Alasan Meghan Markle dan Pangeran Harry Mau Kembali Tinggal di Inggris

Setelah enam tahun meninggalkan Inggris dan menetap di Amerika Serikat, Meghan Markle dan Pangeran Harry memutuskan untuk kembali. Pasangan Sussex dikabarkan sudah mendarat di Inggris pada Rabu (26/8) lalu.
Keputusan Meghan dan Harry untuk kembali tinggal di Inggris cukup mengejutkan. Sebab, sebelumnya, Pangeran Harry kerap mengatakan bahwa dia tidak merasa aman membawa Meghan dan dua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, ke Inggris. Menurut Harry, tanpa perlindungan menyeluruh dari kepolisian, keluarganya akan berada dalam bahaya.
Lantas, apa yang menyebabkan Harry dan Meghan akhirnya mau kembali menetap di Inggris? Dilansir People, sumber anonim mengatakan bahwa Harry sudah merindukan Inggris sejak lama.
“Harry tak pernah berhenti merindukan Inggris. Dia merindukan hangatnya koneksi dan rasa kepemilikan. Baginya, Inggris tetaplah rumah,” kata sumber yang dekat dengan keluarga Sussex, dikutip dari People.
Situasi politik di Amerika Serikat yang cukup bergemuruh juga menjadi salah satu faktor di balik keputusan Harry dan Meghan. Selain itu, rasa nyaman usai berlibur di Inggris pada musim panas lalu turut memengaruhi keputusan Meghan dan Harry untuk kembali menetap. Mereka juga ingin Archie dan Lilibet menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris.
“Usai menghabiskan waktu liburan yang luar biasa bersama keluarga dan teman-teman mereka pada musim panas lalu, Harry dan Meghan memutuskan untuk tinggal lebih lama di Inggris di musim gugur ini. Mereka ingin anak-anak mereka merasakan tinggal di negara yang menjadi bagian penting dalam sejarah keluarga mereka ini,” kata juru bicara Meghan dan Harry, dilansir Elle.
Harry dan Meghan meninggalkan Inggris pada 2020 usai memutuskan untuk mundur dari tugas-tugas resmi kerajaan. Keputusan ini diambil setelah Meghan dan Harry mengaku menjadi bulan-bulanan media dan tabloid lokal Inggris. Hal ini diungkapkan oleh Meghan pada 2022 lalu.
Pasangan Sussex akhirnya pindah ke Montecito, California, AS, untuk memulai kehidupan baru. Di sana, Meghan dan Harry mendirikan yayasan Archewell, menjalin kerja sama dalam industri hiburan bersama Netflix dan Spotify, sampai mengembangkan brand lifestyle bernama As Ever.
Setelah keluar dari istana, mereka bukan lagi anggota aktif kerajaan, meskipun gelar Duke of Sussex dan Duchess of Sussex tetap dipertahankan. Hubungan pasangan Sussex dan keluarga kerajaan sempat memanas pada 2023, usai Harry merilis buku memoar bertajuk Spare yang isinya disebut menyerang anggota kerajaan.
Pangeran Harry sebelumnya sudah berulang kali mengungkapkan keinginan untuk berbaikan dengan keluarganya. Dalam wawancara bersama BBC pada 2025, ia menegaskan bahwa pertengkaran tidak ada gunanya.
“Sungguh banyak perselisihan antara saya dan beberapa anggota keluarga saya, tetapi saya sudah memaafkan mereka. Saya ingin berbaikan dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar, hidup itu berharga,” ucapnya saat itu.
Meski sudah kembali ke Inggris, Meghan dan Harry tidak tinggal di sana secara permanen. Dikutip dari Elle, pasangan ini masih mempertahankan rumah mereka di Montecito. Menurut sumber, pasangan Sussex juga tidak membeli rumah di Inggris.
