Konten dari Pengguna

Rute Biksu Thailand ke Borobudur saat Ritual Thudong

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rute Biksu Thailand ke Borobudur. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Daniel Marchal
zoom-in-whitePerbesar
Rute Biksu Thailand ke Borobudur. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Daniel Marchal

Ritual Thudong merupakan salah satu ritual yang menarik karena melibatkan banyak biksu dan melakukan perjalanan yang jauh. Banyak orang yang penasaran dengan rute biksu Thailand ke Borobudur dalam ritual atau acara Thudong.

Ritual ini merupakan ritual yang dilakukan oleh para biksu yang melakukan perjalanan tidak biasa, yaitu berjalan kaki dari Thailand menuju ke Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah.

Rute Biksu Thailand ke Borobudur saat Ritual Thudong

Rute Biksu Thailand ke Borobudur . Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Steffen Bertram

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), pada tahun 2025 ini ada sekitar 38 biksu telah memulai perjalanannya dalam ritual Thudong.

Para biksu yang akan datang ke Candi Borobudur tersebut sudah berangkat sejak bulan Februari silam. Para biksu tersebut sudah tiba di Indonesia khususnya di Borobudur pada tanggal 16 April 2025 lalu.

Para biksu langsung disambut oleh Gubernur Jawa Tengah terpilih yaitu Ahmad Luthfi dan jajarannya. Kedatangan para biksu tersebut guna menyambut Hari Raya Waisak 256 BE yang jatuh pada 12 Mei 2025.

Banyak yang penasaran dengan rute biksu Thailand ke Borobudur dalam ritual Thudong sekaligus menyambut Hari Raya Waisak.

Rutenya adalah dari Thailand para biksu menuju ke Malaysia. Setelah di Malaysia mereka menyebrang di Singapura, dan masuk ke wilayah Indonesia melalui Batam. Para biksu tiba di Batam pada tanggal 16 April 2025. Rincian lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Pada 18 April, para biksu tiba di Jakarta dan disambut oleh berbagai instansi, termasuk pemuka agama, TNI, Polri, serta Kementerian BUMN.

  • Tanggal 19 April, ritual peribadatan dilaksanakan di Kota Bekasi. Esok harinya, perjalanan thudong berlanjut dari Bekasi menuju Cikarang untuk bermalam. Pada 21 April, rombongan melanjutkan perjalanan ke Karawang dan beristirahat di Vihara Sanghamitta.

  • Selama periode 22-30 April, perjalanan thudong melewati beberapa kota, mulai dari Karawang, Cikampek, Pamanukan, Losarang, Jatibarang, Winong, Cirebon, Losari, hingga tiba di Brebes. Rute ini mencakup wilayah-wilayah strategis di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

  • Pada 1 Mei, rombongan bergerak dari Brebes menuju Tegal dengan singgah di Kelenteng Tek Hay Kiong. Tanggal 2 Mei, perjalanan dilanjutkan ke Pemalang, termasuk ramah tamah dengan Bupati dan menginap di Kelenteng Tjeng Gie Bio.

  • Tanggal 3 Mei, perjalanan menuju Pekalongan meliputi pertemuan dengan Bupati dan bermalam di Vihara Vajra Bumi. Keesokan harinya, rombongan bergerak ke Batang dengan singgah di PCNU Batang dan menginap di Hotel Wikost Premiere INN.

  • Pada 5 Mei, perjalanan berlanjut ke Kendal dengan bermalam di Gereja Katolik St Antonius Padua. Tanggal 6 Mei, rombongan tiba di Semarang dan menginap di Yayasan Tjie Lam Tjay, yang berada dalam kompleks Kelenteng Tay Kak Sie.

  • Tanggal 7 Mei, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Vihara Mahabodhi, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Vihara Watugong, serta Vihara Sri Kukus Redjo Gunung Kalong di Ungaran.

  • Tanggal 8 Mei, perjalanan thudong menuju Ambarawa dengan singgah di Kelenteng Hok Tik Bio. Keesokan harinya, rombongan melanjutkan perjalanan melalui Desa Jambu, Gereja St Thomas Rasul Bedono, Terminal Secang, hingga tiba di Kelenteng Liong Hok Bio, Magelang.

  • Pada 10 Mei, kegiatan pindapata dilaksanakan di Kelenteng Liong Hok Bio, dilanjutkan istirahat di Sekolah Teologi Magelang dan makan siang di Polresta Magelang. Acara puncak berupa penerimaan resmi di Candi Borobudur menandai akhir perjalanan thudong.

Baca juga: Ketentuan Ikut Festival Lampion Borobudur 2025

Itulah ulasan mengenai rute biksu Thailand ke Borobudur saat ritual Thudong yang menjadi salah satu perjalanan panjang para biksu. (WWN)