Konten dari Pengguna

Rute Ziarah Wali 7 Bali, Peziarah Perlu Tahu agar Perjalanan Lancar

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rute ziarah wali 7 Bali. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Rute ziarah wali 7 Bali. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Annie Spratt

Rute ziarah wali 7 Bali merupakan informasi yang perlu diketahui oleh setiap peziarah. Ziarah 7 wali di Bali banyak dilakukan oleh mereka yang beragama Islam.

Sebagai wisata religi, berkunjung ke makam wali 7 tidak hanya sebagai liburan saja. Ini juga menjadi cara untuk menciptakan pengalaman spiritual.

Apa Itu Ziarah Wali 7 Bali bagi Umat Muslim?

Rute ziarah wali 7 Bali. Foto suasana di Pulau Bali. Sumber: Pexels/kriisszzz kriisszzz

Menurut laman baliprov.go.id, Bali merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Meski dikenal dengan mayoritas masyarakat Hindu, Bali juga memiliki komunitas masyarakat muslim. Ini terbukti dengan keberadaan 7 wali atau Wali Pitu di provinsi ini.

Ziarah Wali 7 Bali, atau sering disebut ziarah Wali Pitu, adalah kegiatan kunjungan religius ke tujuh makam tokoh muslim yang diyakini memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Pulau Bali.

Istilah “wali pitu” sendiri berasal dari bahasa Jawa, yang berarti “tujuh wali”. Istilah ini mulai dikenal luas melalui buku karya Habib Toyyib Zaen Arifin Assegaf pada akhir 1990-an.

Meskipun populer di kalangan peziarah, terutama dari Jawa, konsep Wali Pitu bukanlah bagian dari tradisi asli masyarakat muslim Bali. Tidak ada catatan sejarah atau tradisi lisan lokal yang menyebut istilah ini sebelum tahun 1992.

Sebaliknya, sebagian masyarakat Bali melihat ziarah Wali 7 lebih sebagai bagian dari program wisata religi yang dikembangkan oleh biro perjalanan dari luar Bali.

Peziarah yang mengikuti perjalanan ini biasanya ingin menelusuri jejak dakwah Islam di Bali, sekaligus merasakan nuansa spiritual dari makam para tokoh tersebut. Meskipun ada kontroversi tentang keaslian sejarahnya, ziarah Wali 7 tetap menarik karena menggabungkan unsur religius, budaya, dan wisata.

Rute Ziarah Wali 7 Bali

Rute ziarah wali 7 Bali. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Griffin Quinn

Rute ziarah Wali 7 Bali mencakup tujuh makam yang tersebar di beberapa kabupaten di Bali. Lokasi-lokasi tersebut antara lain:

  • Makam Maulana Yusuf di Desa Cempaga, Buleleng

  • Makam Syeikh Abdul Qodir Muhammad di Kubutambahan, Buleleng

  • Makam Habib Ali Bin Abdurrahman di Kusamba, Klungkung

  • Makam Habib Umar Bin Abdurrahman di Sading, Badung

  • Makam Habib Abdullah Bin Alwi Al-Haddad di Yeh Gangga, Tabanan

  • Makam Haji Ali di Loloan, Jembrana

  • Makam Ki Barak Panangsukan di Pegayaman, Buleleng.

Peziarah biasanya memulai perjalanan dari kawasan Denpasar atau Pelabuhan Gilimanuk, lalu melanjutkan ke lokasi-lokasi tersebut secara bertahap dalam satu hingga dua hari perjalanan.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Religi di Bali untuk Tenangkan Jiwa

Itu dia penjelasan mengenai rute ziarah wali 7 Bali. Dengan mengetahui sejarah dan rutenya, peziarah bisa merancang waktu kunjungan dengan baik. (DS)