Konten dari Pengguna

11 Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak 2025

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak 2025, Foto: Istimewa/kumparanHITS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak 2025, Foto: Istimewa/kumparanHITS

Publik perfilman Tanah Air kini makin antusias ketika membahas film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak 2025, seiring dengan capaian box office yang terus dipantau sepanjang tahun.

Industri film domestik mencatat beberapa judul yang berhasil menarik jutaan penonton, menunjukkan bahwa cerita lokal tetap kuat daya tariknya di layar lebar. Jadi, apa saja film Indonesia yang mendominasi jumlah penonton bioskop selama 2025?

Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak 2025

Ilustrasi Penonton Bioskop Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak 2025, Foto: WANG ZHAO / AFP/kumparanNEWS

Mengutip situscinepoint.com, berikut adalah film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak 2025.

1. Jumbo

Film animasi Jumbo menjadi pemuncak daftar film Indonesia terlaris sepanjang 2025 dengan raihan lebih dari 10,2 juta penonton.

Angka tersebut menempatkan Jumbo sebagai fenomena box office nasional, sekaligus membuktikan daya tarik film animasi lokal di pasar domestik.

Mengusung genre petualangan keluarga, Jumbo menyajikan kisah penuh imajinasi tentang persahabatan, keberanian, dan perjalanan emosional para karakternya, sehingga mampu menjangkau penonton lintas usia.

2. Agak Laen: Menyala Pantiku!

Di posisi kedua, film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil mengumpulkan sekitar 8,6 juta penonton. Film ini melanjutkan popularitas semesta Agak Laen dengan mengandalkan komedi situasi khas serta dialog yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Ceritanya berfokus pada rangkaian kejadian absurd dan konflik ringan yang dibalut humor, menjadikannya tontonan hiburan yang digemari penonton luas.

3. Pabrik Gula

Genre horor kembali menunjukkan dominasinya lewat Pabrik Gula yang mencatatkan lebih dari 4,7 juta penonton. Film ini mengambil latar sebuah pabrik gula tua yang menyimpan sejarah kelam dan teror mistis.

Dengan memadukan unsur legenda lokal dan suasana mencekam, Pabrik Gula sukses menarik minat penggemar horor Indonesia sepanjang masa tayangnya.

4. Sore: Istri dari Masa Depan

Film drama romantis Sore: Istri dari Masa Depan mengantongi sekitar 3,1 juta penonton. Diadaptasi dari serial web populer, film ini menggabungkan unsur romansa dan fiksi ilmiah dengan tema perjalanan waktu.

Cerita berpusat pada relasi pasangan suami istri yang diuji oleh pilihan hidup, takdir, dan konsekuensi masa depan, sehingga menghadirkan nuansa emosional yang kuat.

5. Komang

Disusul Komang dengan perolehan penonton sekitar 3 juta orang. Film biografi-romantis ini terinspirasi dari kisah nyata dan lagu populer karya Raim Laode.

Cerita mengikuti perjalanan cinta Ode dan Komang yang harus menghadapi perbedaan latar belakang budaya serta perjuangan meraih mimpi, menjadikan film ini sarat pesan tentang ketulusan dan pengorbanan.

6. Jalan Pulang

Film horor Jalan Pulang mencatatkan lebih dari 2,8 juta penonton sepanjang penayangannya. Kisahnya berfokus pada seorang ibu yang berusaha menyelamatkan anaknya dari gangguan gaib yang tak dapat dijelaskan secara medis.

Perjalanan spiritual dan emosional yang ditempuh tokoh utama menjadi inti cerita, sekaligus menghadirkan ketegangan yang konsisten dari awal hingga akhir.

7. Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung

Dengan jumlah penonton sekitar 2,5 juta, Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung menggabungkan horor dan komedi dalam satu narasi.

Film ini mengisahkan kepulangan Solah ke kampung halaman yang justru memicu teror makhluk gaib legendaris. Unsur humor khas lokal dipadukan dengan cerita mistis, menjadikan film ini hiburan alternatif di tengah dominasi horor serius.

8. Pengepungan di Bukit Duri

Film aksi-thriller Pengepungan di Bukit Duri meraih sekitar 1,8 juta penonton. Karya sutradara Joko Anwar ini mengambil latar Indonesia masa depan dengan isu sosial yang kuat.

Pengepungan di Bukit Duri berkisah tentang seorang guru yang terjebak dalam konflik kekerasan dan kekacauan sosial, sekaligus berusaha menyelamatkan anggota keluarganya, menghadirkan ketegangan sekaligus kritik sosial yang tajam.

9. Sampai Titik Terakhirmu

Film drama romantis Sampai Titik Terakhirmu berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 juta penonton. Diangkat dari kisah nyata, film ini menyoroti kesetiaan sepasang kekasih yang harus menghadapi penyakit serius dan keterbatasan hidup.

10. Perayaan Mati Rasa

Dengan raihan sekitar 1,3 juta penonton, Perayaan Mati Rasa tampil sebagai drama psikologis yang lebih reflektif.

Film ini mengangkat kisah seorang anak sulung yang memendam emosi dan trauma akibat tekanan hidup serta tragedi keluarga. Tema kehilangan, relasi keluarga, dan pencarian makna hidup disajikan secara intim dan mendalam.

11. 1 Kakak 7 Ponakan

Menutup daftar, 1 Kakak 7 Ponakan mencatatkan sekitar 1,2 juta penonton dan merupakan adaptasi dari cerita klasik karya Arswendo Atmowiloto.

Film ini berfokus pada sosok Moko, pria muda yang harus mengasuh tujuh keponakannya setelah kehilangan kakak-kakaknya, dengan konflik keluarga, tanggung jawab, dan pengorbanan sebagai benang merah cerita lintas generasi.

Demikianlah daftar film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang 2025 yang mencerminkan dinamika industri perfilman nasional.

Capaian jutaan penonton dari berbagai genre, mulai dari animasi, komedi, horor, hingga drama, menunjukkan bahwa cerita lokal tetap memiliki daya tarik kuat di mata penonton bioskop.

Tren ini sekaligus menegaskan bahwa film Indonesia terus berkembang, baik dari sisi kualitas cerita maupun penerimaan pasar, dan menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri film Tanah Air ke depannya. (Fikah)

Baca juga: Jumlah Penonton Film Timur Iko Uwais yang Terkini