. Foto hanya ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash/Levi Ventura
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Paspor. Foto hanya ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash/Levi Ventura

Paspor dikenal sebagai dokumen perjalanan antar negara. Umumnya, ada sekitar empat warna paspor yang biasa digunakan di dunia, yakni hijau, merah, biru, dan hitam. Ada perbedaan paspor merah dan hijau yang perlu diketahui oleh penggunanya.

Fungsi utama dari paspor menurut situs resmi jogja.imigrasi.go.id, adalah sebagai dokumen yang digunakan seseorang untuk dapat berpergian masuk dan keluar dari satu negara ke negara lain.

Biasanya paspor mengandung 24 atau 48 halaman dan berlanjut selama 5 tahun. Jika lebih diteliti, nyatanya disetiap negara memiliki warna sampul paspor yang berbeda-beda.

Sejarah dan Fungsi Paspor sesuai Warna

Perbedaan Paspor merah dan hijau. Foto hanya ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com

Perbedaan warna pada paspor negara-negara di dunia tentunya bukan tanpa alasan. Warna paspor biasanya memiliki makna simbolis dan dapat mencerminkan budaya, sejarah maupun identitas nasional negara.

Berikut ini perbedaan paspor merah dan hijau mulai dari sejarah hingga fungsinya yang perlu diketahui oleh traveler.

1. Paspor Merah

Paspor merah yang digunakan biasanya warna merah anggur dan warna cerah. Paspor berwarna merah umumnya digunakan di negara-negara Uni Eropa (UE) kecuali Kroasia, menjadi simbol negara yang memiliki sejarah komunis.

Meskipun ada beberapa motif geografis dan politik dalam penggunaan warna merah, namun yang mendominasi adalah negara tersebut menganut sistem komunis di masa lalunya. Jadi, mereka memutuskan untuk memilih warna merah sebagai warna sampul paspornya.

Terdapat 68 negara yang menggunakan paspor merah, seperti Turki, Bolivia, Ekuador, Peru, Slovenia, Serbia, Latvia, Rumania, China, Rusia, Polandia, dan Georgia.

2. Paspor Hijau

Paspor berwarna hijau digunakan di negara-negara yang mayoritas keyakinan penduduknya adalah Islam. Warna hijau diinterpretasikan sebagai warna kesukaan Nabi Muhammad saw. sekaligus mewakili warna alam semesta.

Ada 40 negara yang menggunakan warna hijau sebagai sampul paspor diantaranya adalah Afghanistan, Iran, Mesir, Maroko dan Indonesia.

Paspor warna hijau di Indonesia juga berfungsi sebagai paspor turis, untuk perjalanan keluar negeri karena traveling, atau berkunjung ke rumah keluarga.

Baca juga: 5 Perbedaan e-Paspor dan Paspor Biasa yang Perlu Diketahui

Itulah perbedaan paspor merah dan hijau dari sisi sejarah dan fungsinya yang menarik untuk diketahui. (WIN)