Konten dari Pengguna

150 Contoh Kalimat Cause and Effect dalam Bahasa Inggris beserta Artinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 16 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Cause and Effect, Foto: Unsplash/Unseen Studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Cause and Effect, Foto: Unsplash/Unseen Studio

Kalimat cause dan effect merupakan salah satu materi yang ada di dalam pelajaran bahasa Inggris. Contoh kalimat cause and effect perlu diperlajari agar lebih memahami bagaimana penulisan yang tepat sesuai grammar.

Dikutip dari Buku Bahasa Inggris, Sari Atur Handayaningrum (2007:12), kalimat cause dan effect berkaitan dengan kausalitas. Keduanya memiliki hubungan sebab akibat yang saling berkesinambungan satu sama lain.

Pada umumnya, cause (motif atau dorongan) menghasilkan effect (efek atau reaksi). Keduanya memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan seperti hubungan sebab akibat yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar isi

Pengertian Kalimat Cause and Effect

Ilustrasi Contoh Kalimat Cause and Effect, Foto: Unsplash/Estée Janssens

Kalimat cause dan effect (sebab akibat) dapat dipecah dalam dua kata. Pertama, cause berarti sebab yang akan menimbulkan akibat. Sedangkan effect adalah kondisi atau kejadian sebagai akibat dari suatu penyebab.

Tidak akan ada sebab tanpa akibat, begitu juga sebaliknya, tidak ada akibat tanpa sebab yang mendahuluinya. Contoh kalimat cause and effect dapat digunakan sebagai analisis dan perencanaan kualitas untuk mengidentifikasi faktir penyebab suatu masalah.

Contoh Kalimat Cause and Effect

Ilustrasi Contoh Kalimat Cause and Effect, Foto: Unsplash/Element5 Digital

Kalimat cause dan effect pada umumnya digunakan saat menulis teks eksplanasi karena membahas mengenai alasan sesuatu bisa terjadi. Berikut adalah beberapa contoh kalimat cause and effect dalam bahasa Inggris beserta artinya:

  1. Smoking cigarettes can cause lung cancer. (Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru.)

  2. Exercising regularly leads to better cardiovascular health. (Berolahraga secara teratur mengarah pada kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.)

  3. Eating junk food frequently results in weight gain. (Sering mengonsumsi makanan junk food dapat menyebabkan penambahan berat badan.)

  4. Lack of sleep can lead to decreased cognitive function. (Kurang tidur dapat mengakibatkan penurunan fungsi kognitif.)

  5. Studying consistently results in better academic performance. (Belajar secara konsisten menghasilkan peningkatan kinerja akademik.)

  6. Drinking excessive alcohol can damage the liver. (Minum alkohol secara berlebihan dapat merusak hati.)

  7. Excessive screen time can lead to eye strain. (Waktu yang berlebihan di depan layar dapat menyebabkan tegang pada mata.)

  8. Not wearing sunscreen often results in sunburn. (Tidak menggunakan tabir surya seringkali mengakibatkan kulit terbakar matahari.)

  9. Regular dental check-ups can prevent tooth decay. (Pemeriksaan gigi rutin dapat mencegah kerusakan gigi.)

  10. Drinking plenty of water can prevent dehydration. (Minum banyak air dapat mencegah dehidrasi.)

  11. Texting while driving increases the risk of accidents. (Mengirim pesan teks saat mengemudi meningkatkan risiko kecelakaan.)

  12. Eating a balanced diet leads to overall health. (Mengonsumsi makanan seimbang mengarah pada kesehatan secara keseluruhan.)

  13. Lack of exercise can lead to obesity. (Kurang berolahraga dapat menyebabkan obesitas.)

  14. Regular meditation can reduce stress levels. (Meditasi secara rutin dapat mengurangi tingkat stres.)

  15. Excessive sugar consumption can lead to diabetes. (Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan diabetes.)

  16. Pollution in the air leads to respiratory problems.(Polusi udara mengarah pada masalah pernapasan.)

  17. Overusing antibiotics can lead to antibiotic resistance. (Penggunaan antibiotik yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap antibiotik.)

