Konten dari Pengguna

16 Lagu Wajib Nasional untuk Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 9 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi upacara bendera 17 Agustus. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi upacara bendera 17 Agustus. Foto: Pixabay

Perayaan kemerdekaan Indonesia identik dengan sejumlah tradisi, mulai dari upacara bendera hingga aneka perlombaan. Namun, ada satu hal yang tidak pernah terlewati dalam peringatannya, yaitu memutar lagu wajib nasional.

Lagu-lagu tersebut kerap didengar di tengah pelaksanaan upacara bendera pada 17 Agustus. Ada pula yang memutarnya sebagai lomba Agustusan di lingkungan sekolah maupun rumah.

Selain untuk menyemarakkan momen kemerdekaan, memutar dan menyanyikan lagu wajib juga bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari belenggu penjajah.

Lagu Wajib Nasional

Ilustrasi menyanyikan lagu wajib nasional. Foto: Pixabay

Berikut kumpulan lagu wajib nasional yang dapat diputar untuk memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus lengkap dengan liriknya.

1. Indonesia Raya

“Indonesia Raya” adalah lagu kebangsaan Indonesia yang diciptakan oleh W.R. Supratman. Pertama kali dikumandangkan tanggal 28 Oktober 1928 pada Kongres Pemuda II, lagu ini selalu dinyanyikan saat upacara bendera, termasuk upacara 17 Agustus.

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri,

Jadi pandu ibuku

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru,

Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,

Hiduplah negeriku,

Bangsaku, Rakyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya,

Bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya

Indonesia, tanah yang mulia,

Tanah kita yang kaya,

Di sanalah aku berdiri,

Untuk selama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,

Pusaka kita semuanya,

Marilah kita mendoa,

Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,

Suburlah jiwanya,

Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,

Sadarlah hatinya,

Sadarlah budinya,

Untuk Indonesia Raya

Indonesia, tanah yang suci,

Tanah kita yang sakti,

Di sanalah aku berdiri,

Jaga ibu sejati

Indonesia, tanah berseri,

Tanah yang aku sayangi,

Marilah kita berjanji,

Indonesia abadi

Selamatlah rakyatnya,

Selamatlah putranya,

Pulaunya, lautnya, semuanya,

Majulah Negerinya,

Majulah pandunya,

Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, negeriku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya

2. Hari Merdeka

Sesuai judulnya, lagu “Hari Merdeka” mengisyaratkan tentang kemerdekaan Indonesia yang telah dicapai pada tanggal 17 Agustus. Melalui lagu ini, sang pencipta lagu, Husein Mutahar, mengingatkan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut sampai kapan pun.

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih dikandung badan

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih dikandung badan

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih dikandung badan

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita

3. Berkibarlah Merdekaku

Mengutip buku Kumpulan Lagu Nasional oleh Tim Puspa Swara, “Berkibarlah Benderaku” merupakan lagu wajib nasional yang diciptakan oleh Ibu Sud ketika melihat kegigihan pimpinan RRI, Yusuf Ronodipuro. Saat itu, Yusuf menolak menurunkan bendera merah putih yang berkibar di kantornya meski diancam dengan senjata api.

Berkibarlah benderaku, lambang suci gagah perwira

Di seluruh pantai Indonesia, kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau

Serentak rakyatmu membela

Sang Merah Putih yang perwira

Berkibarlah slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia bersedia setiap masa

Mencurahkan segala tenaga supaya kau tetap cemerlang

Tak gentar hatiku melawan rintangan

Tak goyang jiwaku berkorban

Sang Merah Putih yang perwira

Berkibarlah slama-lamanya

4. Mengheningkan Cipta

Lagu ini kerap diputar di berbagai momen istimewa bangsa Indonesia, seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, dan Hari Sumpah Pemuda. Diciptakan oleh Truno Prawit, lagu ini menggambarkan rasa terima kasih masyarakat Indonesia kepada seluruh pahlawan yang telah merebut kemerdekaan Indonesia.

Dengar seluruh angkasa raya memuja pahlawan negara

Nan gugur remaja di ribaan bendera m’bela nusa bangsa

Kau ku kenang wahai bunga putra bangsa

Harga jasa

Kau cah’ya pelita bagi Indonesia merdeka

5. Indonesia Pusaka

Lagu ciptaan Ismail Marzuki ini masih sering dinyanyikan saat peringatan Kemerdekaan Indonesia. Lirik lagunya berisi ungkapan rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Indonesia tanah air beta

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Slalu dipuja-puja bangsa

Disana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan bunda

Tempat berlindung di hari tua

Sampai akhir menutup mata

Indonesia tanah air beta

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Slalu dipuja-puja bangsa

Disana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan bunda

Tempat berlindung di hari tua

Sampai akhir menutup

Mata

6. Maju Tak Gentar

Lagu “Maju Tak Gentar” diciptakan oleh Cornel Simanjuntak, seorang komposer yang juga berjuang meraih kemerdekaan Indonesia. Lagu ini menggambarkan keberanian rakyat Indonesia mengusir para penjajah.

Maju tak gentar

Membela yang benar

Maju tak gentar

Hak kita diserang

Maju serentak

Mengusir penyerang

Maju serentak (maju, maju!)

Tentu kita menang

Bergerak, bergerak

Serentak, serentak

Menerkam, menerjang, terkam

Tak gentar, tak gentar

Menyerang, menyerang

Majulah, majulah, menang

Maju tak gentar

Membela yang benar

Maju tak gentar

Hak kita diserang

Maju serentak

Mengusir penyerang

Maju serentak (maju, maju!)

