Visa Haji: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Jendela Dunia
Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
Konten dari Pengguna
7 April 2023 14:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi visa haji. Foto: pixabay.com/Charly_7777
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi visa haji. Foto: pixabay.com/Charly_7777
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setiap umat muslim yang akan melaksanakan ibadah haji membutuhkan visa haji. Pasalnya, visa haji adalah izin untuk masuk ke wilayah negara lain. Tanpa visa, jemaah haji tidak bisa masuk ke Saudi Arabia.
ADVERTISEMENT
Tahun 2022 lalu, 46 jemaah Haji Indonesia dipulangkan karena tidak menggunakan visa resmi. Supaya kamu tidak mengalami kejadian serupa, yuk simak penjelasan tentang visa haji berikut ini.

Jenis-jenis Visa Haji

Ilustrasi visa haji. Foto: pexels.com/Nataliya Vaitkevich
Berikut adalah jenis-jenis visa haji yang perlu diketahui oleh para calon jemaah.

1. Visa Haji Reguler

Visa haji reguler merupakan visa resmi untuk naik haji yang masa terbitnya lebih cepat. Kemudian masa tunggu keberangkatannya sesuai dengan nomor porsi dari Kementerian Agama.
Jenis visa haji ini bisa didapatkan dengan cara mendaftar dan mengajukan visa lewat Kementerian Agama. Nantinya, akan dilanjutkan ke Kedutaan Besar Arab Saudi.

2. Visa Haji ONH Plus

Jenis visa haji yang kedua ini bisa didapatkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Pemerintah Indonesia. Visa Haji ONH Plus berstatus resmi dan mempunyai masa tunggu antara 5 - 7 tahun.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan visa haji reguler, untuk mendapatkan visa ini, jemaah harus melakukan pendaftaran ke agen travel PIHK kemudian ke Kementerian Agama, setelah itu baru ke Kedutaan Besar Arab Saudi.

3. Visa Haji Furoda (Mujamalah)

Mengutip dari kemenag.go.id, visa haji Furoda atau Mujamalah adalah visa undangan dari pemerintah Saudi Arabia tanpa kerja sama dengan Pemerintah RI. Meski demikian, jenis visa ini berstatus resmi.
Sayangnya, masa terbit paling lambat untuk visa ini bisa mencapai 7 hingga 10 hari sebelum wukuf Haji. Di samping itu, tidak ada masa tunggu keberangkatan seperti dua jenis visa lainnya.
Visa haji Furoda didapatkan dengan cara mendaftar di agen travel PIHK lalu akan langsung dilanjutkan ke Kedutaan Besar Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
Salah satu kelebihan Furoda visa haji adalah proses pengurusannya dilakukan secara online selama 24 jam.
Calon jemaah haji yang ingin mendaftar perlu menyiapkan identitas diri, seperti kartu identitas, foto diri, dan dokumen pendukung yang lainnya.
Demikian penjelasan tentang pengertian dan jenis-jenis visa haji. Ingat, visa haji adalah dokumen penting yang harus kamu siapkan sebelum beribadah haji. Semoga bermanfaat. (GIL)