Konten dari Pengguna

Perlu Anda Ketahui! Ini 7 Perbedaan Antara Penjelajah dan Turis

Jumadil Awal

Jumadil Awal

Solo Explorer, Filmmaker & Freelance Documentary Photographer based in Makassar, Indonesia.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jumadil Awal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

instagram.com/jumadilawalphoto
zoom-in-whitePerbesar
instagram.com/jumadilawalphoto

Ada dua tipe orang yang suka bepergian, yang pertama adalah seorang Penjelajah dan satunya lagi adalah Turis.

Meskipun tidak ada yang secara inheren buruk atau baik, keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda, yang pada akhirnya memberi mereka pengalaman yang sama sekali tidak sama saat berkunjung ke suatu tempat.

Berikut adalah beberapa faktor perbedaan antara keduanya:

embed from external kumparan
  • Turis Hanya Berbaur Dengan Sesamanya

Tongkat selfi atau kamera adalah hal utama bagi mereka. Kita semua tahu bahwa beberapa turis sangat menonjol saat berpergian. Turis cenderung menarik perhatian orang-orang dengan beberapa jenis perilaku abnormal sosial mereka.

  • Seorang Penjelajah Berbaur Dengan Masyarakat Lokal

Seorang penjelajah melakukan hal terbaik saat bepergian, salah satunya berbaur dengan masyarakat setempat. Mereka seperti tahu kemana mereka harus pergi, mereka berpakaian biasa, dan mereka berusaha mematuhi norma-norma sosial dimanapun mereka berada.

embed from external kumparan
  • Turis Hanya Makan Makanan Yang Mereka Sukai

Seorang turis biasanya hanya mengkonsumsi makanan yang mereka suka, yang termasuk makanan populer. Biasanya mereka membawa makanan dari rumah atau membelinya di mini market.

  • Penjelajah Akan Mencoba Apa Yang Warga Lokal Makan

Seorang penjelajah tahu bahwa makanan yang berkaitan dengan budaya setempat adalah sebuah keharusan untuk mereka rasakan. Mereka bersedia keluar dari zona nyaman mereka untuk merasakan hidangan lokal dan mencicipi setiap makanan disetiap tempat.

embed from external kumparan
  • Turis Sedikit Tidak Peduli

Seorang turis akan selalu tetap berada dalam zona nyaman mereka dan hanya melihat pemandangan utama yang indah. Mereka tidak benar-benar berusaha keluar dan bertemu orang-orang kecuali mereka yang bepergian bersama warga setempat.

  • Seorang Penjelajah Memperbaiki Hubungan Dengan Warga Lokal

Seorang penjelajah berusaha untuk bertemu orang-orang dari setiap tempat. Mereka mencoba untuk berbicara dengan pendudukan sekitar, mencari tahu hal-hal terbaik (rahasia), atau menemukan cerita unik yang tidak dapat anda temukan di buku perjalanan. Penjelajah tahu bahwa penduduk setempat adalah sumber pengetahuan terbaik untuk mereka gunakan ketika menjelajahi tempat baru.

embed from external kumparan
  • Pakaian Yang Hanya Sekadar Nyaman

Turis biasanya hanya mengemas pakaian yang membuat mereka nyaman saat bepergian. Tidak hanya itu, kadang-kadang pakaian mereka terlalu modis, dan juga beresiko tidak menghormati norma-norma berpakaian disuatu tempat (baik itu agama, budaya, dll.).

  • Pakaian Sesuai Fungsi Tapi Tetap Punya Gaya Sendiri Dan Nyaman

Penjelajah sedikit lebih pintar saat berkemas dan tahu bahwa gaya dan kenyamanan bisa berjalan seiring. Mereka memastikan membawa pakaian yang fungsional dan modis, dan juga termasuk barang-barang yang mematuhi norma-norma budaya setempat.

embed from external kumparan
  • Turis Akan Tetap Pada Logat Atau Bahasa Mereka

Turis hanya akan berbicara dalam bahasa asli mereka dan sedikit sekali (jika ada) upaya untuk mempelajari bahasa lokal.

  • Penjelajah Melakukan Percobaan Untuk Belajar Bahasa Lokal

Seorang penjelajah akan berusaha untuk mengetahui setidaknya beberapa kata atau frasa kunci untuk digunakan saat bepergian. Mereka tahu bahwa mempelajari cara mengatakan hal-hal sederhana seperti "tolong", "terima kasih", dan "halo" jauh lebih membuat perbedaan ketika bepergian di suatu tempat yang menggunakan bahasa yang berbeda.

embed from external kumparan
  • Turis Hanya Membeli Souvenir Ditempat Yang Mudah Mereka Temukan

Turis mudah tertarik pada toko-toko souvenir lokal, yang cenderung merugikan. Mereka berpikir bahwa barang-barang atau souvenir yang mereka temukan itu adalah yang asli dari tempat itu dan bersedia membayarnya tanpa menawar.

  • Penjelajah Berkeliling Dulu Lalu Membeli

Penjelajah mengambil lebih banyak waktu dan usaha dalam mencari barang atau souvenir disuatu tempat. Mereka tahu bahwa perlu sedikit pencarian dan usaha untuk menemukan penawaran terbaik dan barang paling otentik untuk dibawa pulang.

embed from external kumparan
  • Turis Bergantung Dengan Peta

Turis sangat bergantung pada peta untuk memberi tahu mereka cara berpindah dari tempat menarik ke tempat menarik lainnya. Mereka lebih sering melewatkan petualangan yang menyenangkan dan sangat takut jika tersesat ditempat yang tidak mereka ketahui.

  • Penjelajah Percaya Dengan Insting Mereka

Penjelajah percaya dengan insting mereka dan tahu kemana mereka harus pergi dan apa yang harus di jelajahi. Dan bukan berarti juga mereka tidak menggunakan peta untuk pergi kesana-sini. Mereka juga menggunakan peta, hanya saja mereka tidak takut untuk tersesat dan selalu berharap menemukan petualangan baru. Bagi para penjelajah, tersesat berarti melihat hal-hal indah yang mungkin belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Itulah tadi beberapa faktor yang membedakan antara Penjelajah dan Turis. Apakah anda merasa termasuk dalam salah satu dari dua kategori diatas? Komen dibawah!