Konten dari Pengguna

12 Contoh Soal Jurnal Umum dan Pembahasannya untuk Pemula

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Jurnal Umum,Foto:Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Jurnal Umum,Foto:Pixabay

Contoh soal jurnal umum merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran akuntansi dasar yang membantu siswa atau mahasiswa memahami bagaimana mencatat transaksi keuangan secara sistematis.

Melalui latihan soal, pelajar dan mahasiswa dapat mengasah kemampuan dalam mengidentifikasi akun yang terlibat, menentukan posisi debit dan kredit, serta memastikan keseimbangan dalam pencatatan.

Daftar isi

Contoh Soal Jurnal Umum untuk Pelajar dan Mahasiswa

Ilustrasi Contoh Soal Jurnal Umum,Foto:Pexels/Kaboompics.com

Contoh soal jurnal umum sangat penting untuk membantu pemula memahami proses pencatatan transaksi dalam akuntansi.

Jurnal umum adalah tempat pertama kali transaksi keuangan dicatat sebelum diposting ke buku besar.

Bagi para pelajar, mahasiswa, maupun pemula yang baru mengenal akuntansi, latihan mengerjakan soal jurnal umum menjadi langkah krusial untuk melatih kemampuan analisis transaksi serta memastikan bahwa posisi debit dan kredit dicatat dengan tepat.

Sesuai dengan prinsip dasar akuntansi, sehingga mereka dapat membangun fondasi pengetahuan yang kokoh untuk mengelola laporan keuangan dengan benar di masa depan.

1. Perusahaan Dagang

PT. Karya Niaga Mandiri melakukan transaksi sebagai berikut pada bulan April 2023:

1. 3 April 2023 Membeli barang dagangan senilai Rp2.000.000 dengan syarat

2. 10 April 2023 Menjual barang secara kredit kepada PT. Nusantara seharga Rp500.000,

3. 12 April 2023 Menjual barang dagangan secara tunai senilai Rp300.000

4. 15 April 2023 Membayar sewa gudang sebesar Rp1.000.000

5. 17 April 2023 Menerima retur barang dari PT. Nusantara atas penjualan tanggal 10 April sebesar Rp200.000

6. 20 April 2023 Menerima kas dari PT. Nusantara untuk pelunasan faktur tanggal 10 April, setelah dikurangi potongan tunai

7. 21 April 2023 Membayar beban angkut pembelian barang dagang sebesar Rp50.000

8. 22 April 2023 Menjual barang dagangan secara kredit kepada PT. Harmoni senilai Rp800.000

9. 25 April 2023 Membayar beban iklan sebesar Rp200.000

10. 30 April 2023 Menerima kas dari PT. Harmoni untuk pelunasan faktur tanggal 22 April, setelah dikurangi potongan tunai

Analisis dan Identifikasi Transaksi

1. 3 April 2023 pembelian barang dagangan kredit

Persediaan barang dagang bertambah sebesar Rp2.000.000 (debit).

Utang usaha bertambah sebesar Rp2.000.000 (kredit).

Syarat pembayaran memberikan potongan 2% jika dibayar dalam 15 hari.

2. 10 April 2023 penjualan kredit ke PT. Nusantara

Piutang usaha bertambah Rp500.000 (debit).

Pendapatan penjualan bertambah Rp500.000 (kredit).

3. 12 April 2023 penjualan tunai

Kas bertambah Rp300.000 (debit).

Pendapatan penjualan bertambah Rp300.000 (kredit).

4. 15 April 2023 pembayaran sewa gudang

Beban sewa bertambah Rp1.000.000 (debit).

Kas berkurang Rp1.000.000 (kredit).

5. 17 April 2023 retur penjualan dari PT. Nusantara

Piutang usaha berkurang Rp200.000 (kredit).

Retur penjualan (kontra pendapatan) bertambah Rp200.000 (debit).

6. 20 April 2023 pelunasan piutang oleh PT. Nusantara setelah potongan

Kas bertambah jumlah faktur setelah dikurangi potongan (Rp500.000 - Rp200.000 = Rp300.000, potongan 2% dari Rp300.000 = Rp6.000, kas diterima Rp294.000) (debit).

Potongan penjualan bertambah Rp6.000 (debit).

Piutang usaha berkurang Rp300.000 (kredit).

7. 21 April 2023 pembayaran beban angkut pembelian barang

Beban angkut pembelian bertambah Rp50.000 (debit).

Kas berkurang Rp50.000 (kredit).

8. 22 April 2023 penjualan kredit kepada PT. Harmoni

Piutang usaha bertambah Rp800.000 (debit).

Pendapatan penjualan bertambah Rp800.000 (kredit).

9. 25 April 2023 pembayaran beban iklan

Beban iklan bertambah Rp200.000 (debit).

Kas berkurang Rp200.000 (kredit).

10. 30 April 2023 elunasan piutang PT. Harmoni setelah potongan

Potongan penjualan 2% dari Rp800.000 = Rp16.000, kas diterima Rp784.000.

Kas bertambah Rp784.000 (debit).

Potongan penjualan bertambah Rp16.000 (debit).

Piutang usaha berkurang Rp800.000 (kredit).

2. Jurnal Umum PT Maju Sentosa

Tanggal 2 Februari 2024 Pak Maju menginvestasikan dana sebesar Rp600.000.000 ke dalam perusahaan PT Maju Sentosa sebagai modal awal.

Tanggal 8 Februari 2024 Dibayarkan uang sebesar Rp24.000.000 untuk sewa kantor selama satu tahun penuh.

Tanggal 13 Februari 2024 Dibeli peralatan kantor senilai Rp12.000.000 dan perlengkapan sebesar Rp6.000.000, keduanya dibayar tunai.

Tanggal 19 Februari 2024 Diterima pendapatan dari penjualan tunai sebesar Rp15.000.000.

Tanggal 27 Februari 2024 Dilakukan pembayaran gaji karyawan untuk bulan Februari sebesar Rp30.000.000.

Analisis atau Identifikasi Transaksi

a. Investasi awal oleh pemilik meningkatkan harta perusahaan dalam bentuk kas sebesar Rp600.000.000 (dicatat di debit). Modal pemilik bertambah sebesar Rp600.000.000 di sisi kredit.

b. Pembayaran uang sewa menyebabkan kas perusahaan berkurang sebesar Rp24.000.000 (kredit), namun juga menambah aset berupa sewa dibayar di muka sebesar Rp24.000.000 (debit), karena manfaat sewa tersebut untuk satu tahun ke depan.

c. Pembelian peralatan menambah aset perusahaan sebesar Rp12.000.000, dan perlengkapan sebesar Rp6.000.000 (debit). Namun, total kas berkurang sebesar Rp18.000.000 (kredit) karena dibayar secara tunai.

d. Pendapatan dari penjualan menambah pendapatan sebesar Rp15.000.000 (kredit). Sementara itu, aset kas bertambah sebesar Rp15.000.000 (debit) dari hasil penjualan tersebut.

e. Pembayaran gaji mencerminkan beban gaji yang bertambah sebesar Rp30.000.000 (debit), dan mengurangi kas perusahaan sebesar Rp30.000.000 (kredit).

3. Tanggal 1 Mei 2024, PT ABC menerima setoran modal tunai sebesar Rp100.000.000 dari pemilik.

Pembahasan:

Kas bertambah → debit Rp100.000.000

Modal bertambah → kredit Rp100.000.000

4. Tanggal 3 Mei 2024, PT ABC membeli peralatan kantor secara tunai senilai Rp15.000.000.

Pembahasan:

Peralatan bertambah → debit Rp15.000.000

Kas berkurang → kredit Rp15.000.000

5. Tanggal 5 Mei 2024, PT ABC menjual barang dagangan secara kredit kepada pelanggan senilai Rp25.000.000.

Pembahasan:

Piutang usaha bertambah → debit Rp25.000.000

Pendapatan penjualan bertambah → kredit Rp25.000.000

6. Tanggal 7 Mei 2024, PT ABC menerima pembayaran dari pelanggan sebesar Rp10.000.000 secara tunai.

Pembahasan:

Kas bertambah → debit Rp10.000.000

Pendapatan penjualan bertambah → kredit Rp10.000.000 (jika penjualan tunai langsung)

atau

Kas bertambah → debit Rp10.000.000

Piutang usaha berkurang → kredit Rp10.000.000 (jika pembayaran piutang)

7. Tanggal 10 Mei 2024, PT ABC membayar gaji pegawai sebesar Rp5.000.000 secara tunai.

Pembahasan:

Beban gaji bertambah → debit Rp5.000.000

Kas berkurang → kredit Rp5.000.000

8. Tanggal 12 Mei 2024, PT ABC membeli barang dagangan secara kredit senilai Rp20.000.000.

Pembahasan:

Persediaan barang dagang bertambah → debit Rp20.000.000

Utang usaha bertambah → kredit Rp20.000.000

9. Tanggal 15 Mei 2024, PT ABC membayar utang usaha sebesar Rp12.000.000 secara tunai.

Pembahasan:

Utang usaha berkurang → debit Rp12.000.000

Kas berkurang → kredit Rp12.000.000

10. Tanggal 18 Mei 2024, PT ABC membayar biaya listrik dan air sebesar Rp1.200.000.

Pembahasan:

Beban listrik dan air bertambah → debit Rp1.200.000

Kas berkurang → kredit Rp1.200.000

11. Tanggal 25 Mei 2024, PT ABC mengambil uang kas untuk keperluan pribadi sebesar Rp3.000.000.

Pembahasan:

Prive bertambah → debit Rp3.000.000

Kas berkurang → kredit Rp3.000.000

12. Tanggal 20 Mei 2024, PT ABC menerima pendapatan jasa sebesar Rp8.000.000 secara tunai.

Pembahasan:

Kas bertambah → debit Rp8.000.000

Pendapatan jasa bertambah → kredit Rp8.000.000

Pengertian Jurnal Umum

Jurnal umum adalah catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat semua transaksi keuangan perusahaan secara kronologis atau berurutan berdasarkan tanggal.

Di mana setiap transaksi dicatat secara detail mengenai akun-akun yang terpengaruh serta nilai debit dan kreditnya, jurnal ini memiliki fungsi penting yaitu mencatat transaksi secara lengkap dan sistematis.

Sehingga tidak ada transaksi bisnis yang terlewat, menjadi dasar penyusunan laporan keuangan karena catatan di jurnal umum akan dipindahkan atau diposting ke buku besar dan kemudian digunakan untuk menyusun laporan keuangan.

Serta membantu melacak asal usul transaksi karena pencatatan berdasarkan tanggal dan keterangan memudahkan proses audit dan pemeriksaan.

Prinsip dasar jurnal umum adalah bahwa setiap transaksi minimal melibatkan dua akun, yaitu satu akun didebit dan satu akun dikredit.

Dengan total debit harus sama dengan total kredit agar neraca tetap seimbang, di mana debit biasanya menunjukkan penambahan aset atau pengurangan kewajiban dan pengeluaran.

Sementara kredit menunjukkan penambahan kewajiban atau pendapatan serta pengurangan aset.

Contoh soal jurnal umum sangat penting untuk dipelajari karena membantu pemahaman konsep dasar pencatatan transaksi dalam akuntansi secara praktis dan sistematis.

Dengan sering berlatih mengerjakan soal-soal jurnal umum, pemula dapat lebih mudah mengenali jenis-jenis transaksi, menentukan akun yang tepat untuk didebit dan dikredit, serta menjaga keseimbangan antara debit dan kredit. (shr)

Baca juga: 55 Contoh Soal Ujian PJOK Kelas 6 dan Kunci Jawabannya