Syarat Refund Tiket Kereta dan 2 Caranya untuk Panduan Penumpang

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penumpang yang sudah memesan tiket kereta api boleh membatalkan tiket tersebut. Ada banyak hal yang menyebabkan pembatalan tiket kereta seperti perubahan jadwal, keperluan mendadak, dan lainnya. Oleh karena itu, ketahui apa saja syarat refund tiket kereta.
Selain syarat, penumpang juga harus tahu bagaimana cara refund tiket kereta. Dengan begitu, penumpang bisa mendapatkan kembali uang yang sudah dibayarkan.
Syarat Refund Tiket Kereta yang Perlu Diketahui
Perjalanan yang sudah direncanakan bisa saja berubah atau dibatalkan karena berbagai alasan. Untuk itu, PT. KAI menyediakan layanan pembatalan tiket kereta api. Mengutip dari situs resmi Access by KAI, apps.kereta-api.co.id, berikut adalah syarat refund tiket kereta.
Pemohon pembatalan adalah penumpang yang bersangkutan atau salah satu penumpang yang data dirinya telah terdaftar pada aplikasi Access serta menggunakan akun Access pemohon.
Pembatalan tiket melalui Aplikasi Access dapat dilakukan selambat-lambatnya 2 jam sebelum Kereta Api berangkat dan kode booking yang dimiliki berstatus Paid. Jika lewat dari waktu tersebut maka proses pembatalan dilakukan di loket stasiun online pembatalan.
Untuk pembatalan tiket dikenakan bea sebesar 25% dari harga tiket dan di luar biaya pemesanan.
Pengembalian dana pembatalan estimasi 7 hari terhitung sejak pengajuan pembatalan dilakukan.
Pengembalian bea hanya melalui skema transfer bank dan E-Wallet. Pengembalian bea dapat dikirimkan ke rekening salah satu penumpang yang ada di dalam kode booking tiket yang dibatalkan. Nama dan nomor rekening Bank yang diinput harus sesuai dengan nama dan nomor pada buku rekening Bank.
Bilamana terdapat kesalahan input nama atau nomor rekening bank oleh pelanggan maka proses pembatalan akan ditolak oleh sistem dan penumpang dapat melakukan pembatalan manual di loket stasiun yang ditentukan perusahaan.
Apabila proses pengembalian bea tiket yang dibatalkan mengalami kegagalan transfer, maka penumpang akan mendapat pemberitahuan berupa notifikasi SMS dan email serta berhak mendapatkan bea tiket yang dibatalkan paling lama/maksimal 1 tahun terhitung sejak proses pembatalan dilakukan.
Jika dalam waktu 1 tahun sejak proses pembatalan, bea pengambilan tiket tidak diambil, maka bea tersebut akan menjadi milik perusahaan.
Pembatalan secara online juga dapat dilakukan apabila pembelian sebelumnya melalui situs online selain aplikasi Access dan kode booking dapat masuk ke menu Tambahkan Tiket dan nama yang terdapat di dalam tiket terdaftar sebagai user Access.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center (021) 121 atau surat elektronik ke alamat cs@kai.id
Cara Refund Tiket Kereta
Ada 2 cara untuk refund tiket kereta, yaitu secara online dan offline. Berikut langkah-langkahnya.
1. Refund Tiket Kereta Online
Buka aplikasi Access by KAI dan pilih menu ‘Tiket’ lalu klik ‘Kode Booking’
Pilih opsi ‘Pembatalan’
Setelah itu, pilih nama penumpang yang akan melakukan pembatalan perjalanan
Baca dan pahami ‘Syarat & Ketentuan’, lalu klik ‘Lanjut’
Di halaman akun bank, masukkan akun bank dengan benar untuk pengembalian bea atau refund
Kemudian, klik ‘Ya, Saya Yakin’ untuk lanjut ke proses selanjutnya
Proses pembatalan berhasil.
2. Refund Tiket Kereta Offline
Datang langsung ke stasiun yang menyediakan layanan pembatalan tiket kereta api
Bawa identitas asli dan fotokopinya untuk proses pembatalan tiket kereta api
Menuju ke loket dan jelaskan tujuan
Isi dan tandatangani formulir pembatalan yang disediakan
Serahkan formulir tersebut ke petugas untuk diproses.
Baca juga: Apakah Tiket Pesawat Bisa Dibatalkan? Berikut Tata Cara Pembatalannya
Demikian syarat refund tiket kereta dan 2 cara refund untuk panduan penumpang. Pahami syarat dan caranya agar proses refund bisa berjalan lancar. (KRI)
