120 Contoh Fiil Madhi Bahasa Arab dan Artinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fiil madhi adalah bentuk kata kerja lampau dalam bahasa Arab dengan berbagai konteks. Contoh fiil madhi ini ada banyak, dan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hati.
Namun, orang yang tidak memahami dan mempelajari bahasa Arab pastinya akan kesulitan. Jangan khawatir, karena contoh-contoh ini bisa digunakan sebagai referensi. Apalagi ditambah dengan artinya, sehingga lebih mudah untuk dipahami.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Fiil Madhi Bahasa Arab
Dikutip dari buku Belajar Bahasa Arab Secepat Kilat! Plus Kamus Pintar 3 karya Ustadz Rusdianto, S.Pd.I (2015: 52), fiil madhi adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang telah selesai dikerjakan.
Dengan kata lain, fiil madhi merupakan kata kerja yang menunjukkan aktivitas atau peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau (past tense). Ciri dari fiil madhi adalah difathahkan huruf akhirnya kecuali jika fa’ilnya dhamir tertentu. Contoh fiil madhi:
قَرَأَ – عَلِمَ – قَاتَلَ – اِنْكَسَرَ – اِسْتَشْفَى – تَجَلْبَبَ
Apabila subjeknya berupa isim dhamir, maka ujungnya berubah sesuai dengan dhamirnya.
Berikut adalah contoh fiil madhi bahasa Arab dan artinya yang bisa digunakan sebagai referensi.
Contoh Fiil Madhi
(كتب) Telah menulis
(اَخَذَ) Telah mengambil
(فَتَحَ) Telah membuka
(ذَهَبَ) Telah pergi
(رَجَعَ) Telah pulang
(جَلَسَ) Telah duduk
(مَسَك) Telah memegang
(سَمِعَ) Telah mendengar
(جمعا) Telah mengumpulkan
(نَصَرَ) Telah menolong
(رَكِبَ) Telah mengendarai
( أَنْزَلْنَاهُ ) Kami turunkan
( أَنْزَلَ ) Ia menurunkan
( أَرْسَلْنَا ) Kami mengutus
( قَالَ ) Ia berkata
( قَالُوا ) Mereka berkata
( قَالَتْ ) Dia (muannats) berkata
( أَنْجَاكُمْ ) Dia menyelamatkan kalian
( تَأَذَّنَ ) Memaklumkan
( شَكَرْتُمْ ) Kalian bersyukur
( كَفَرْتُمْ ) Kalian mengingkari
( كَفَرْنَا ) Kami mengingkari
( كَفَرُوا ) Mereka telah kafir
( جَاءَتْهُمْ ) Telah datang (Rasul-rasul) kepada mereka
( فَرَدُّوا ) Mereka menutupkan
( مَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ ) Apa yang kalian disuruh menyampaikannya
( هَدَانَا ) Dia telah menunjukkan jalan kepada kami
( آذَيْتُمُوْنَا ) Kalian telah mengganggu kami
( فَأَوْحَى ) Dia mewahyukan
( خَافَ ) Dia takut
( اِسْتَفْتَحُوا ) Mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka)
( خَابَ ) Binasa
( اِشْتَدَّتْ ) (Angin bertiup) Dengan keras
( كَسَبُوا ) Mereka usahakan
( خَلَقَ ) Dia menciptakan
( بَرَزُوا ) Mereka (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke
( اِسْتَكْبَرُوا ) Mereka telah sombong
( كُنَّا ) Kami dahulu
( كَانَ ) Terjadi
( جَزِعْنَا ) Kita mengeluh
( صَبَرْنَا ) Kita bersabar
( قُضِيَ ) Telah diselesaikan
( وَعَدَكُمْ ) Dia telah menjadikan kepada kalian
( وَوَعَدْتُكُمْ ) Aku pun telah menjanjikan kepada kalian
( فَأْخْلَفْتُكُمْ ) Aku menyalahinya
( دَعَوْتُكُمْ ) Aku menyeru kalian
( فَاسْتَجَبْتُمْ ) Kalian mematuhi (seruan)
( كَفَرْتُ ) Aku mengingkari
( أُدْخِلَ ) Dimasukkanlah
( آمَنُوا ) Mereka beriman
( عَمِلُوا ) Mereka beramal
( ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا ) Dia membuat perumpamaan
( ضَرَبْنَا لَكُمُ الأَمْثَالَ ) Kami berikan kepada kalian beberapa perumpamaan
( اِجْتُثَّتْ ) Telah dicabut
( بَدَّلُوا ) Mereka menukar
( وَأَحَلُّوا ) Mereka menjatuhkan
( جَعَلُوا ) Mereka menjadikan
( رَزَقْنَاهُمْ ) Kami berikan (rezeki) kepada mereka
( فَأَخْرَجَ ) Dia mengeluarkan
( سَخَّرَ ) Dia telah menundukkan
( آتَاكُمْ ) Dia telah memberikan kepada kalian
( سَأَلْتُمُوْهُ ) Kalian mohonkan kepadanya
( أَضْلَلْنَ ) (Berhala-berhala itu) Telah menyesatkan
( تَبِعَنِي ) Mengikutiku.
