Saldo Minimal Visa Schengen dan Persyaratan Pembuatannya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saldo minimal visa Schengen merupakan bagian yang tak kalah penting diperhatikan dalam pembuatan visa. Sebab, nominal saldo yang dimiliki pada rekening menjadi salah satu syarat untuk lulus pembuatan visa ini, sehingga mampu menjelajahi 29 negara Schengen secara finansial.
Mengutip website Kementerian Luar Negeri Jerman, jakarta.diplo.de, wilayah Schengen mencakup 29 negara, seperti Jerman, Austria, Belanda, Belgia, Bulgaria, Denmark, Estonia, Finlandia, Italia, Islandia Prancis, Spanyol, Swiss, Spanyol, hingga Yunani.
Informasi Saldo Minimal Visa Schengen yang Harus Diketahui
Saldo dalam rekening menunjukan kemampuan finansial seseorang dalam membiayai hidup di negeri tersebut, seperti biaya akomodasi penginapan, transportasi, kebutuhan makan dan lainnya. Oleh sebab itu, saldo minimal bagian dari syarat penting memperoleh Visa Schengen.
Sebetulnya, semua negara Schengen tidak menetapkan secara spesifik mengenai nominal saldo yang harus dimiliki. Namun, penting sangat dianjurkan untuk memiliki jumlah saldo yang dapat menutupi kebutuhan biaya, yakni total harga tiket transportasi, penginapan di wilayah Schengen, dan total biaya hidup per hari dikali jumlah hari kunjungan selama berada di negara tersebut.
Banyak yang menyarankan saldo minimal Visa Schengen sekitar Rp35 juta-Rp50 juta. Ada juga yang menyarankan minimal saldo 450-500 euro (sekitar Rp8.000.000) per hari, selama perjalanan.
Selain minimal saldo, pastikan juga saldo tabungan stabil selama tiga bulan terakhir agar pengajuan visa dapat disetujui dengan cepat.
Info Persyaratan Lengkap Pembuatan Visa Schengen
Selain minimal saldo, ada sejumlah persyaratan penting yang harus diketahui dalam pembuatan visa agar lebih efektif dan efisien untuk mendapatkan persetujuannya secara cepat. Berikut poin singkat syarat pembuatan Visa Schengen:
Mengisi formulir aplikasi visa dengan benar dan jujur
Memiliki paspor yang masih berlaku minimal tiga bulan dan memiliki dua halaman kosong stempel
Menyiapkan dua lembar foto paspor terbaru dengan ukuran 35×45 mm yang sesuai ketentuan
Memiliki asuransi perjalanan yang mencakup seluruh negara Schengen dengan nilai pertanggungan tertentu
Memiliki saldo rekening yang mencukupi
Memiliki bukti akomodasi seperti hotel dan itinerary perjalanan
Melampirkan bukti tiket pesawat PP, atau layanan reservasi tiket sementara.
Menyertakan surat keterangan kerja (bagi pekerja), atau surat keterangan Studi (bagi pelajar)
Mempersiapkan biaya pengurusan visa Schengen sekitar €80 (sekitar Rp1,4 juta) untuk dewasa dan Anak-anak berusia 6-12 tahun membayar sekitar €40 (sekitar Rp700.000)
Baca juga: Syarat dan Cara Mengurus Visa ke Jepang
Demikian penjelasan saldo minimal visa Schengen dan syarat pembuatan visa yang harus diketahui. Semoga informasi ini dapat membantu perencanaan pengajuan visanya. (INE)
