Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
10 Khutbah Jumat Akhir Ramadhan yang Menenangkan Hati
25 Maret 2025 22:34 WIB
·
waktu baca 8 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Khutbah Jumat akhir Ramadhan memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat muslim. Di hari yang penuh berkah tersebut, kaum muslim berkumpul di masjid untuk mendengarkan nasihat dan bimbingan dari sang khatib.
ADVERTISEMENT
Mengutip Buku Fikih, Hasbiyallah, (2008: 65), khutbah Jumat merupakan kegiatan ceramah singkat yang dilakukan ketika salat Jumat, para jamaah dilarang berbicara atau membuat kerusuhan selama khutbah berlangsung.
Khutbah Jumat Akhir Ramadhan
Khutbah di akhir bulan yang suci ini menjadi kesempatan untuk merenungkan perjalanan spiritual yang telah dijalani selama sebulan penuh. Berikut adalah khutbah Jumat akhir Ramadhan yang menenangkan hati.
1. Meraih Kemenangan Setelah Ramadan
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang telah memberi kita kesempatan untuk meraih banyak kebaikan di bulan yang penuh berkah ini, Ramadan. Tidak terasa, kita telah sampai di akhir Ramadan.
Di balik setiap penantian untuk menyambut Idulfitri, ada makna mendalam tentang kemenangan. Kemenangan ini bukan hanya kemenangan fisik atau duniawi, tetapi kemenangan spiritual, ketika kita berhasil mengendalikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah.
ADVERTISEMENT
Saudaraku sekalian, kemenangan yang kita raih adalah kemenangan yang tidak hanya terlihat pada hari raya, tetapi pada perubahan dalam diri kita. Setelah Ramadan, kita harus tetap menjaga ketakwaan agar menjadi bekal dalam hidup kita di dunia dan di akhirat.
Di hari yang penuh berkah ini, mari kita saling memaafkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah dalam ibadah.
2. Menjaga Semangat Ibadah Setelah Ramadan
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita kesempatan untuk menyelesaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kini, kita akan segera menyambut hari raya Idulfitri yang sudah semakin dekat.
Semangat yang kita rasakan selama bulan suci ini tentu sangat luar biasa, tetapi sangat penting untuk diingat bahwa semangat tersebut tidak boleh pudar begitu saja setelah Ramadan berakhir besok.
ADVERTISEMENT
Semangat ibadah yang telah kita bangun selama Ramadan hendaknya terus berlanjut setelah bulan suci ini berakhir. Puasa Ramadan mungkin hanya dilakukan setahun sekali, tetapi salat, dzikir, dan amal shalih lainnya adalah ibadah yang harus senantiasa kita jaga.
Saudaraku, semoga Allah senantiasa memberikan kita kekuatan untuk menjaga semangat ibadah yang telah kita bangun selama Ramadan, dan senantiasa mengarahkan kita pada kebaikan. Amin.
3. Refleksi Diri di Akhir Ramadan
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kita kesempatan untuk menikmati bulan Ramadan. Sebentar lagi, kita akan menyambut hari kemenangan, Idulfitri, yang menandakan berakhirnya ibadah puasa.
Namun, sebelum kita merayakan kemenangan tersebut, saat ini adalah waktu yang sangat tepat bagi kita untuk melakukan refleksi diri. Sebuah introspeksi tentang apa yang telah kita capai selama Ramadan.
ADVERTISEMENT
Saudaraku sekalian, Ramadan adalah waktu yang penuh dengan ampunan dan kesempatan untuk meningkatkan amal ibadah. Sebagai hamba Allah, sudah seharusnya kita bertanya pada diri sendiri "Apakah telah menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya?”.
Marilah kita bersyukur kepada Allah atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang telah diberikan selama bulan Ramadan. Semoga segala amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah dan menjadi bekal yang menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.
4. Ramadan Sebagai Momentum Perubahan
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah yang telah memberikan kesempatan untuk merasakan bulan Ramadan. Di penghujung bulan Ramadan, kita diingatkan untuk membawa perubahan diri menuju kebaikan.
Seharusnya, setiap amal yang kita lakukan di bulan ini menjadi batu loncatan untuk perubahan yang lebih baik dalam kehidupan kita, baik dalam hubungan kita dengan Allah maupun dengan sesama manusia.
ADVERTISEMENT
Dalam Ramadan, kita diajarkan untuk memiliki keteguhan dalam iman dan memperbanyak amal shalih. Momentum ini seharusnya tidak hanya berakhir ketika bulan Ramadan selesai, tetapi menjadi titik awal bagi kita untuk terus meningkatkan ketakwaan.
Di hari yang penuh berkah ini, semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk menjaga perubahan yang telah kita raih selama Ramadan dan senantiasa memberi petunjuk-Nya dalam setiap langkah kehidupan kita.
5. Hikmah Dibalik Keberhasilan Menyelesaikan Ramadan
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah yang telah memberikan kesempatan untuk merasakan bulan Ramadan. Sebentar lagi kita akan merayakan Idulfitri, hari kemenangan bagi orang-orang yang berhasil menunaikan ibadah puasa.
Keberhasilan menyelesaikan Ramadan adalah suatu pencapaian yang sangat berharga, tetapi lebih penting lagi adalah apa yang kita ambil dari hikmah-hikmah di baliknya. Keberhasilan ini seharusnya membawa kita kepada peningkatan takwa yang lebih mendalam.