  18. Poor time management often results in missed deadlines. (Manajemen waktu yang buruk seringkali mengakibatkan tenggat waktu yang terlewatkan.)

  19. Spending too much time on social media can lead to feelings of loneliness. (Menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial dapat menyebabkan perasaan kesepian.)

  20. Skipping breakfast can result in low energy levels. (Melewatkan sarapan dapat mengakibatkan tingkat energi yang rendah.)

  21. Watching violent movies can desensitize individuals to real-life violence. (Menonton film-film kekerasan dapat membuat individu kurang sensitif terhadap kekerasan di dunia nyata.)

  22. Poor air quality can lead to respiratory illnesses. (Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan penyakit pernapasan.)

  23. Reading regularly enhances vocabulary and comprehension skills. (Membaca secara rutin meningkatkan kosakata dan keterampilan pemahaman.)

  24. Chronic stress can weaken the immune system. (Stres kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.)

  25. Consuming too much caffeine can lead to insomnia. (Mengkonsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan insomnia.)

  26. Procrastination often results in rushed work. (Prokrastinasi seringkali menghasilkan pekerjaan yang terburu-buru.)

  27. Regular stretching can prevent muscle injuries. (Peregangan secara teratur dapat mencegah cedera otot.)

  28. Poor posture can lead to back pain. (Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan nyeri punggung.)

  29. Excessive noise pollution can lead to hearing loss. (Polusi suara yang berlebihan dapat menyebabkan kerugian pendengaran.)

  30. Overeating can lead to digestive issues. (Makan berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan.)

  31. Lack of proper hygiene can lead to bacterial infections. (Kurangnya kebersihan yang tepat dapat menyebabkan infeksi bakteri.)

  32. Failing to save money can result in financial difficulties. (Gagal menyimpan uang dapat mengakibatkan kesulitan keuangan.)

  33. Skipping meals can lead to low blood sugar levels. (Melewatkan waktu makan dapat mengakibatkan tingkat gula darah yang rendah.)

  34. Excessive use of electronic devices can lead to digital eye strain. (Penggunaan elektronik yang berlebihan dapat menyebabkan tegang mata digital.)

  35. Not wearing a seatbelt increases the risk of injury in car accidents. (Tidak menggunakan sabuk pengaman meningkatkan risiko cedera dalam kecelakaan mobil.)

  36. Poor communication can lead to misunderstandings. (Komunikasi yang buruk dapat menyebabkan salah paham.)

  37. Insufficient water intake can lead to dehydration. (Asupan air yang tidak mencukupi dapat menyebabkan dehidrasi.)

  38. Overworking can lead to burnout. (Terlalu banyak bekerja dapat menyebabkan kelelahan.)

  39. Not wearing warm clothes in cold weather can lead to illness. (Tidak mengenakan pakaian hangat saat cuaca dingin dapat menyebabkan sakit.)

  40. Drinking sugary beverages frequently can lead to tooth decay. (Terlalu sering minum minuman manis dapat menyebabkan kerusakan gigi.)

  41. Stressful situations can lead to elevated blood pressure. (Situasi yang menegangkan dapat menyebabkan tekanan darah yang tinggi.)

  42. Skipping regular exercise can lead to decreased muscle mass. (Melewatkan olahraga secara teratur dapat mengakibatkan penurunan massa otot.)

  43. Inadequate sleep can lead to irritability. (Tidur yang tidak mencukupi dapat menyebabkan mudah tersinggung.)

  44. Not following traffic rules can lead to accidents. (Tidak mengikuti aturan lalu lintas dapat mengakibatkan kecelakaan.)

  45. Poor financial management can lead to debt. (Manajemen keuangan yang buruk dapat menyebabkan hutang.)

  46. Eating too much spicy food can lead to stomach ulcers. (Makan makanan pedas terlalu banyak dapat menyebabkan luka pada lambung.)

  47. Not wearing protective gear while biking can result in head injuries. (Tidak menggunakan perlengkapan pelindung saat bersepeda dapat mengakibatkan cedera kepala.)

  48. Ignoring dental hygiene can lead to cavities and gum disease. (Mengabaikan kebersihan gigi dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi.)

