Konten dari Pengguna

10 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 9 untuk Persiapan Ujian

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 9. Unsplash.com/Jason Coudriet
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 9. Unsplash.com/Jason Coudriet

Dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia, diperlukan latihan mengerjakan contoh soal TKA Bahasa Indonesia kelas 9 yang terarah dan sesuai kompetensi yang diujikan.

Contoh soal-soal disusun untuk membantu siswa memahami bentuk soal, melatih kemampuan membaca, menalar, dan meningkatkan kepercayaan diri sebelum menghadapi ujian TKA yang sebenarnya.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 9 untuk Persiapan Ujian

Ilustrasi Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 9. Unsplash.com/Jason Coudriet

Di bawah ini adalah kumpulan contoh soal TKA Bahasa Indonesia kelas 9 yang dapat digunakan untuk persiapan siswa sebelum menghadapi ujian, dikutip dari pusmendik.kemendikdasmen.go.id.

Gambar Soal No. 1 dan 2

1. Pilihan kata mana saja yang menunjukkan latar waktu pada puisi tersebut?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Bukit-bukit desa

B. Sebelum hari bermula

C. Akar-akar yang melata

D. Berlomba dengan surya

Jawaban: B dan D

2. Apa makna merebut hidup di pasar-pasar kota pada teks puisi tersebut?

A. Kegigihan dan perjuangan perempuan dalam bekerja.

B. Keuletan dan pencapaian seseorang dalam bekerja.

C. Aktivitas dan keseharian perempuan yang bekerja di pasar.

D. Tanggung jawab dan kewajiban perempuan pada keluarga.

Jawaban: A

Gambar Soal No. 3 dan 4

3. Apa jenis umbi-umbian yang menjadi makanan babirusa?

Jawaban benar lebih dari satu.

A. Kilo.

B. Rebung.

C. Ulat.

D. Tunas globa.

Jawaban: A, B, dan D

4. Apa dampak yang terjadi jika habitat babirusa terus terancam?

Jawaban benar lebih dari satu.

A. Populasi babirusa akan berkurang akibat aktivitas manusia.

B. Babirusa akan pindah ke dataran tinggi yang lebih aman.

C. Flora yang menjadi makanan utama babirusa bisa terpengaruh.

D. Terjadi peningkatan konflik antara manusia dan babirusa.

Jawaban: A, C, dan D

Gambar Soal No. 5-7

5. Benda apa saja yang digunakan sebagai alat dalam teks tersebut?

Jawaban benar lebih dari satu.

A. Ritsleting.

B. Gunting.

C. Jarum.

D. Busa tipis.

Jawaban: B dan C

6. Kata manakah yang menunjukkan bahwa kain perca masih bisa diolah?

Jawaban benar lebih dari satu.

A. Bermanfaat.

B. Siap digunakan.

C. Bernilai ekonomi.

D. Lebih menarik.

Jawaban: A dan C

7. Apa yang mungkin terjadi jika busa tidak diletakkan di dalam kain?

A. Tas akan menjadi lebih berat.

B. Tas menjadi kurang empuk.

C. Tas tidak bisa digunakan.

D. Tas akan mudah rusak.

Jawaban: B

Teks untuk soal no 8 dan 9

Laporan Observasi: Kehidupan Tradisional dan Alam di

Desa Baduy

Desa Baduy terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini memiliki komunitas adat yang lestari. Mereka hidup sederhana dan harmonis dengan alam. Tradisi ini masih dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Keduanya masih memegang teguh adat istiadat dan filosofi leluhur.

Masyarakat Baduy Dalam, tinggal di wilayah yang lebih terpencil. Mereka tidak terpengaruh oleh teknologi modern. Kehidupan mereka diatur dengan aturan adat yang ketat. Pakaian khas yang digunakan terbuat dari bahan alami. Pola hidup mereka juga mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan ekosistem. Pertanian organik menjadi salah satu cara mereka menjaga kelestarian alam. Alam merupakan sumber daya utama bagi kehidupan mereka.

Kelompok Baduy Luar lebih terbuka terhadap pengaruh luar. Namun, mereka tetap menjaga nilai-nilai adat. Mereka rutin melaksanakan upacara adat, seperti Sedekah Bumi. Upacara ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Masyarakat Baduy memiliki tradisi yang kaya dan unik. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan yang pesat mulai mengancam kelestarian alam sekitar. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di sekitar wilayah Baduy semakin meningkat. Banyak pihak yang tertarik mengakses sumber daya alam tersebut. Hal ini berisiko merusak keseimbangan budaya dan lingkungan mereka.

8. Istilah eksploitasi dalam paragraf keempat bermakna …

A. pemanfaatan berlebihan yang dapat merusak lingkungan

B. perlindungan budaya masyarakat Baduy yang telah rusak

C. pengelolaan sumber daya alam yang mengancam lingkungan

D. penggunaan sumber daya alam secara terbatas namun berisiko

Jawaban: A

9. Paragraf 2 dan 3 membahas pelestarian adat dan lingkungan masyarakat Baduy. Bagaimana hubungan isi kedua paragraf tersebut dengan paragraf 4? Jawaban benar lebih dari satu.

A. Pembangunan pesat mengancam keberlanjutan alam dan budaya.

B. Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan bisa membahayakan.

C. Masyarakat di wilayah Baduy berpotensi mengancam kelestarian alam.

D. Upaya pelestarian menghadapi tantangan dari faktor eksternal.

Jawaban: A, B, dan D

Teks untuk soal no 10

Pelari Terakhir

Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.

Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.

"Pak, lihatlah itu," kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.

Kami sadar bahwa dia akan menjadi "pelari terakhir". Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit.

Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju.

Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.

Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.

Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari kehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.

10. Seorang pria berdiri di garis finis saat pelari terakhir melintas. Apa yang dilakukan pria itu?

A. Berdiri menunggu kedatangan mobil ambulans.

B. Menyaksikan perjuangan para pelari maraton.

C. Mengikuti pelari terakhir dari belakang.

D. Memegang ujung pita kertas yang diikat ke tiang.

Jawaban: D

Dengan berlatih mengerjakan contoh soal TKA Bahasa Indonesia kelas 9 secara seksama, siswa dapat mengukur pemahaman materi yang telah dipelajari. Latihan yang konsisten akan membantu meningkatkan ketelitian dan ketepatan saat menjawab soal ujian. (Aya)

Baca juga: 10 Soal TKA Matematika Kelas 9 dan Jawabannya untuk Dipelajari