15 Contoh Kalimat Efektif, Lengkap dengan Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat efektif merupakan jenis kalimat yang ditulis sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku. Contoh kalimat efektif dapat ditemukan dalam berbagai macam teks ataupun percakapan sehari-hari.
Kalimat efektif sangat perlu digunakan dalam penggunaan suatu bahasa sebab penggunaan jenis kalimat ini membuat ide atau gagasan yang ingin disampaikan dapat mudah dipahami.
Tak hanya itu, penggunaan kalimatnya lebih hemat, sehingga tidak menimbulkan banyak kata-kata yang tidak penting. Untuk lebih mudah dalam memahami jenis kalimat efektif, simak penjelasan mengenai kalimat efektif beserta contohnya di bawah ini.
Pengertian Kalimat Efektif
Dalam artian sempit, kalimat efektif dapat didefinisikan sebagai suatu jenis kalimat yang disusun dengan jelas dan tidak bermakna ganda.
Menurut Udiati Widiastuti dalam Kalimat Efektif Bahasa Indonesia: Panduan Pustaka, kalimat efektif merupakan kalimat atau bentuk kalimat yang dengan sadar dan sengaja disusun untuk mencapai daya informasi yang tepat dan baik.
Penggunaan kalimat efektif bertujuan untuk tidak menimbulkan ambigu pada gagasan yang disampaikan yang biasanya muncul pada penggunaan kalimat tidak efektif.
Kalimat tidak efektif adalah lawan dari kalimat efektif. Pengertian dari kalimat tidak efektif adalah jenis kalimat yang ditulis tidak sesuai dengan kaidah kebahasaan yang benar dan susunan kalimatnya tidak mudah untuk dipahami serta bermakna ganda.
Ciri-Ciri Kalimat Efektif
Contoh kalimat efektif akan mudah dikenali apabila sudah memahami ciri-ciri dari kalimat efektif. Adapun ciri-ciri kalimat efektif, yaitu:
Memuat unsur penting atau pokok, minimal unsur subjek dan predikat.
Menggunakan ejaan sesuai dengan tata aturan ejaan yang berlaku.
Menggunakan diksi yang tepat.
Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.
Menggunakan kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai.
Melakukan penekanan ide pokok.
Mengacu pada kehematan penggunaan kata.
Menggunakan variasi struktur kalimat.
Syarat Kalimat Efektif
Suatu kalimat harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar dapat disebut sebagai kalimat yang efektif. Merujuk pada buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia: Kalimat karya Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, berikut ini adalah syarat-syarat dari kalimat efektif.
1. Kelugasan
Kelugasan dalam kalimat efektif adalah syarat yang menyatakan bahwa informasi yang akan disampaikan dalam kalimat itu ialah yang pokok-pokok saja, tidak boleh berbelit-belit, tetapi disampaikan secara sederhana. Simak contoh kalimat berikut ini:
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada PT Suka Maju yang berdiri pada tanggal 20 Agustus 1967 oleh Bapak Andri Irawan yang berlokasi di Jalan Sudirman No. 4, Bandung
Kalimat di atas merupakan contoh kalimat tidak efektif karena menggunakan kata hubung "yang" membuat kalimat menjadi berbelit-belit. Bentuk kalimat efektif dari contoh kalimat di atas adalah:
Berdasarkan penelitian, PT Suka Maju yang berlokasi di Jalan Sudirman No. 4, Bandung didirikan oleh Andri Irawan pada tanggal 20 Agustus 1967.
2. Ketepatan
Ketepatan dalam kalimat efektif mensyaratkan bahwa gagasan yang akan disampaikan dalam kalimat itu harus tepat sehingga dibutuhkan ketelitian. Untuk memahami syarat ini, simak contoh kalimat berikut:
Rumah seniman yang antik itu dijual dengan harga murah.
Frasa "rumah seniman yang antik" pada kalimat di atas membuat kalimat tersebut menjadi tidak efektif karena penggunaannya yang tidak tepat.
Kalimat tersebut memiliki makna ganda, yaitu 'yang antik itu rumahnya’ atau ‘yang antik itu senimannya’. Bentuk efektif dari kalimat di atas adalah:
Rumah antik milik seniman itu dijual dengan harga murah.
3. Kejelasan
Kejelasan merupakan salah satu syarat kalimat efektif yang mengharuskan suatu kalimat disampaikan dengan jelas, baik dari segi struktur, unsur, hingga maknanya. Simak contoh kalimat di bawah ini;
Pemerintah secara eksplisit berniat mengatur agar setiap orang di negara ini mendapatkan layanan kesehatan dasar secara cuma-cuma, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan santunan akibat kecelakaan.
Unsur-unsur kalimat pada contoh di atas telah terpenuhi, yaitu:
'pemerintah' berfungsi sebagai subjek,
'secara eksplisit' berfungsi sebagai keterangan,
'berniat mengatur' berfungsi sebagai predikat,
'agar setiap orang di negeri ini mendapatkan layanan kesehatan dst' berfungsi sebagai keterangan klausa subordinatif.
Akan tetapi, kalimat tersebut belum menunjukkan keapikan struktur. Hal itu disebabkan 'mengatur' merupakan verba transitif yang seharusnya langsung diikuti objek yang berupa nomina atau frasa nominal dan bukan diikuti oleh keterangan klausa subordinatif. Maka, bentuk efektif dari kalimat di atas adalah:
Pemerintah secara eksplisit berniat mengatur setiap orang di negara ini agar mendapatkan layanan kesehatan dasar secara cuma-cuma, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan santunan akibat kecelakaan.
4. Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif mensyaratkan bahwa ide atau gagasan yang akan disampaikan dalam kalimat itu harus cermat, tidak boros, dan perlu kehati-hatian. Untuk lebih jelasnya, simak contoh kalimat berikut ini:
Gaji karyawan yang telah diangkat oleh yayasan digaji berdasarkan perjanjian kerja yang telah ditandatangani sebelumnya.
Berdasarkan kalimat di atas, terdapat penggunaan bentuk kata yang mirip antara subjek dan predikat, yaitu 'gaji karyawan' dan 'digaji'. Jadi, bentuk kalimat efektif dari contoh di atas adalah
Gaji karyawan yang telah diangkat oleh yayasan dibayarkan berdasarkan perjanjian kerja yang telah ditandatangani sebelumnya.
5. Kesejajaran
Dalam kalimat efektif, syarat kesejajaran yang dimaksud adalah bentuk dan struktur yang digunakan harus bersifat paralel, sama, atau sederajat. Untuk memahami syarat kesejajaran dalam kalimat efektif, simak contoh kalimat berikut ini
Buku itu dibuat oleh Badan Bahasa dan Gramedia yang menerbitkannya.
Kalimat di atas memiliki pola S-P dan P-S. Kalimat tersebut terdiri dari dua klausa yang dihubungkan oleh konjungsi koordinatif 'dan' yang mengisyaratkan bahwa struktur klausa yang dirangkaikan harus sama.
Untuk itu, agar terdapat kesejajaran bentuk dan struktur, kalimat majemuk di atas harus diperbaiki menjadi S-P-Pel dan S-P-Pel atau P-S. Berikut bentuk efektif dari kalimat tersebut:
Buku itu dibuat oleh Badan Bahasa dan diterbitkan oleh Gramedia.
Contoh Kalimat Efektif
Berikut adalah contoh kalimat efektif yang telah memenuhi syarat-syarat di atas:
Tugas tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan keberterimaan produk nasional, mendorong produktivitas dan daya guna produksi, serta menjamin mutu barang dan jasa sehingga meningkatkan daya saing.
Berdasarkan penjelasan tersebut, penelitian ini ingin mengungkapkan beberapa temuan, yaitu sebagai berikut.
Pemberian penghargaan dapat berbentuk tanda jasa, kenaikan pangkat istimewa, uang, piagam, dan/atau bentuk penghargaan lain.
Berdasarkan analisis kapasitas produksi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa promosi memiliki pengaruh terhadap penjualan.
Masyarakat di daerah itu bisa kehilangan kesabaran dan bisa bertindak anarkistis jika keadaan semacam itu dibiarkan berlarut-larut.
Kalau dahulu masalah itu segera diatasi, pemerintah tidak akan repot seperti sekarang ini.
Walaupun telah diberi ganti rugi, masyarakat Desa Suka Maju tetap menderita lahir dan batin.
Menurut rencana, pelatihan karyawan akan dilaksanakan bulan ini, tetapi pelatihan tersebut diundur pada pertengahan bulan depan karena presiden direksi sedang bertugas ke luar negeri.
Karena kepadatan program, pelatihan karyawan baru untuk tahun anggaran ini akan dilaksanakan pertengahan bulan Juli.
Dosen yang mendalami dan mengembangkan bidang ilmu langka memperoleh anggaran dan fasilitas khusus dari pemerintah atau pemerintah daerah.
Guru diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai guru karena melalaikan kewajiban secara terus menerus dalam menjalankan tugas pekerjaan selama satu bulan atau lebih.
Berdasarkan cara pengobatannya, pelayanan kesehatan tradisional dibedakan menjadi pelayanan kesehatan yang menggunakan keterampilan dan yang menggunakan ramuan.
Peningkatan permintaan terhadap produk kertas memaksa industri kertas untuk menambah produksi dan meningkatkan mutunya.
Ayah sedang melukis dan adik sedang belajar ketika kebakaran itu terjadi.
Bahwa setiap amal ibadah akan mendapat 700 kali kebaikan sudah diketahui banyak orang, tetapi tidak semua orang mau melakukannya karena manusia cenderung kikir.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana 3 contoh kalimat efektif?

Bagaimana 3 contoh kalimat efektif?
Contoh kalimat efektif adalah (1) Dosen yang mendalami dan mengembangkan bidang ilmu langka memperoleh anggaran dan fasilitas khusus dari pemerintah atau pemerintah daerah, (2) Karena kepadatan program, pelatihan karyawan baru untuk tahun anggaran ini akan dilaksanakan pertengahan bulan Juli, (3) Ayah sedang melukis dan adik sedang belajar ketika kebakaran itu terjadi.
Kalimat efektif itu seperti apa?

Kalimat efektif itu seperti apa?
Kalimat efektif harus memenuhi beberapa syarat, yaitu kelugasan, ketepatan, kejelasan, kehematan, dan kesejajaran.
Apa itu kalimat tidak efektif?

Apa itu kalimat tidak efektif?
Pengertian dari kalimat tidak efektif adalah jenis kalimat yang ditulis tidak sesuai dengan kaidah kebahasaan yang benar dan susunan kalimatnya tidak mudah untuk dipahami serta bermakna ganda.
