Konten dari Pengguna

15 Kata-kata Santun yang Digunakan di Lingkungan Sehari-hari

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kata-kata Santun yang Digunakan di Lingkungan Sehari-hari. Unsplash.com/Fajar Herlambang STUDIO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kata-kata Santun yang Digunakan di Lingkungan Sehari-hari. Unsplash.com/Fajar Herlambang STUDIO

Tuliskan kata-kata santun yang sering kamu gunakan! Sebagai guru dan orang tua, tidak ada salahnya memberikan perintah ini kepada anak sebagai orang yang ada di lingkungan terdekatnya. Berlatih menggunakan kata-kata yang santun adalah bagian dari pembiasaan budaya 5S.

Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) perlu ditanamkan sejak anak memasuki dunia pendidikan di bangku sekolah maupun di rumah. Budaya ini juga nantinya akan terus dibawa hingga anak memasuki dunia kerja dan profesional.

Untuk itu, melatih anak untuk mengucapkan kata-kata santun bisa dimulai dari lingkungan terdekat sehari-hari. Misalnya saat berbicara dengan keluarga di rumah maupun bertanya kepada guru saat proses belajar di sekolah.

Kata-kata Santun yang Sering Digunakan Sebagai Budaya 5S

Ilustrasi Kata-kata Santun yang Digunakan di Lingkungan Sehari-hari. Unsplash.com/Herlambang Tinasih Gusti

Tuliskan kata-kata santun yang sering kamu gunakan! Perintah ini bisa diberikan oleh guru atau orang tua sebagai bagian dari pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dalam Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Dikutip dari desakarangmojo.gunungkidulkab.go.id, bahkan di dunia kerja pun, budaya 5S harus tetap selalu diterapkan. Contoh nyata adalah yang dipublikasikan oleh pemerintah Kelurahan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul soal pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Ada beberapa konsep dasar yang harus diperhatikan untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat umum, yaitu sikap, perhatian, tindakan, dan termasuk 5S senyum, salam, sapa, sopan, serta santun.

Di dunia kerja profesional, keberhasilan pelayanan untuk masyarakat hanya bergantung pada orang-orang yang bersangkutan di dalamnya. Sikap pelayanan yang harus tertanam pada diri setiap individu adalah sikap baik, ramah, simpatik, dan mempunyai rasa memiliki terhadap pekerjaannya.

Hal ini adalah bagian dari implementasi pendidikan karakter yang memang harus ditumbuhkan sejak lama, yaitu sejak duduk di bangku pendidikan.

Dengan membiasakan diri membudayakan 5S sejak di bangku sekolah, maka akan tercipta budaya komunikasi yang santun dan sopan pada tindakan sehari-hari. Sehingga, tak akan terasa bahwa sudah terbiasa menggunakan kata-kata santun di bawah ini dalam praktik keseharian:

  1. Selamat pagi/siang/sore/malam

  2. Assalamu'alaikum/Wa'alaikumussalam

  3. Halo, apa kabar?

  4. Silakan

  5. Mohon maaf

  6. Permisi

  7. Tolong

  8. Terima kasih

  9. Sama-sama

  10. Dengan senang hati

  11. Ada yang bisa saya bantu

  12. Mohon ditunggu sebentar

  13. Baik, akan saya bantu

  14. Terima kasih atas kesabarannya

  15. Semoga harimu menyenangkan

  16. Serta masih ada banyak contoh lainnya.

Kata-kata santun yang digunakan di lingkungan sehari-hari mencerminkan sikap individu yang ramah, sopan, dan menghargai orang lain. Hubungan yang baik dalam kehidupan sehari-hari pun akan turut tercipta dengan mempraktikkan kebiasaan ini. (Aya)

Baca juga: Susunan Acara Penutupan MPLS SMP Lengkap dari Pembukaan hingga Penutup