  49. Excessive consumption of processed foods can lead to high cholesterol levels. (Konsumsi makanan olahan secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.)

  50. Lack of sunlight exposure can result in vitamin D deficiency. (Kekurangan paparan sinar matahari dapat mengakibatkan kekurangan vitamin D.)

  51. Using electronic devices before bedtime can disrupt sleep patterns. (Menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur.)

  52. Not wearing safety goggles while working with chemicals can lead to eye irritation. (Tidak menggunakan kacamata pengaman saat bekerja dengan bahan kimia dapat menyebabkan iritasi mata.)

  53. Skipping warm-up exercises before intense workouts can lead to muscle strains. (Melewatkan pemanasan sebelum latihan intensif dapat menyebabkan keseleo otot.)

  54. Drinking alcohol excessively can impair judgment and coordination. (Minum alkohol secara berlebihan dapat mengganggu penilaian dan koordinasi.)

  55. Not getting enough rest between workouts can lead to overtraining injuries. (Tidak mendapatkan cukup istirahat antara latihan dapat mengakibatkan cedera karena latihan berlebihan.)

  56. Eating too quickly can lead to indigestion. (Makan terlalu cepat dapat menyebabkan gangguan pencernaan.)

  57. Exposure to secondhand smoke can increase the risk of respiratory infections. (Paparan asap rokok kedua dapat meningkatkan risiko infeksi pernapasan.)

  58. Not wearing a helmet while riding a motorcycle can result in head trauma. (Tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor dapat mengakibatkan trauma kepala.)

  59. Using loud headphones can lead to hearing loss. (Menggunakan headphone keras dapat menyebabkan kerugian pendengaran.)

  60. Not properly warming up before exercising can lead to muscle injuries. (Tidak melakukan pemanasan dengan baik sebelum berolahraga dapat menyebabkan cedera otot.)

  61. Overfeeding pets can lead to obesity and health problems. (Memberi makan hewan peliharaan terlalu banyak dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan.)

  62. Not wearing gloves while handling hot objects can result in burns. (Tidak menggunakan sarung tangan saat menangani benda panas dapat mengakibatkan luka bakar.)

  63. Skipping regular check-ups with a doctor can lead to undiagnosed health issues. (Melewatkan pemeriksaan rutin dengan dokter dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang tidak terdiagnosis.)

  64. Spending too much time in front of a computer screen can lead to computer vision syndrome. (Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar komputer dapat menyebabkan sindrom penglihatan komputer.)

  65. Not stretching before physical activity can lead to muscle cramps. (Tidak melakukan peregangan sebelum aktivitas fisik dapat menyebabkan kram otot.)

  66. Not following a budget can lead to overspending. (Tidak mengikuti anggaran dapat menyebabkan pengeluaran berlebihan.)

  67. Drinking sugary beverages before bedtime can disrupt sleep. (Minum minuman manis sebelum tidur dapat mengganggu tidur.)

  68. Not getting enough sunlight can lead to vitamin D deficiency. (Tidak mendapatkan cukup sinar matahari dapat menyebabkan kekurangan vitamin D.)

  69. Not wearing a seatbelt while driving can result in serious injuries during accidents. (Tidak mengenakan sabuk pengaman saat mengemudi dapat mengakibatkan cedera serius selama kecelakaan.)

  70. Excessive worrying can lead to anxiety disorders. (Kekhawatiran yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kecemasan.)

  71. Using outdated software can lead to security vulnerabilities. (Menggunakan perangkat lunak yang usang dapat menyebabkan kerentanan keamanan.)

  72. Not drinking enough water can lead to dehydration. (Tidak minum cukup air dapat menyebabkan dehidrasi.)

  73. Poorly maintained vehicles can lead to accidents. (Kendaraan yang tidak terawat dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan.)

  74. Not wearing proper footwear while exercising can lead to foot injuries. (Tidak menggunakan alas kaki yang tepat saat berolahraga dapat menyebabkan cedera kaki.)