ADVERTISEMENT
Dalam bulan suci ini, kita diberi kesempatan untuk introspeksi diri dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Hikmah yang bisa kita ambil adalah bahwa proses perubahan ini tidak berhenti setelah Ramadan selesai, tetapi harus terus berlanjut.
Mari kita pertahankan semangat ibadah dan kesadaran diri yang telah kita bangun selama Ramadan, dan terus berusaha memperbaiki diri dalam segala aspek kehidupan.
6. Menyempurnakan Amal di Bulan Syawal
Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah Swt. yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul pada hari ini. Kini, kita akan menyambut bulan Syawal untuk menyempurnakan amal ibadah.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk tidak hanya merasa puas setelah menyelesaikan ibadah puasa, tetapi juga untuk terus berusaha meningkatkan kualitas ibadah kita, terutama di bulan Syawal yang penuh dengan keberkahan ini.
ADVERTISEMENT
Saudaraku sekalian, salah satu cara yang diajarkan oleh Rasulullah saw untuk menyempurnakan amal kita setelah Ramadan adalah dengan berpuasa sunnah di bulan Syawal.
Puasa Syawal adalah bentuk amal ibadah yang sangat dianjurkan karena ia menjadi pelengkap bagi puasa Ramadan kita. Puasa sunnah ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga mengajarkan kita untuk tetap menjaga semangat beribadah.
Syawal adalah bulan yang tepat untuk memperbaharui niat dan komitmen kita untuk terus berada dalam jalan yang diridhai oleh Allah. Mari kita jadikan bulan ini sebagai momentum untuk menjaga dan meningkatkan amal ibadah kita.
7. Kebersamaan dan Persaudaraan Pasca Ramadan
Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah Swt. Ramadan akan segera berlalu, dan kita akan menyambut Idulfitri dengan penuh rasa syukur. Momen ini seharusnya menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Ramadan telah mengajarkan kita untuk saling membantu, saling berbagi, dan menjaga keharmonisan di antara sesama. Kebersamaan yang terjalin selama bulan suci ini harus kita teruskan.
Rasulullah saw mengajarkan kepada kita bahwa seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dan kita diwajibkan untuk saling tolong-menolong, menjaga hubungan baik, dan berusaha untuk tidak menyakiti hati sesama.
Mengingat bahwa kita telah bersama-sama melewati bulan Ramadan, hendaknya kita terus memperhatikan hak-hak saudara kita dan berusaha untuk tidak terputuskan hubungan silaturahmi.
8. Makna Syukur di Hari Raya Idulfitri
Alhamdulillah, puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah, yang telah memberi kita kesempatan untuk menjalani bulan Ramadan dengan penuh berkah. Kini, kita berada di penghujung bulan yang penuh ampunan dan rahmat.
Saudaraku sekalian, syukur kita pada hari ini bukan hanya karena kita berhasil menyelesaikan puasa, tetapi karena kita telah diberi kekuatan dan kesempatan oleh Allah untuk menjalankan berbagai ibadah di bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
Puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur'an, dan berbagai amal shalih lainnya adalah bentuk ibadah yang telah kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hari raya Idulfitri adalah saat yang tepat untuk mengungkapkan rasa syukur kita.
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita terus menjaga rasa syukur ini dengan tetap menjaga ketakwaan, meningkatkan amal baik, dan memperbaiki diri setelah Ramadan.
9. Menggapai Rahmat Allah Setelah Ramadan
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam. Meskipun Ramadan akan berakhir, peluang untuk meraih rahmat Allah tetap terbuka lebar, asalkan kita terus berusaha memperbaiki diri dan beribadah dengan tulus.
Dengan menyelesaikan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, kita telah meraih salah satu bentuk rahmat-Nya, dan kini kita dihadapkan pada kesempatan untuk terus memelihara rahmat tersebut.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, marilah kita terus berusaha untuk taat, bertobat, dan meningkatkan amal ibadah kita. Jangan biarkan semangat ibadah yang telah kita bangun selama Ramadan pudar begitu saja.
Semoga kita terus berada dalam lindungan-Nya, diberi kekuatan untuk terus meningkatkan ibadah, dan senantiasa dalam rahmat-Nya. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk terus memperbaiki diri dan menjaga ketakwaan.
10. Meneruskan Amal Baik yang Telah Ditanamkan di Bulan Ramadan
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt. Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kesempatan untuk menanamkan amal baik, yang seharusnya kita teruskan meskipun bulan suci ini telah berakhir.
Di bulan Ramadan, kita telah diberi kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan membangun kebiasaan baik. Kini, kita dituntut untuk melanjutkan amal baik tersebut, menjaga konsistensi dalam beribadah, dan memelihara semangat.
ADVERTISEMENT
Saudaraku sekalian, meskipun bulan Ramadan akan segera berakhir, kita tidak boleh berhenti berbuat baik. Allah tidak menginginkan kita hanya beribadah di bulan Ramadan, tetapi juga setiap hari sepanjang tahun.
Demikian khutbah Jumat akhir Ramadhan yang menenangkan hati. Dengan hikmah dan nasihat yang disampaikan, diharapkan umat Islam dapat meraih kemenangan sejati, baik di dunia maupun di akhirat. (Nab)