Konten dari Pengguna

10 Contoh Soal TKA Sosiologi Kelas 12 untuk Simulasi Belajar

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal TKA Sosiologi Kelas 12. Unsplash.com/Maya Maceka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal TKA Sosiologi Kelas 12. Unsplash.com/Maya Maceka

TKA Sosiologi hadir untuk mengukur pemahaman murid pada konsep-konsep sosiologi. Di dalamnya tersedia contoh soal TKA Sosiologi kelas 12 untuk melatih kemampuan analisis terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.

Dalam TKA Sosiologi, diharapkan siswa mampu mengembangkan pemahaman mendalam tentang masyarakat, memiliki kesadaran sosial yang tinggi, dan mampu berkontribusi dalam upaya menciptakan masyarakat yang setara dan inklusif.

Kontribusi tersebut dilakukan berlandaskan perbedaan dan menuntut keterampilan berpikir analitis, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan sosial yang dinamis.

Bahan Soal TKA Sosiologi Kelas 12 di Asesmen Pendidikan

Ilustrasi Contoh Soal TKA Sosiologi Kelas 12. Unsplash.com/Thought Catalog

Beberapa contoh soal TKA Sosiologi kelas 12 berikut ini disediakan langsung di halaman resmi Pusat Asesmen Pendidikan, pusmendik.kemendikdasmen.go.id yang bisa digunakan belajar mandiri oleh siswa.

1. Sekelompok murid mengikuti lomba karya tulis yang membahas tentang konflik sosial. Mereka membaca berbagai literatur dan menemukan bahwa teori-teori sosiologi yang berkaitan dengan topik tersebut terus mengalami perkembangan. Tokoh-tokoh sosiologi saat ini terus menyempurnakan teori yang sudah ada sehingga relevan dengan perubahan dan perkembangan zaman.

Manakah ciri sosiologi yang tepat berdasarkan ilustrasi tersebut?

A. Teoritis.

B. Nonetis.

C. Empiris.

D. Objektif.

E. Kumulatif.

Jawaban: E

2. Perhatikan kutipan artikel berikut!

Setara Institute melaporkan perusakan dan penolakan pendirian tempat ibadah menempati lima urutan teratas dalam kategori jenis pelanggaran Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) terbanyak sepanjang periode 2007-2022. Direktur Riset Setara Institute mengatakan sepanjang periode 2007-2022 terjadi 140 peristiwa perusakan dan 90 peristiwa penolakan rumah ibadah. Sejak Januari-September 2022 terdapat 32 peristiwa gangguan rumah ibadah. Angka ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan data manual pada kategori yang sama dalam lima tahun terakhir.

3. Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan sikap kritis untuk mewujudkan kehidupan masyarakat multikultural terkait kasus tersebut?

Pilihlah semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Mengatur jarak minimum pembangunan rumah ibadah antarumat beragama yang berbeda untuk meminimalkan konflik.

B. Mengadakan dialog antarumat beragama untuk membahas pembatasan aturan mengenai pembangunan rumah ibadah di setiap daerah.

C. Memetakan konflik terkait masalah pembangunan rumah ibadah dan merencanakan proses resolusi yang sesuai.

D. Melibatkan tokoh agama, tokoh daerah, dan masyarakat sipil dalam mempromosikan kebhinekaan dalam keberagaman.

E. Meminta pemerintah meninjau ulang peraturan pemerintah untuk semakin mendukung kebebasan hak dalam membangun rumah ibadah.

Jawaban: C, D, E

4. Penelitian kualitatif mengacu pada pendekatan penelitian yang menekankan pada pemahaman mendalam tentang fenomena sosial, budaya, atau perilaku manusia.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, manakah pernyataan yang menunjukkan urutan proses tahapan penelitian kualitatif yang sistematis yang dilakukan peneliti?

Pilihlah semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Menyusun hipotesis terlebih dahulu sebelum mengumpulkan data.

B. Menyusun panduan wawancara sebelum merumuskan pertanyaan penelitian.

C. Menentukan populasi dan sampel sebelum mengumpulkan data.

D. Membuat rumusan pertanyaan penelitian sebelum menentukan populasi dan sampel.

E. Memutuskan teknik pengolahan data sebelum menentukan metode penelitian.

Jawaban: C, D

5. Pemerintah Kota Maju baru saja menyetujui proyek pembangunan kompleks apartemen mewah di tengah kawasan perkotaan yang telah lama ada. Kawasan tersebut dihuni oleh keluarga berpenghasilan rendah yang telah menetap dari generasi ke generasi. Saat ini masyarakat di kawasan tersebut menghadapi ancaman penggusuran, namun ironisnya mereka merasa tidak dilibatkan dalam proses perencanaan. Protes akhirnya muncul, mulai dari aksi yang awalnya damai hingga menjadi konfrontatif. Masyarakat menuntut perlakuan yang adil dan meminta ganti rugi yang layak apabila digusur.

Apakah konflik yang terjadi pada ilustrasi tersebut?

Pilihlah semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Konflik kepentingan antara kelompok yang tidak setara secara ekonomi.

B. Konflik struktural akibat akses yang tidak setara dalam pengambilan keputusan.

C. Konflik interpersonal antar individu dengan komunitas yang sama.

D. Konflik budaya yang didasarkan atas latar belakang etnis yang berbeda.

E. Konflik nilai antara cara hidup tradisional dan tujuan pembangunan modern.

Jawaban: A, B, E

6. Desa Sigeru selama ini mengandalkan pertanian subsistem dan terkadang masih dapat dijumpai sistem barter. Dalam dua dekade terakhir, jalan baru telah dibangun yang membuka akses dari desa tersebut menuju pusat kota terdekat. Koneksi ini telah meningkatkan keterbukaan pasar, memperkenalkan teknologi digital kepada kaum muda, dan secara bertahap mulai menggeser nilai-nilai tradisional serta struktur keluarga. Beberapa orang tua mulai khawatir tentang pergeseran nilai komunitas dan meningkatnya perilaku individualis di kalangan generasi muda.

