2 Pria di Bantul Dikeroyok, Polisi Tangkap 13 Remaja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Dua pria menjadi korban pengeroyokan di Jalan Samas, Kapanewon Sanden, Bantul, DIY, pada Sabtu (3/10) sore. Peristiwa itu terekam kamera dan potongan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, nampak dua pria itu dikerubungi oleh massa. Beberapa di antaranya sempat melayangkan pukulan kepada korban. Banyak warganet yang mengaitkan kedua korban merupakan pelaku kejahatan jalanan alias klitih.

Terkait kejadian ini, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihaknya telah menangkap 13 orang pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan. Para pelaku ditangkap petugas dari Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret.

"Benar, ada 13 remaja yang telah diamankan terkait peristiwa tersebut. Mereka diamankan oleh petugas dari Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret," kata Rita lewat keterangannya, Minggu (4/10).

Rita menyampaikan bahwa para remaja saat ini masih diperiksa untuk didalami penyebab peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Saat ini seluruhnya sudah berada di Satreskrim Polres Bantul. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk penanganan lebih lanjut," ucapnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan ini untuk mengerjakan keterlibatan masing-masing remaja dalam peristiwa itu.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari kepolisian," ungkap dia.

Rita juga mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menyikapi penyebaran video yang viral tersebut.

"Kami berharap masyarakat bisa menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Percayakan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian," kata dia.