  75. Skipping meals can lead to nutritional deficiencies. (Melewatkan waktu makan dapat menyebabkan kekurangan gizi.)

  76. Not getting enough sleep can lead to irritability and decreased productivity. (Tidak mendapatkan cukup tidur dapat menyebabkan mudah tersinggung dan produktivitas yang menurun.)

  77. Not properly storing food can lead to food poisoning. (Tidak menyimpan makanan dengan benar dapat menyebabkan keracunan makanan.)

  78. Not wearing protective eyewear when working with chemicals can lead to eye damage. (Tidak menggunakan pelindung mata saat bekerja dengan bahan kimia dapat menyebabkan kerusakan mata.)

  79. Eating too much red meat can lead to heart disease. (Makan terlalu banyak daging merah dapat menyebabkan penyakit jantung.)

  80. Not taking breaks during long periods of work can lead to fatigue. (Tidak mengambil istirahat selama periode kerja yang panjang dapat menyebabkan kelelahan.)

  81. Using a smartphone before bedtime can disrupt sleep patterns. (Menggunakan smartphone sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur.)

  82. Not wearing sunglasses in bright sunlight can lead to eye damage. (Tidak menggunakan kacamata hitam di bawah sinar matahari terang dapat menyebabkan kerusakan mata.)

  83. Using improper lifting techniques can lead to back injuries. (Menggunakan teknik pengangkatan yang salah dapat menyebabkan cedera punggung.)

  84. Not taking medications as prescribed can lead to adverse side effects. (Tidak mengonsumsi obat sesuai resep dapat menyebabkan efek samping yang merugikan.)

  85. Excessive gaming can lead to social isolation. (Bermain game secara berlebihan dapat menyebabkan isolasi sosial.)

  86. Not properly washing hands can lead to the spread of germs. (Tidak mencuci tangan dengan benar dapat menyebabkan penyebaran kuman.)

  87. Ignoring warning signs of a health issue can lead to complications. (Mengabaikan tanda-tanda peringatan masalah kesehatan dapat menyebabkan komplikasi.)

  88. Not wearing a bicycle helmet can result in head injuries during accidents. (Tidak menggunakan helm sepeda dapat mengakibatkan cedera kepala selama kecelakaan.)

  89. Using improper form during exercises can lead to muscle strains. (Menggunakan teknik yang salah saat berolahraga dapat menyebabkan keseleo otot.)

  90. Not taking breaks during long drives can lead to driver fatigue. (Tidak mengambil istirahat selama perjalanan panjang dapat menyebabkan kelelahan pengemudi.)

  91. Excessive consumption of sugary snacks can lead to dental cavities. (Konsumsi makanan ringan manis secara berlebihan dapat menyebabkan gigi berlubang.)

  92. Not wearing a life jacket while boating can lead to drowning. (Tidak menggunakan jaket pelampung saat berperahu dapat menyebabkan tenggelam.)

  93. Using a smartphone while crossing the street can lead to accidents. (Menggunakan smartphone saat menyeberang jalan dapat menyebabkan kecelakaan.)

  94. Not following a balanced diet can lead to nutrient deficiencies. (Tidak mengikuti diet seimbang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.)

  95. Excessive worrying about the future can lead to anxiety disorders. (Kekhawatiran berlebihan tentang masa depan dapat menyebabkan gangguan kecemasan.)

  96. Not wearing protective gloves when handling chemicals can lead to skin irritation. (Tidak menggunakan sarung tangan pelindung saat menangani bahan kimia dapat menyebabkan iritasi kulit.)

  97. Using outdated medical equipment can lead to incorrect diagnoses. (Menggunakan peralatan medis yang usang dapat menyebabkan diagnosa yang salah.)

  98. Not wearing appropriate footwear during outdoor activities can lead to foot injuries. (Tidak menggunakan alas kaki yang tepat selama kegiatan di luar ruangan dapat menyebabkan cedera kaki.)

  99. Ignoring safety regulations at work can lead to accidents. (Mengabaikan peraturan keselamatan di tempat kerja dapat menyebabkan kecelakaan.)

  100. Not stretching before strenuous physical activity can lead to muscle cramps. (Tidak melakukan peregangan sebelum aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan kram otot.)

