Yasonna Laoly: Haryanto Chandra Dipindah ke Nusakambangan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkumham Yasonna Laoly (kiri). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)
zoom-in-whitePerbesar
Menkumham Yasonna Laoly (kiri). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan tahanan yang kedapatan menghuni kamar mewah, Haryanto Chandra, akan dipindah ke LP Nusakambangan. Haryanto nantinya akan ditempatkan di sel isolasi.

"Napi tersebut masih diperiksa BNN. Saya telah perintahkan nanti dikirim ke Nusakambangan dan di strafcell," ujar Yasonna kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (14/6).

[Baca juga: Kalapas dan Petugas Lapas Cipinang Diperiksa Terkait Sel Mewah]

Konferensi pers kamar mewah di Rutan Cipinang (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers kamar mewah di Rutan Cipinang (Foto: Iqra Ardini/kumparan)

Sementara itu, Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta kini tengah memeriksa tiga tahanan yang kedapatan menghuni kamar mewah di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, termasuk Haryanto.

Endang menyebut, salah satu tahanan itu yakni Haryanto Candra yang merupakan tahanan narkoba jaringan Freddy Budiman. Dia terungkap menghuni sel mewah saat petugas BNN melakukan penyelidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) narkoba pada Rabu (31/5).

[Baca juga: Narapidana Lapas Cipinang Nikmati Wifi, Laptop, Sampai Jual Narkoba]

Saat itu petugas BNN bersama pihak keamanan Lapas Cipinang menemui Hariyanto menghuni kamar ber-AC dilengkapi CCTV. Bahkan dia juga memiliki sejumlah alat komunikasi yang sejatinya tidak diperbolehkan ada di dalam Lapas.

Di lain sisi, pihak Kanwil Kemenkumham DKI kini juga sedang memeriksa Kalapas Cipinang Kunto Wiryanto dan empat petugas lapas lainnya. Pemeriksaan itu berkaitan dengan sel mewah yang ada di Lapas tersebut. Apabila terbukti melakukan pelanggaran berat mereka terancam diberhentikan.