Underpass Terpanjang di Indonesia Ada di Jogja, Ini Dia 5 Faktanya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Underpass terpanjang di Indonesia hingga saat ini masih dipegang oleh underpass Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Selain menjadi yang terpanjang, underpass ini juga memiliki sejumlah hal unik yang membuatnya menarik.
Underpass umumnya dibangun untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama ketika jalur lama terpotong proyek infrastruktur besar seperti bandara. Dengan underpass, masyarakat tetap dapat melintasi kawasan tersebut tanpa terganggu pembangunan di atasnya.
5 Fakta Underpass Terpanjang di Indonesia
Menurut buku ADHI KNOWLEDGE SERIES, Megaproject Tol Sigli-Banda Aceh, Roni Kusuma Negara dkk (2023:181) underpass adalah struktur box yang digunakan untuk lalu lintas dan dibangun melintang di bawah jalan tol. Struktur underpass terdiri dari kesatuan box beton dengan dinding pengarah.
Di Indonesia, underpass terpanjang berada di Yogyakarta tepatnya di Bandara YIA. Simak 5 fakta mengenai underpass terpanjang di Indonesia berikut ini!
1. Bagian dari Jalur Pansela Jawa
Underpass YIA dibangun sebagai solusi atas pembangunan Bandara Kulonprogo yang memotong jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa.
Kehadiran underpass ini memastikan konektivitas jalur Pansela, khususnya yang menghubungkan Purwokerto dan Yogyakarta, tetap terjaga sehingga masyarakat tetap dapat melintasi kawasan tersebut tanpa hambatan.
2. Underpass Terpanjang di Indonesia
Underpass ini memiliki panjang total 1,4 kilometer, menjadikannya yang terpanjang di Indonesia. Struktur terowongan tertutup (slab) sepanjang 1.095 meter dilengkapi lebar jalan 7,85 meter, tinggi ruang bebas atas 5,2 meter, serta lebar samping mencapai 18,4 meter.
Proyek ini diakui oleh Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai yang terpanjang yang pernah dibangun oleh lembaga tersebut.
3. Pembangunan Cepat dan Efisien
Pembangunan underpass ini berlangsung singkat, dimulai pada November 2018 dan selesai pada Desember 2019. Proyek dengan nilai anggaran Rp293 miliar ini didanai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2018–2019.
4. Fasilitas Lengkap dan Aman
Underpass dilengkapi delapan pintu darurat (emergency exit) yang ditempatkan setiap 250 meter. Pintu-pintu ini terkoneksi dengan kawasan bandara, memberikan akses cepat dalam kondisi darurat.
5. Ornamen Budaya Lokal yang Unik
Underpass dihiasi dengan ornamen seni budaya Yogyakarta dan Kulonprogo. Konsep Gerak Gumerah, tari Jathilan, dan tari Angguk Putri memperkaya estetika, mencerminkan semangat dinamis masyarakat setempat.
Baca Juga: Pintu Air Jagir Surabaya, Peninggalan Belanda Sejak Tahun 1932
Demikian 5 fakta mengenai underpass terpanjang di Indonesia. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan terkait infrakstruktur yang ada di Indonesia. (DS)