  101. Excessive alcohol consumption can lead to liver damage. (Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati.)

  102. Not practicing good posture can lead to back pain. (Tidak menjaga postur tubuh yang baik dapat menyebabkan nyeri punggung.)

  103. Using loud earphones can lead to hearing loss. (Menggunakan earphone dengan volume keras dapat menyebabkan kerusakan pendengaran.)

  104. Not eating enough fruits and vegetables can lead to vitamin deficiencies. (Tidak mengonsumsi cukup buah dan sayuran dapat menyebabkan kekurangan vitamin.)

  105. Excessive use of social media can lead to feelings of loneliness. (Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan perasaan kesepian.)

  106. Not wearing protective gear during construction work can lead to injuries. (Tidak menggunakan perlengkapan pelindung saat bekerja konstruksi dapat menyebabkan cedera.)

  107. Excessive consumption of caffeine can lead to heart palpitations. (Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur.)

  108. Not using sunscreen can lead to sunburn. (Tidak menggunakan tabir surya dapat menyebabkan kulit terbakar sinar matahari.)

  109. Skipping breakfast can lead to decreased concentration. (Melewatkan sarapan dapat menyebabkan penurunan konsentrasi.)

  110. Ignoring warning signs of mental health issues can lead to worsening conditions. (Mengabaikan tanda-tanda masalah kesehatan mental dapat menyebabkan kondisi yang memburuk.)

  111. Not properly maintaining a vehicle can lead to breakdowns. (Tidak merawat kendaraan dengan baik dapat menyebabkan kerusakan.)

  112. Excessive gaming can lead to poor academic performance. (Bermain game secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan kinerja akademik.)

  113. Not warming up before exercising can lead to muscle injuries. (Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dapat menyebabkan cedera otot.)

  114. Using improper form during weightlifting can lead to injuries. (Menggunakan teknik yang salah saat mengangkat beban dapat menyebabkan cedera.)

  115. Ignoring traffic signals can lead to accidents. (Mengabaikan lampu lalu lintas dapat menyebabkan kecelakaan.)

  116. Not wearing a helmet while riding a bike can lead to head injuries. (Tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda dapat menyebabkan cedera kepala.)

  117. Excessive consumption of sugary drinks can lead to tooth decay. (Konsumsi minuman manis secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan gigi.)

  118. Not wearing a seatbelt in a car can lead to serious injuries. (Tidak menggunakan sabuk pengaman di dalam mobil dapat menyebabkan cedera serius.)

  119. Skipping regular exercise can lead to weight gain. (Melewatkan olahraga secara teratur dapat menyebabkan penambahan berat badan.)

  120. Using smartphones before bedtime can lead to sleep disturbances. (Menggunakan smartphone sebelum tidur dapat mengganggu tidur.)

  121. Using incorrect posture while sitting for extended periods can lead to back pain. (Menggunakan postur tubuh yang tidak benar saat duduk dalam waktu yang lama dapat menyebabkan nyeri punggung.)

  122. Not incorporating enough variety into workouts can lead to plateaus in fitness progress. (Tidak mengintegrasikan variasi yang cukup dalam latihan dapat menyebabkan stagnasi dalam kemajuan kebugaran.)

  123. Over-reliance on painkillers can lead to addiction. (Ketergantungan berlebihan pada obat penghilang rasa sakit dapat menyebabkan kecanduan.)

  124. Not getting enough exposure to nature can lead to feelings of disconnection. (Tidak mendapatkan cukup paparan dengan alam dapat menyebabkan perasaan terputus.)

  125. Overconsumption of energy drinks can lead to heart palpitations. (Konsumsi berlebihan minuman energi dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur.)

  126. Not managing stress levels effectively can lead to burnout. (Tidak mengelola tingkat stres secara efektif dapat menyebabkan kelelahan.)

  127. Not properly maintaining hygiene in food preparation can lead to food poisoning. (Tidak menjaga kebersihan dengan baik saat mempersiapkan makanan dapat menyebabkan keracunan makanan.)

