11 Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 2026 dan Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Soal TKA Bahasa Indonesia kelas 6 2026 menjadi rujukan penting dalam pemetaan kemampuan membaca yang menekankan pemahaman, penalaran, serta evaluasi makna teks sederhana.
Materi bacaan yang digunakan mengandung teks informasi dan fiksi dengan struktur ringkas, kosakata konkret, serta alur yang mudah diikuti peserta didik sekolah dasar.
Fokus pengujian diarahkan pada kemampuan menangkap isi tersurat, menarik simpulan, serta menilai relevansi peristiwa melalui konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 2026
Berikut adalah deretan soal TKA Bahasa Indonesia kelas 6 tahun 2026 yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi membaca, pemahaman teks, serta penalaran peserta didik berdasarkan berbagai jenis teks, dikutip dari pusmendik.kemendikdasmen.go.id.
Teks untuk Soal Nomor 1–3
Danau untuk Semua
Di sebuah hutan terdapat danau yang digunakan semua binatang untuk minum. Suatu pagi, air danau menjadi keruh karena Rino si badak berendam terlalu lama. Binatang lain tidak dapat meminum air tersebut.
Namun, tidak ada yang berani menegur Rino karena tubuhnya besar dan bercula. Semua binatang hanya diam, sedangkan Rino merasa bangga menjadi pusat perhatian.
Keesokan harinya, Rino kembali berendam di danau. Binatang-binatang semakin kehausan dan mulai gelisah. Bani si kelinci mengeluh karena tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya, seluruh binatang berkumpul untuk bermusyawarah.
Hari si harimau mengusulkan agar meminta bantuan Ucil si kancil yang terkenal cerdik. Usulan itu disetujui semua binatang. Ucil menemui Rino dengan sikap sopan dan kata-kata lembut hingga Rino meninggalkan danau. Saat itu, binatang lain dapat minum dengan lega.
1. Siapa yang mengusulkan untuk meminta bantuan hewan yang cerdik?
A. Bani
B. Ucil
C. Rino
D. Hari
Jawaban: D
2. Ungkapan “diam seribu bahasa” pada teks tersebut berarti …
A. Para binatang tidak mampu melakukan apa pun
B. Semua binatang memilih tidak berkata apa-apa
C. Binatang tidak mau mendengarkan pendapat
D. Binatang tidak mengetahui masalah
Jawaban: B
3. Perilaku Ucil dalam cerita tersebut menunjukkan sikap …
A. Sombong dan keras kepala
B. Bijaksana dan cerdik
C. Penakut dan ragu-ragu
D. Egois dan tidak peduli
Jawaban: B
Teks untuk Soal Nomor 4–6
Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?
Hewan dapat dibedakan berdasarkan jenis makanannya, yaitu karnivora, herbivora, dan omnivora. Selain itu, terdapat kelompok hewan yang hanya memakan daun, yang disebut folivora.
Daun bukan makanan yang mudah dicerna dan terkadang mengandung zat berbahaya. Oleh sebab itu, hewan folivora memiliki sistem pencernaan khusus. Ususnya lebih panjang agar daun dapat diproses lebih lama.
Selain itu, tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat dan dibantu bakteri baik di dalam perut. Contoh hewan folivora adalah panda dan koala yang hidup di hutan.
4. Hewan yang termasuk folivora berdasarkan teks adalah …
A. Sapi
B. Koala
C. Panda
D. Singa
Jawaban: B dan C
5. Gagasan utama paragraf ketiga teks tersebut adalah …
A. Pembagian hewan berdasarkan makanan
B. Jenis daun yang dimakan folivora
C. Cara tubuh hewan folivora mencerna daun
D. Tempat hidup hewan folivora
Jawaban: C
6. Berikut ini yang membantu hewan folivora mencerna daun adalah …
A. Tubuh yang besar
B. Bulu yang tebal
C. Usus yang panjang
D. Kuku yang tajam
Jawaban: C
Teks untuk Soal Nomor 7–9
Kenthus yang Sombong
Kenthus adalah anak katak terbesar di kolam. Ia merasa dirinya paling kuat. Suatu hari, lidah anak lembu menyentuh tubuh Kenthus saat sedang makan rumput. Kenthus mengira dirinya diserang dan melompat ketakutan.
Koko, kakaknya, menjelaskan bahwa anak lembu tidak berbahaya dan tidak memakan katak. Namun, Kenthus tidak mau percaya.
Ia mengembungkan tubuhnya untuk menunjukkan kekuatan, tetapi justru jatuh lemas. Kenthus akhirnya menyadari kesalahannya dan meminta maaf.
7. Apa yang dijelaskan Koko tentang anak lembu?
A. Anak lembu sangat sombong
B. Anak lembu tidak jahat
C. Anak lembu suka menyerang
D. Anak lembu memakan katak
Jawaban: B
8. Kejadian yang membuat Kenthus menyesal adalah …
A. Dikejar anak lembu
B. Dimarahi Koko
C. Mengembungkan tubuh hingga jatuh lemas
D. Terpeleset di kolam
Jawaban: C
9. Amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah …
A. Kekuatan adalah segalanya
B. Kesombongan dapat merugikan diri sendiri
C. Hewan besar selalu benar
D. Jangan takut pada hewan lain
Jawaban: B
Teks untuk Soal Nomor 10–11
Air Putih atau Air Mineral?
Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang meminum air setiap hari agar tubuh tetap sehat. Namun, air putih dan air mineral ternyata memiliki perbedaan.
Air putih biasanya berasal dari sungai, danau, sumur, atau air keran rumah. Air ini harus direbus terlebih dahulu sebelum diminum karena dapat mengandung bakteri dan parasit dari kotoran manusia maupun hewan.
Tingkat keasaman air putih berada pada kisaran pH 5–7,5. Di dalamnya terdapat Natrium dan Kalium yang membantu sistem metabolisme tubuh.
Walaupun tidak mengandung vitamin, air putih berperan penting dalam membantu penyerapan dan peredaran vitamin di dalam tubuh.
Sementara itu, air mineral berasal dari sumber mata air pegunungan vulkanik yang kaya akan mineral alami. Air mineral memiliki tingkat keasaman sekitar pH 6–8,5.
Kandungan mineralnya antara lain Magnesium yang berfungsi menjaga tekanan darah, menyehatkan tulang, dan membantu kerja otot.
Selain itu, terdapat Potassium yang mendukung fungsi jantung, Sulfat yang membantu proses pencernaan, serta Elektrolit yang berperan mencegah dehidrasi.
10. Apa fungsi kandungan elektrolit yang dimiliki air mineral?
A. Menjaga tekanan darah normal
B. Meningkatkan fungsi jantung
C. Membantu mencegah dehidrasi
D. Mempermudah sistem metabolisme tubuh
Jawaban: C
11. Mengapa air putih lebih cocok untuk dikonsumsi setiap saat?
A. Sumber air putih mudah ditemukan
B. Kandungan air putih sangat banyak
C. Pengolahan air putih melalui proses alami
D. Kandungan pH dalam air putih lebih tinggi
Jawaban: A
Itulah deretan soal TKA Bahasa Indonesia kelas 6 2026 yang berfokus pada pemahaman isi, penalaran makna, serta evaluasi teks secara kontekstual dan terstruktur. (Suci)
Baca Juga: 30 Soal TKA Bahasa Inggris SMA untuk Belajar Mandiri