( عَصَانِي ) Mendurhakaiku
( أَسْكَنْتُ ) Aku telah menempatkan
( وَهَبَ ) Dia telah menganugerahkan
( ظَلَمُوا ) Mereka telah berbuat zalim
( أَقْسَمْتُمْ ) Kalian telah bersumpah
( سَكَنْتُمْ ) Kalian telah berdiam
( تَبَيَّنَ ) Telah nyata
( فَعَلْنَا ) Kami telah berbuat
( وَقَدْ مَكَرُوا ) Mereka telah membuat makar
( كَسَبَتْ ) Ia (muannats) telah usaha
اِخْتَارَ – يَخْتَارُ = memilih
اِرْتَفَعَ – يَرْتَفِعُ = meningkat
اِسْتَحَمَّ – يَسْتَحِمُّ = mandi
اِسْتَطَاعَ – يَسْتَطِيْعُ = bisa/ dapat
اِسْتَغْرَقَ – يَسْتَغْرِقُ = memerlukan
اِسْتَيْقَظَ – يَسْتَيْقِظُ = bangun
اِشْتَرَى – يَشْتَرِي = membeli
اِعْتَمَرَ – يَعْتَمِرُ = berumroh
اِقْتَرَبَ – يَقْتَرِبُ = mendekat
اِنْتَظَرَ – يَنْتَظِرُ = menanti
اِنْتَقَلَ – يَنْتَقِلُ = berpindah
اِنْتَهَى – يَنْتَهِيْ = habis
أَحَبَّ – يُحِبُّ = mencintai
أَخَذَ – يَأْخُذُ = mengambil
أَرَادَ – يُرِيْدُ = ingin
أَشْعَلَ – يُشْعِلُ = menyalakan
أَصَابَ – يُصِيْبُ = mengenai
أَعْطَى – يُعْطِيْ = memberi
أَقَامَ – يُقِيْمُ = bermukim
أَكَلَ – يَأْكُلُ = makan
أَمْطَرَ – يُمْطِرُ = turun hujan
أَيْقَظَ – يُوْقِظُ = membangunkan
بَاعَ – يَبِيْعُ = menjual
بَدَأَ – يَبْدَأُ = memulai
بَقِيَ – يَبْقَى = tetap/ sisa
تَرَكَ – يَتْرُقُ = meninggalkan
تَزَوَّجَ – يَتَزَوَّجُ = menikah
تَغَيَّبَ – يَتَغَيَّبُ = tdk hadir
تَكَلَّمَ – يَتَكَلَّمُ = berbicara
تَوَضَأَ – يَتَوَضَأُ = berwudhu
ثَأَرَ – يَثْأُرُ = membalas
ثَبَتَ – يَثْبُتُ = tetap
جَادَلَ – يُجَادِلُ = mendebat
جَاهَدَ – يُجَاهِدُ = berjihad/sungguh”
جَاهَرَ – يُجَاهِرُ = menampakkan
جَاوَزَ – يُجَاوِزُ = melewati
ًجَلَسَ – يَجْلِس = duduk
حَجَّ – يَحُجُّ = haji
سَاعَدَ – يُسَاعِدُ = membantu
سَافَرَ – يُسَافِرُ = pergi
سَالَ – يَسِيْلُ = mengalir
سَعَى – يَسْعَى = bersa’i
سَكَنَ – يَسْكِنُ = tinggal
سَمِعَ – يَسْمَعُ = mendengar
شَاهَدَ – يُشَاهِدُ = menyaksikan
شَرِبَ – يَشْرَبُ = meminum
Contoh Fiil Madhi dalam Kalimat
1. فَرِحَ المُسْلِمُوْنَ بِعِيْدِ الفِطْرِ
Artinya: Kaum muslimin senang dengan Idulfitri.