  128. Overindulgence in sugary snacks can lead to energy crashes. (Pengonsumsian berlebihan makanan ringan manis dapat menyebabkan penurunan energi yang drastis.)

  129. Not adhering to traffic regulations can lead to accidents on the road. (Tidak mematuhi peraturan lalu lintas dapat menyebabkan kecelakaan di jalan.)

  130. Overworking without breaks can lead to decreased productivity. (Terlalu banyak bekerja tanpa istirahat dapat menyebabkan penurunan produktivitas.)

  131. Not wearing protective gear during sports activities can lead to injuries. (Tidak menggunakan peralatan pelindung saat berolahraga dapat menyebabkan cedera.)

  132. Overexposure to screens can lead to eye strain and headaches. (Paparan berlebihan pada layar dapat menyebabkan tegang mata dan sakit kepala.)

  133. Not maintaining a balanced diet can lead to nutritional deficiencies. (Tidak menjaga pola makan yang seimbang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.)

  134. Overconsumption of processed foods can lead to digestive issues. (Konsumsi berlebihan makanan olahan dapat menyebabkan masalah pencernaan.)

  135. Not getting enough sleep can lead to impaired judgment. (Tidak mendapatkan cukup tidur dapat menyebabkan penilaian yang terganggu.)

  136. Overexertion during workouts can lead to muscle strains. (Overexertion selama latihan dapat menyebabkan cedera otot.)

  137. Not wearing appropriate footwear during physical activities can lead to foot injuries. (Tidak menggunakan alas kaki yang sesuai saat beraktivitas fisik dapat menyebabkan cedera kaki.)

  138. Overconsumption of alcohol can lead to impaired coordination. (Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan koordinasi yang terganggu.)

  139. Not practicing safe driving habits can lead to accidents. (Tidak menerapkan kebiasaan berkendara yang aman dapat menyebabkan kecelakaan.)

  140. Overuse of antibiotics can lead to antibiotic resistance. (Penggunaan antibiotik yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap antibiotik.)

  141. Not wearing protective clothing in extreme weather conditions can lead to health issues. (Tidak menggunakan pakaian pelindung dalam kondisi cuaca ekstrem dapat menyebabkan masalah kesehatan.)

  142. Not adhering to safety protocols in laboratories can lead to accidents. (Tidak mematuhi protokol keselamatan di laboratorium dapat menyebabkan kecelakaan.)

  143. Overuse of pain medication can lead to kidney damage. (Penggunaan obat penghilang rasa sakit secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal.)

  144. Not stretching before exercising can lead to muscle stiffness. (Tidak melakukan peregangan sebelum berolahraga dapat menyebabkan kekakuan otot.)

  145. Not taking breaks during long periods of work can lead to mental fatigue. (Tidak mengambil istirahat selama periode kerja yang panjang dapat menyebabkan kelelahan mental.)

  146. Overconsumption of sugary beverages can lead to dental cavities. (Konsumsi minuman manis secara berlebihan dapat menyebabkan gigi berlubang.)

  147. Not properly maintaining hygiene in public areas can lead to the spread of diseases. (Tidak menjaga kebersihan dengan baik di area umum dapat menyebabkan penyebaran penyakit.)

  148. Overuse of electronic devices before bedtime can lead to sleep disturbances. (Penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan tidur.)

  149. Not following a proper warm-up routine before a workout can lead to muscle injuries. (Tidak mengikuti rutinitas pemanasan yang tepat sebelum latihan dapat menyebabkan cedera otot.)

  150. Overconsumption of processed foods can lead to digestive problems. (Konsumsi makanan olahan secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan.)

Dengan mengetahui beberapa contoh di atas, maka dapat lebih memahami tentang bagaimana cara menyusun sebab akibat yang tepat. Contoh di atas dapat digunakan untuk menjelaskan tentang sebuah peristiwa yang terjadi.

Itulah penjelasan tentang pengertian dan contoh kalimat cause and effect yang dapat dijadikan sebagai ungkapan dalam belajar percakapan sehari-hari. Beberapa contoh di atas dapat dipraktikkan dalam keseharian.(Aww)

Baca juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Rumus, Kegunaan, dan Contohnya