Konten dari Pengguna

Taman Nasional Tesso Nilo, Tempat Tinggal dari Gajah Sumatera

Jendela Dunia
Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
30 November 2025 15:14 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Taman Nasional Tesso Nilo, Tempat Tinggal dari Gajah Sumatera
Ketahui informasi seputar Taman Nasional Tesso Nilo, yang menjadi tempat tinggal dari gajah sumatera melalui artikel berikut ini.
Jendela Dunia
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Taman Nasional Tesso Nilo, foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya: Unsplash/Aishah Rahman
zoom-in-whitePerbesar
Taman Nasional Tesso Nilo, foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya: Unsplash/Aishah Rahman
ADVERTISEMENT
Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu taman nasional di Indonesia. Tempat ini menjadi rumah dari berbagai jenis hewan, termasuk gajah sumatera yang hanya berhabitat di Pulau Sumatera.
ADVERTISEMENT
Sebagai kawasan konservasi, taman nasional ditetapkan untuk melindungi keanekaragaman hayati hingga sumber daya alam yang ada di dalamnya. Kawasan ini dirancang untuk melestarikan habitat flora dan fauna serta menjadi lokasi penelitian ilmiah.

Taman Nasional Tesso Nilo yang Ada di Riau

Ilustrasi Taman Nasional Tesso Nilo, foto bukan tempat yang sebenarnya: Unsplash/Kat Closon
Menjadi salah satu kawasan konservasi, Taman Nasional Tesso Nilo menjadi tempat tinggal dari gajah sumatera. Lokasi taman nasional ini berada di Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Selain rumah gajah sumatera, kawasan ini juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai spesies langka, termasuk harimau sumatera yang terancam punah. Keberadaan taman nasional ini menjadi benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati di Pulau Sumatera.
Selain itu, taman ini juga menjadi penopang sumber air bagi masyarakat yang berada di sekitarnya. Keberadaan taman ini sangat penting bagi keberlangsungan alam, terutama kehidupan para satwa, flora, hingga manusia.
ADVERTISEMENT
Memiliki luas lebih dari 81,7 ribu hektare, kini sekitar 40,4 ribu hektare berubah menjadi perkebunan sawit. Kawasan hutan yang menjadi habitat alami bagi banyak satwa, kini semakin terdesak akibat penebangan liar hingga alih fungsi lahan menjadi perkebunan ilegal.
Bahkan, kawasan hutan yang ada di taman nasional ini hanya tersisa sekitar 13,7 ribu hektare, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resmi @bkksda_riau. Dengan kata lain, lebih dari 65 ribu hektare kawasan hutan ini telah beralih fungsi dan mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, Kementerian Kehutanan bersama Satgas PKH melakukan operasi pengamanan sekaligus pemulihan taman nasional ini. Melalui penegakan hukum pidana hingga penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran yang ada dilakukan untuk menjaga kelestarian taman nasional ini.
ADVERTISEMENT
Terlebih, taman nasional ini semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui sosok gajah menggemaskan bernama Domang. Gajah kecil ini menjadi ikon dari Tesso Nilo dan kerap menghadirkan tingkah laku lucu melalui video yang diunggah di media sosial.
Diharapkan dengan adanya Domang, tidak hanya sekadar menjadi tokoh viral di media sosial, tetapi juga menjadi simbol dari generasi baru gajah sumatera yang berhak atas tempat tinggal yang aman dan bebas dari kebun ilegal.
Itu dia informasi seputar Taman Nasional Tesso Nilo, yang menjadi tempat tinggal dari gajah sumatera. Keberadaan taman nasional ini sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, terutama keberlangsungan dari kehidupan gajah sumatera. (Prima)
ADVERTISEMENT