4 Penyelam Hilang di Sikka NTT: 1 Selamat, 1 WNI dan 2 WN Irlandia Masih Dicari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka, NTT, Minggu (4/10/2026). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Proses pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka, NTT, Minggu (4/10/2026). Foto: kumparan

Empat penyelam terpisah dari rombongan saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10).

Satu penyelam asal Austria ditemukan selamat oleh nelayan. Sementara itu, dua warga negara Irlandia dan seorang warga negara Indonesia (WNI) masih dalam pencarian.

Ketiga penyelam yang masih dicari yakni Dervla Mulligan (28), perempuan warga negara Irlandia; Darragh Mc Kiernan (27), laki-laki warga negara Irlandia; serta Frederik Horipun (39), laki-laki warga negara Indonesia yang merupakan pemandu selam (dive guide).

Sementara itu, Patricia Retter (42), warga negara Austria, ditemukan selamat oleh nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale, Maumere.

Proses pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka, NTT, Minggu (4/10/2026). Foto: kumparan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pihaknya menerima laporan hilangnya empat penyelam tersebut dari seorang pemandu wisata bernama Riana sekitar pukul 14.10 WITA.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 10.00 WITA ketika enam orang, terdiri atas dua pemandu selam WNI dan empat WNA, melakukan penyelaman. Mereka kemudian dibagi menjadi dua tim.

Satu tim yang terdiri atas seorang pemandu WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan. Namun, empat orang dari tim lainnya tak kunjung muncul ke permukaan.

Saat kejadian, kondisi arus di lokasi penyelaman dilaporkan cukup kencang. Pihak pemandu wisata kemudian meminta bantuan tim pencarian dan pertolongan.

Proses pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka, NTT, Minggu (4/10/2026). Foto: kumparan

Lokasi kejadian diperkirakan berada di perairan sekitar Pulau Panga Batang, dengan koordinat 8°29’5.75″S – 122°27’34.71″E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 16,6 mil laut (nautical mile/NM) dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa menuju lokasi. Tim mulai menyisir permukaan laut di sekitar lokasi kejadian pada pukul 16.00 WITA.

Sekitar 30 menit kemudian, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa Patricia ditemukan selamat oleh nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale. Patricia kemudian dibawa menuju Nangahale untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya Patricia, tiga penyelam lainnya masih dalam pencarian hingga Minggu sore.

Pada pukul 17.45 WITA, Tim SAR Gabungan memperluas pencarian menggunakan sekoci. Tim juga mengoperasikan drone berteknologi termal untuk membantu memantau perairan dan menemukan ketiga penyelam yang masih hilang.

Proses pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Sikka, NTT, Minggu (4/10/2026). Foto: kumparan

Fathur mengatakan tim SAR terus mengoptimalkan personel dan sarana yang tersedia untuk mencari ketiga penyelam tersebut.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia dalam operasi pencarian ini. Penyisiran dilakukan di sekitar LKK menggunakan sekoci dan kami juga memanfaatkan drone thermal untuk membantu memperluas pemantauan. Kami berharap ketiga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Fathur.

Operasi SAR hari pertama melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka, dan Lanal Maumere. KN SAR Puntadewa dikerahkan sebagai sarana utama pencarian.

Pencarian terhadap Dervla, Darragh, dan Frederik akan dilanjutkan pada Senin (5/10) pagi.