Fiil Madhi: فَرِحَ
2. قَامَ الْمُدَرِّسُ أَمَامَ الْفَصْلِ
Artinya: Guru tersebut telah berdiri di depan kelas.
Fiil Madhi: قَامَ
3. حَضَرَ الإِمَامُ فِي المَسْجِدِ
Artinya: Imam telah ada di masjid.
Fiil Madhi: حَضَرَ
4. اِنْتَهَيْنَا مِنْ كِتَابَةِ الجُمَلِ
Artinya: Kami telah selesai menulis kalimat-kalimat.
Fiil Madhi: اِنْتَهَيْنَ
5. Surat Ali-Imron Ayat 3
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ
Fiil madhi:نَزَّلَ
6. Surah Al-Baqarah Ayat 22
الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا
Fiil Madhi: جَعَلَ
7. Surat Al-Fil Ayat 1
اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ
Fiil madhi: فَعَلَ
8. أنتم قرأتم هذا الكتاب من قبل؟"
(Antum qara'tum haḏā al-kitāb min qablu?) yang berarti "Apakah kalian pernah membaca buku ini sebelumnya?"
9. "نحن سافرنا إلى باريس في عطلتنا"
(naḥnu safarna ilā Bārīs fī ʿuṭlatinā) yang berarti "Kami bepergian ke Paris selama liburan kami."
10. سافَرَ أَحمَدُ إلى مَصرَ
(saafara Ahmadu ila misra) artinya "Ahmad pergi ke Mesir" (bentuk tunggal).
11. سافَرَتِ البَناتُ إلى باريسَ
(saafaratil banaatu ila Barisa) artinya "Gadis-gadis pergi ke Paris" (bentuk jamak).
12. "هو درس اللغة العربية لمدة عام"
(huwa darasa al-luġa al-ʿarabiyya li-muddat ʿām) yang berarti "Dia belajar bahasa Arab selama satu tahun."
13. "أنا أكلت الفطور في المطعم"
(ana akaltu al-futoor fi al-maṭ'am) yang berarti "Saya makan sarapan di restoran."
Fungsi Fiil Madhi
Fiil madhi memiliki peranan yang sangat penting dalam berkomunikasi dan struktur kalimat. Berikut adalah beberapa fungsi fiil madhi.
1. Menyatakan Perbuatan yang Telah Selesai di Masa Lalu
Fiil madhi merupakan penggambaran kalimat di masa lampau. Contoh: كَتَبَ (kataba) - Dia (laki-laki) telah menulis.
2. Penggunaan dalam Kondisi atau Syarat (Conditional Sentences)
Fiil madhi sering digunakan dalam kalimat bersyarat untuk menunjukkan perbuatan yang tergantung pada syarat tertentu.
Contoh:
إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
(idhā jā'a naṣru-llāhi wal-fatḥu)
Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.
3. Menggambarkan Kebiasaan yang Sudah Lama
Untuk menunjukkan bahwa suatu perbuatan adalah kebiasaan di masa lampau. Contoh: كَانُوا يَفْعَلُونَ ذَٰلِكَ (kānū yafʿalūna dhālika) yang artinya ‘Mereka biasa melakukan hal itu.’
4. Penggunaan dalam Narasi atau Cerita
Fiil madhi digunakan dalam menceritakan suatu kejadian atau cerita yang sudah terjadi. Contoh: حَدَّثَني صَدِيقِي (ḥaddathanī ṣadīqī) yang artinya ‘Temanku telah menceritakan kepadaku.’
5. Untuk Menyatakan Doa atau Harapan
Terkadang fiil madhi digunakan dalam doa atau harapan untuk menegaskan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Contoh: غَفَرَ اللَّهُ لَك (ghafara-llāhu lak) yang artinya ‘Semoga Allah mengampunimu.’
Baca Juga: 12 Contoh Sunnah Muakkad yang Bisa Diamalkan Umat Muslim Setiap Hari
Itulah contoh fiil madhi bahasa Arab dan artinya yang bisa dijadikan referensi. Ciri dari kalimat fii madhi adalah difathahkan huruf akhirnya kecuali jika fa’ilnya dhamir tertentu. (Umi)