Proses sosiologis apakah yang terjadi di desa pada situasi di atas?

A. Penyimpangan sosial yang disebabkan oleh runtuhnya nilai norma tradisional yang telah dilestarikan turun temurun.

B. Perubahan budaya melalui pengenalan nilai-nilai dan praktik baru dari sumber eksternal yang tidak terbatas.

C. Perubahan sosial yang dipicu oleh transformasi teknologi dan ekonomi yang memengaruhi kehidupan komunitas.

D. Mobilitas sosial yang dihasilkan dari peningkatan peluang ekonomi akibat dari interaksi eksternal.

E. Gegar budaya akibat keterlambatan adaptasi lembaga tradisional terhadap perubahan modernisasi yang cepat.

Jawaban: C

7. Giri Kriya merupakan UMKM kerajinan tangan yang berada di pelosok desa. Baru-baru ini usaha tersebut viral di media sosial yang mengakibatkan omzet kerajinannya naik signifikan. Satu tahun belakangan ini, pemilik usaha memanfaatkan media sosial dan e-commerce untuk memasarkan produk lintas negara, sehingga akhirnya dikenal dan mendapatkan banyak order. Namun, beberapa pengrajin di desa yang tidak akrab dengan teknologi digital merasa tertinggal dan kesulitan untuk mengikuti tren pemasaran online.

Berdasarkan kasus tersebut, manakah pernyataan yang menunjukkan dampak globalisasi di era digital terhadap kehidupan masyarakat?

A. Era digital menghilangkan pentingnya pelestarian budaya.

B. Globalisasi dapat melemahkan interaksi sosial di antara usaha kecil.

C. Penggunaan internet mendorong komunitas desa menolak kerajinan tradisional.

D. Era digital membuka peluang ekonomi, tetapi menciptakan ketidaksetaraan.

E. Globalisasi membatasi produk lokal karena bersaing ketat dengan produk asing.

Jawaban: D

8. Di SMA Tarumaju, beberapa guru dan orang tua mulai gelisah dengan perubahan identitas dan gaya hidup murid. Dari hari ke hari, semakin banyak murid yang terpengaruh oleh tren di media sosial. beberapa diantara mereka mulai mengadopsi gaya hidup hedon dan membandingkan diri mereka dengan influencer (pemengaruh). Murid yang lain kecanduan game online sehingga berakibat pada penurunan kinerja akademis dan berkurangnya interaksi sosial di dunia nyata.

Apakah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan sosial tersebut?

A. Melarang akses ke semua media sosial khususnya di lingkungan sekolah.

B. Mempromosikan literasi digital dan pemikiran kritis dalam kurikulum sekolah.

C. Mendorong murid untuk menerima tren media sosial agar tetap up to date.

D. Membatasi akses internet hanya untuk kegiatan dan aktivitas akademik.

E. Mengizinkan penggunaan internet tanpa batas untuk mendorong kreativitas.

Jawaban: B

9. Objek kajian sosiologi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan cabang ilmu lainnya. Berdasarkan pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan objek kajian sosiologi?

A. Gempa bumi berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar dan terasa hingga Thailand pada 28 Maret 2025 sebagai akibat pergeseran lempeng bumi.

B. Kecanduan teknologi di kalangan generasi muda yang mengubah cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

C. Long COVID yang menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental selama berbulan-bulan pada sebagian besar penyintas COVID-19.

D. Aktivitas vulkanik yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memaksa masyarakat mengungsi dari daerah rawan bencana.

E. Penyebaran virus baru yang menimbulkan krisis kesehatan global dan berdampak pada sistem imun tubuh manusia.

Jawaban: B

10. Seorang murid ingin melakukan penelitian sosial sederhana mengenai pengaruh pergaulan sebaya terhadap kelekatan hubungan antar anggota keluarga di kalangan remaja. Ia telah merancang beberapa langkah awal, yaitu:

Merumuskan masalah: Apakah terdapat hubungan antara pergaulan sebaya dengan kelekatan hubungan antar anggota keluarga?

Menyusun pertanyaan terbuka sebanyak sepuluh butir untuk menggali pengalaman responden.

Mengolah jawaban informan menjadi bentuk angka dan menganalisisnya dengan aplikasi statistik.

Berdasarkan langkah-langkah tersebut, manakah pernyataan yang tepat untuk menyempurnakan penelitian tersebut?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Peneliti perlu memperjelas rumusan masalah agar sesuai dengan pengalaman sosial remaja dalam berinteraksi dengan keluarga dan teman sebaya.

B. Peneliti perlu mengubah jenis pertanyaan menjadi pertanyaan tertutup agar data lebih mudah dianalisis secara statistik.

C. Peneliti perlu menyesuaikan kembali isi penelitian agar tidak terlalu rumit dan tetap sesuai dengan kemampuan.

D. Peneliti perlu menentukan jenis dan jumlah sampel terlebih dahulu sebelum menyusun instrumen pengumpulan data.

E. Peneliti sebaiknya menggunakan metode observasi partisipatif untuk menggantikan instrumen pertanyaan terbuka.

Jawaban: A, B, D

Gunakan contoh soal TKA Sosiologi kelas 12 di atas untuk simulasi belajar. Dengan begitu saat Tes Kemampuan Akademik yang sungguhan tiba, siswa tidak kaget dan menghadapi soal dengan penuh pemahaman dan penguasaan materi. (Aya)

Baca juga: Contoh Soal Profiling ASN, Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasannya