12 Ucapan Ultah Bahasa Jawa untuk Teman dan Keluarga

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain mengirim ucapan dengan bahasa Indonesia, ucapan ultah bahasa Jawa juga seru untuk dilakukan. Apalagi bagi orang yang tinggal di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahasa Jawa merupakan bahasa yang dipakai untuk komunikasi sehari-hari.
Bahasa Jawa menjadi bahasa daerah yang paling banyak digunakan. Dikutip dari artikel Jurnal dengan judul Kedudukan Bahasa Jawa Ragam Krama pada kalngan Generasi Muda oleh Kisyani, saat ini jumlah penutur bahasa Jawa sudah mencapai 75,6 juta lebih di dunia.
Mengirim ucapan ultah bahasa Jawa bisa dilakukan dengan berbagai tingkatan bahasa yang berbeda. Artikel ini akan mengulas sekilas tentang tingkatan bahasa Jawa dan contoh kalimat yang bisa dikirim untuk teman dan keluarga saat sedang berulang tahun.
Sekilas Tentang Bahasa Jawa
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak suku bangsa. Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Bahasa Jawa juga memiliki beragam dialek daerah seperti dialek Jawa Banyumas, dialek Jawa Yogyakarta, dialek Solo Surakarta, dialek Jawa Kudus, dialek Malang, dialek Surabaya, hingga dialek Jawa Madura.
Dikutip dari buku dengan judul Kosakata & Ungkapan Bahasa Jawa dalam Bahasa Indonesia oleh Sudaryanto, ada tiga tingkatan bahasa Jawa yang dipakai untuk berkomunikasi, di antaranya ngoko, kromo dan kromo inggil.
Tingkatan bahasa Jawa tersebut memiliki penggunaan yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya.
1. Ngoko
Ngoko merupakan tingkatan bahasa Jawa paling rendah. Tingkatan ini digunakan untuk berbicara dengan orang yang sudah akrab seperti teman, orang yang lebih rendah kedudukannya, atau dengan orang yang lebih muda.
2. Kromo
Kromo adalah tingkatan bahasa Jawa di atas ngoko dan di bawah kromo inggil. Sebutan lain tingkatan ini adalah kromo madya.
Kromo digunakan sebagai bentuk hormat dan menunjukkan sikap yang lebih sopan. Tingkatan ini dipakai untuk berbicara dengan orang yang seumuran atau orang yang memiliki kedudukan setingkat.
3. Inggil
Inggil merupakan tingkatan bahasa Jawa paling tinggi yang digunakan untuk berbicara kepada orang yang lebih tua guna menunjukkan sikap sopan santun.
Jadi, mengirim ucapan selamat ultah bahasa Jawa kepada orang tua dan teman harus mempertimbangkan susunan kalimat yang sesuai. Berikut ini contoh kalimat ucapan ultah bahasa Jawa yang bisa dicatat untuk berbagai kesempatan.
Baca Juga: 10 Ucapan Minta Maaf Bahasa Jawa Halus dan Artinya
Ucapan Ultah Bahasa Jawa untuk Teman
Tingkatan bahasa Jawa yang dipakai untuk berbicara kepada teman yaitu menggunakan bahasa Jawa ngoko dan kromo madya. Berikut contoh ucapan ultah Bahasa Jawa untuk teman yang bisa dicatat.
Jebule kowe ulang tahun, dadi kapan sidone rabimu, ojo sepaneng ya gur guyon aku.
(Ternyata kamu ulang tahun, jadi kapan nikahnya, jangan emosi ya aku bercanda.)
Sugeng Ambal warsa kanggo kancaku sing paling ganteng. Umurmu nambah tuo muga-mugo koe ndang oleh jodoh
(Selamat ulang tahun untuk temanku yang paling ganteng. Umurmu semakin tua semoga kamu cepat mendapat jodoh)
Sugeng tanggap warsa kagem kanca lawasku. Mugo-mugo nyawiji lan menehi rejeki.
(Selamat ulang tahun untuk teman lamaku. Semoga sehat selalu dan ditambahkan rezeki.)
Aku melu seneng marang awakmu sing dino iki ulang tahun. Mugo-mugo gusti tansah pinaringan iman sing kuat, rizki sing berkah lan kesarasan.
(Aku turut berbahagia atas ulang tahunmu hari ini. Semoga Allah selalu memberikan keimanan yang kuat, keberkahan dan kesehatan)
Selamat ulang tahun kancaku, muga - muga apa sing bakal dikarepne biso tergapai, dongaku kanggo awakmu mesti ono, mugo gusti Allah gampangna apa sing dikarepne.
(Selamat ulang tahun temanku, semoga apa yang diharapkan bisa tergapai, doaku selalu menyertaimu. Semoga Gusti Allah memudahkan apa yang kamu inginkan)
Sugeng ambal warsa bro atau sist, mugo Gusti Allah Swt maringi sekabehane sing kowe karepno. Iki doaku kanggo awakmu pokoke sig terbaik sekabehane.
(Selamat ulang tahun bro atau sist, semoga Allah SWT memberikan semua yang kamu harapkan. Ini doaku untuk kamu, intinya yang terbaik untuk seluruhnya)
Ucapan Selamat Ultah Bahasa Jawa untuk Orang Tua
Saat orang tua bertambah umur, Anda bisa menggunakan tingkatan bahasa Jawa kromo inggil untuk mengirimkan ucapan dan doa. Berikut contoh kalimat yang bisa dipakai.
Nderek bungah kula dateng ingkang ambal warsa Ibu, mugi-mugi tansyah pinaring iman ingkang kuat, izki ingkang berkah lan kesarasan lahir lan batos.
(Ikut berbahagia saya kepada yang berulang tahun ibu, mudah-mudahan selalu diberikan iman yang kuat, rezeki yang berkah dan diberi kesehatan lahir dan batin)
Sugeng ambal warsa dateng bapak, mugi-mugi tansyah keparingan sehat, murah rizki, tambah kesaean lan angsal perlindungan sangking Allah Swt.
(Selamat ulang tahun untuk ayah, mudah-mudahan selalu diberikan sehat, murah rezeki, tambah baik dan mendapatkan perlindungan dari Allah Swt)
Ngaturaken ambal warsa dateng ibu, mugi-mugi tansayah diparingi rizki ingkang berkah, ditebihno sangking sedanten sambekala.
(Mengucapkan selamat ulang tahun untuk ibu, mudah-mudahan selalu diberikan rezeki yang berkah, dijauhkan dari semua marabahaya).
Rahajeng tanggap warsa ngasta priyantun yuswa adalem gandrung, mugi-mugi Allah salajeng nyaosaken kasasaran ugi rezeki ingkang melimpah.
(Selamat bertambah umur, semoga Allah memberikan banyak rezeki yang berlimpah)
Sugeng ambal warsa Bapak, mugi-mugi tansah pikantuk rizki ingkang wiyar, bathi murah, umur ingkan dhowo, tambah diwasa lan tansah dilindungi Allah Swt.
(Selamat ulang tahun Bapak, semoga diberikan rezeki yang lancar, berkah yang murah, umur yang panjang, makin dewasa dan selalu dalam lindungan Allah Swt)
Sugeng ambal warsa dateng ibukku tersayang. Mugi-mugi sehat lahir batin, selamet donyo akherat. Matur suwun, Buk, sampun nresnani kula sangking lahir kanti gedhe.
(Selamat ulang tahun untuk ibu tersayang. Semoga sehat lahir batin, selamat dunia akhirat. Terima kasih bu, sudah mencintaiku dari lahir sampai besar)
(IPT)
