Konten dari Pengguna

Tarif Integrasi MRT untuk Pengguna Transportasi Umum

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tarif Integrasi MRT. Unsplash/Jalal Kelink
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tarif Integrasi MRT. Unsplash/Jalal Kelink

Tarif integrasi MRT menjadi salah satu inovasi penting dalam sistem transportasi umum Jakarta yang dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Kebijakan ini hadir sebagai solusi atas kebutuhan perjalanan antarmoda seperti MRT, LRT, dan Transjakarta yang sebelumnya memiliki tarif dan sistem pembayaran terpisah.

Melalui penerapan tarif terintegrasi ini, masyarakat kini dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien, hemat biaya, dan praktis hanya dengan satu sistem pembayaran.

Tarif Integrasi MRT

Ilustrasi Tarif Integrasi MRT. Unsplash/Alexander Schimmeck

Tarif integrasi MRT merupakan sistem pembayaran gabungan antara beberapa moda transportasi seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta, dengan tarif awal sebesar Rp2.500 dan tambahan Rp250 per kilometer.

Batas maksimum tarifnya ditetapkan sebesar Rp10.000 untuk satu kali perjalanan.

Dengan sistem ini, pengguna hanya perlu satu kartu atau aplikasi untuk berpindah antar moda tanpa harus membayar berkali-kali, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Dikutip dari situs jaklingkoindonesia.co.id, melalui aplikasi JakLingko, masyarakat dapat membeli tiket perjalanan multimoda yang berlaku hingga pukul 03.00 pagi.

Sementara itu, untuk kartu uang elektronik seperti Flazz (BCA), Brizzi (BRI), TapCash (BNI), JakCard (DKI), dan e-Money (Mandiri), tarif integrasi berlaku selama 180 menit.

Agar kartu dapat digunakan, pengguna perlu melakukan aktivasi di mesin Balance Check Terminal (BCT) yang tersedia di halte dan stasiun.

Dengan cara ini, semua moda transportasi publik di Jakarta bisa terhubung dalam satu ekosistem pembayaran.

Dikutip dari situs jakartamrt.co.id, tarif integrasi MRT resmi diberlakukan sejak 7 Oktober 2022.

Peresmian dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT ASEAN, didampingi oleh pimpinan dari PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PT Transportasi Jakarta, dan PT JakLingko Indonesia.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan bahwa sistem integrasi ini adalah bentuk nyata dari upaya menyatukan seluruh moda transportasi Jakarta dalam satu jaringan efisien.

Tidak hanya soal penghematan biaya, tetapi juga mencerminkan kemajuan pengelolaan transportasi publik yang lebih tertib dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Penerapan tarif integrasi MRT menjadi tonggak penting dalam pengembangan transportasi umum Jakarta.

Dengan biaya maksimal hanya Rp10.000 per perjalanan, masyarakat dapat berpindah moda dengan lebih mudah tanpa terbebani biaya tambahan.

Selain menghemat ongkos, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong lebih banyak warga untuk beralih ke transportasi umum dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, menuju Jakarta yang lebih nyaman dan berkelanjutan. (Phonna)

Baca Juga: Tarif Transjakarta Naik Mulai Kapan? Cari Tahu di Sini