KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta Api Imbas Gempa 3,5 Magnitudo di Cianjur
·waktu baca 2 menit

PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung sempat menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi di Stasiun Ciranjang-Cianjur, Jawa Barat. Penghentian sementara ini dilakukan imbas gempa 3,5 magnitudo yang mengguncang Cianjur.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, penghentian sementara perjalanan kereta api setelah terjadi gempa merupakan standar operasional prosedur (SOP). Ini dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana perkeretaapian tetap berfungsi normal.
“Sesuai SOP ketika terjadi gempa seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan,” katanya seperti dikutip Antara, Sabtu (6/6).
Rangkaian KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi ini diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur sekitar pukul 20.11 WIB.
“KA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api, selama pemeriksaan dilakukan penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta,” ujar dia.
Selama proses pemeriksaan, Kuswardojo mengatakan, petugas memberikan informasi pada para penumpang terkait perkembangan situasi serta hasil pemeriksaan jalur sebelum perjalanan kereta kembali normal.
“Kami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara termasuk perkembangan pemeriksaan jalur, selama proses berjalan seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing,” ucapnya.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 3,5 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. BMKG melaporkan gempa terjadi pada Sabtu pukul 19.57 WIB.
Pusat gempa berada di darat. Jaraknya 11 kilometer barat daya Cianjur. Gempa memiliki kedalaman 7 kilometer.
Getaran akibat gempa tersebut terasa di sejumlah wilayah. Salah satunya di Sukabumi.
