Konten dari Pengguna

Rute TransJatim Malang yang Wajib Diketahui Penumpang

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rute TransJatim Malang, Foto:Unsplash/Hobi industri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rute TransJatim Malang, Foto:Unsplash/Hobi industri

Rute TransJatim Malang yang wajib diketahui penumpang menjadi topik yang semakin banyak diperbincangkan belakangan ini, terutama karena layanan transportasi ini menawarkan kenyamanan dan keteraturan yang mulai dicari oleh warga Malang Raya.

Banyak orang yang mungkin sudah sering melihat bus khas TransJatim melintas di jalan-jalan utama, tetapi tidak semuanya benar-benar memahami rute lengkap, titik halte, hingga pola perjalanan yang ditawarkan.

Padahal, mengetahui rute dengan baik bisa sangat membantu penumpang dalam merencanakan perjalanan harian, mulai dari berangkat kerja, kembali ke rumah, hingga sekadar bepergian santai tanpa repot memikirkan kemacetan.

Rute TransJatim Malang

Getty Images

Rute TransJatim Malang dihadirkan melalui operasional Bus Trans Jatim Koridor I yang dirancang untuk memperkuat konektivitas lintas wilayah di Malang Raya.

Dikutip dari laman malangkota.go.id, mengungkapkan bahwa layanan ini menghubungkan tiga titik penting yaitu Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari, dan Terminal Batu.

Kehadiran koridor tersebut menjadi langkah strategis untuk menyediakan perjalanan yang lebih terjangkau, tertib, dan dapat diandalkan oleh masyarakat dari berbagai latar belakang aktivitas.

Selain Koridor I, dua koridor lanjutan telah masuk rencana pengembangan dan akan dibahas secara menyeluruh bersama pemerintah daerah serta pihak terkait.

Koridor I dikenal sebagai Trans Jatim Gajayana, dengan armada berwarna biru yang identik dengan karakter Kota Malang.

Penamaan “Gajayana” diambil dari Raja Kerajaan Kanjuruhan yang melambangkan kejayaan Malang, sekaligus menjadi simbol transportasi yang memberikan rasa aman dan nyaman.

Sebanyak 14 armada disiapkan untuk operasional harian, ditambah satu unit cadangan. Tujuh bus diberangkatkan dari Terminal Batu, sedangkan tujuh lainnya berangkat dari Terminal Hamid Rusdi.

Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 110 menit menuju Batu dan sekitar 100 menit untuk arah sebaliknya, dengan jarak tempuh masing-masing 42 kilometer dan 39,35 kilometer.

Di sepanjang jalur perjalanan, tersedia 62 titik pemberhentian berupa shelter dan rambu. Operasional bus dimulai pukul 04.00 hingga 22.00 WIB.

Pada jam sibuk, waktu tunggu penumpang berkisar 10–15 menit, sedangkan pada jam non-sibuk mencapai sekitar 20 menit.

Jalur yang dilalui mencakup kawasan permukiman pegawai, pusat olahraga, pasar, area bersejarah, pusat perbelanjaan, sekolah, serta sejumlah perguruan tinggi.

Dengan intensitas aktivitas yang tinggi di lokasi-lokasi tersebut, kehadiran bus koridor ini diharapkan mampu menurunkan tingkat kemacetan dan membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Tarif yang diberlakukan untuk layanan ini sebesar Rp5.000 bagi penumpang umum dan Rp2.500 bagi mahasiswa, menggunakan sistem time based selama dua jam.

Layanan juga dilengkapi aplikasi Transjatim–AJAIB 2.0 yang menyediakan informasi rute, posisi bus secara real time, lokasi halte, pembelian tiket, serta layanan pelanggan.

Pembayaran dilakukan dengan sistem nontunai melalui QRIS, kartu elektronik, dan dompet digital. Sebagai bentuk sosialisasi awal, tarif gratis diberlakukan pada 20–26 November 2025. (DANI)

Baca juga: Harga Tiket Bus Garuda Mas Jakarta Purwodadi dan Jadwal Keberangkatannya