Pemberdayaan Desa Binaan Juruan Daya Sumenep Menuju Sentra Kelor Unggulan

Dosen/Pengajar Kimia Analitik Jurusan Kimia Universitas Negeri Surabaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pirim Setiarso tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pemberdayaan Kelompok Tani Desa Juruan Daya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep Madura. Berkat program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun 2025 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan Universitas Trunojoyo Madura dan dua kelompok tani setempat yaitu kelompok tani Sekar Tanjung dan Jaya Abadi. Program ini melakukan pembudidayaan 4.500 pohon kelor dengan berbagai varietas yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program inovatif ini menargetkan transformasi 4.000 m2 lahan yang selama bertahun-tahun tidak produktif. Tim pengusul UNESA bersama Kelompok Tani "Jaya Abadi" dan "Sekar Tanjung" menanam kelor varietas ungu, putih, dan merah yang memiliki nilai jual 2-3 kali lipat lebih tinggi dibanding kelor biasa. Kelor varian ini sangat cocok untuk tanah kapur yang dominan di Sumenep. Bahkan di tanah yang kurang subur, kelor bisa tumbuh subur dan menghasilkan.
Yang membuat program ini istimewa adalah penerapan teknologi irigasi sprinkler modern. Sistem otomatis ini mampu menghemat waktu dan air hingga 50%.
Sebelum adanya TTG Sprinkler ini kelompok tani melakukan penyiraman dengan cara manual dengan gembor yang membutuhkan sekitar 2-3 jam per hari. Sekarang dengan adanya TTG ini kelompok tani hanya perlu buka katup dalam sejam seluruh lahan sudah terairi merata.
Kepala Desa dengan warga Juruan Daya menyambut positif program ini dan berkomitmen mendukung penuh melalui kebijakan desa dan alokasi anggaran untuk keberlanjutan program.
Program pemberdayaan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penciptaan lapangan kerja layak. Desa Juruan Daya kini menapaki langkah menuju impiannya menjadi Sentra Kelor Unggulan di Koridor Ekonomi.
