Video: Layanan Data Indosat Meroket, SMS dan Voice Anjlok
Saat ini, ponsel pintar sudah menjadi salah satu kebutuhan hidup bagi manusia, dan di dalamnya ada berbagai aplikasi yang menunjang kegiatan sehari-hari, mulai dari hobi, hiburan, dan yang paling banyak digunakan adalah pesan instan. Hadirnya aplikasi pesan instan ternyata perlahan tapi pasti menyingkirkan fitur SMS tradisional yang menghabiskan pulsa, berbeda dengan aplikasi pesan yang mengurangi kuota data. Kini, bukan hanya pesan instan yang bisa dikirim lewat aplikasi, tapi juga panggilan telepon dan video. Hal ini turut dialami oleh salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, Indosat Ooredoo, yang mengungkapkan pendapatan seluler mereka sekarang banyak berasal dari layanan data, sementara dari telepon dan SMS malah mengalami penurunan.
Pria yang akrab disapa Alex itu mengungkapkan pendapatan dari layanan data akan jadi penentu pertumbuhan. Layanan data sendiri pada kuartal pertama 2017 tumbuh 40,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016, sementara telepon dan SMS masing-masing mengalami penurunan -4,8 persen dan -10,9 persen. Pengguna layanan data dari Indosat sendiri hingga kuartal pertama ini ada 41,1 juta, dari total pelanggan seluler sebesar 95,6 juta. Untuk penggunaan datanya meroket hingga 209, 592 terabyte. Baca juga: CEO Indosat: SMS Sudah Mau Mati