Tentu kita menang

7. Garuda Pancasila

Ini merupakan lagu yang diciptakan oleh Sudharnoto pada tahun 1956. Melalui lagu ini, beliau menggambarkan perjuangan dan kesetiaan rakyat Indonesia kepada Pancasila yang menjadi falsafah bangsa.

Garuda pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Garuda pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Ayo maju maju

8. Bagimu Negeri

Lagu “Bagimu Negeri” menyiratkan semangat rakyat Indonesia untuk berkorban demi bangsa dan negaranya. Dijelaskan dalam buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Tradisional, & Anak Populer oleh Hani Widiatmoko dan Dicky Maulana, lagu karya Kubni ini diciptakan tahun 1942 atas permintaan Soekarno untuk mengimbangi banyaknya lagu-lagu propaganda Jepang kala itu.

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Baca juga: 7 Lagu Pop Kemerdekaan untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

9. Rayuan Pulau Kelapa

Ilustrasi not lagu wajib nasional. Foto; Pixabay

Diciptakan oleh Ismail Marzuki, lagu ini menggambarkan betapa banyaknya keindahan alam Indonesia, seperti flora, fauna, kepulauan, hingga pantainya. Berikut lirik lagu “Rayuan Pulau Kelapa”:

Tanah airku Indonesia

Negeri elok amat kucinta

Tanah tumpah darahku yang mulia

Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur

Pulau kelapa yang amat subur

Pulau melati pujaan bangsa

Sejak dulu kala

Melambai lambai

Nyiur di pantai

Berbisik bisik

Raja Kelana

Memuja pulau

Nan indah permai

Tanah Airku

IndonesiaTanah airku Indonesia

Negeri elok amat kucinta

Tanah tumpah darahku yang mulia

Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur

Pulau kelapa yang amat subur

Pulau melati pujaan bangsa

Sejak dulu kala

Melambai lambai

Nyiur di pantai

Berbisik bisik

Raja Kelana

Memuja pulau

Nan indah permai

Tanah Airku

Indonesia

10. Bangun Pemudi Pemuda

Lirik lagu “Bangun Pemudi Pemuda” berisi pesan kepada pemuda pemudi Indonesia sebagai generasi muda untuk mengharumkan nama bangsa. Lagu ini diciptakan oleh Alfred Simanjuntak.

Bangun pemudi pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

Bertingkah laku halus hai putra negri

11. Tanah Airku

“Tanah Airku” adalah lagu wajib nasional yang diciptakan oleh Ibu Sud. Lagu ini menggambarkan keindahan alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Keindahan alam inilah yang akan selalu dirindukan oleh rakyat Indonesia sejauh apa pun mereka pergi ke negara lain.

Tanah air ku tidak kulupakan

Kan terkenang selama hidupku

Biarpun saya pergi jauh

Tidak kan hilang dari kalbu

Tanah ku yang kucintai

Engkau kuhargai

Walaupun banyak negeri kujalani

Yang masyhur permai dikata orang

Tetapi kampung dan rumahku

Di sanalah ku rasa senang

Tanah ku tak kulupakan

Engkau kubanggakan

Tanah ku yang kucintai

Engkau kuhargai

Kuhargai

12. Kebyar-Kebyar

Diciptakan oleh Gombloh, “Kebyar-Kebyar” menyiratkan semangat dan jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia. Berikut lirik lagunya:

Indonesia, merah darahku

Putih tulangku, bersatu dalam semangatmu

Indonesia, debar jantungku

Getar nadiku, berbaur dalam angan-anganmu

Kebyar-kebyar pelangi jingga

Indonesia, nada laguku

Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu

Kebyar-kebyar pelanggi jingga, wo

Biarpun bumi berguncang

Kau tetap Indonesiaku

Andaikan matahari terbit dari barat

Kau pun Indonesiaku

Tak sebilah pedang yang tajam

Dapat palingkan daku darimu

Kusingsingkan lengan

Rawe-rawe rantas

Malang-malang tuntas

Denganmu, wo

Hey!

Indonesia, merah darahku

Putih tulangku, bersatu dalam semangatmu

Indonesia, debar jantungku

Getar nadiku, derbaur dalam angan-anganmu

Kebyar-kebyar pelangi jingga, uh

Ah-ha-ha, ha-ha, uh!

merah darahku

(Putih tulangku) bersatu dalam semangatmu

(Indonesia, debar jantungku) hei, Indonesia

Getar nadiku, derbaur dalam angan-anganmu

nada laguku

Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu

Indonesia, (merah darahku)

(Putih tulangku) bersatu dalam semangatmu

In- (Indonesia), Indonesia, (debar jantungku)

Getar nadiku, (berbaur) dalam angan-anganmu

ah!

Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu

13. Satu Nusa Satu Bangsa

Lagu ciptaan Liberty Manik ini pertama kali diperdengarkan melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) di Yogyakarta pada tahun 1947. Lirik lagunya mengajak seluruh rakyat untuk menjaga persatuan Indonesia.

Satu nusa

Satu bangsa

Satu bahasa kita

Tanah air

Pasti jaya

Untuk Selama-lamanya

Indonesia pusaka

Indonesia tercinta

Nusa bangsa

Dan Bahasa

Kita bela bersama

14. Dari Sabang Sampai Merauke

Lagu “Dari Sabang Sampai Merauke” berisi ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar selalu mencintai semua wilayah kepulauan yang ada di Tanah Air. Salah satu lagu wajib nasional ini diciptakan oleh R. Suharjo.

Dari sabang sampai merauke

Berjajar pulau pulau

Sambung menyambung menjadi satu

Itulah indonesia

Indonesia tanah airku

Aku berjanji padamu

Menjunjung tanah airku

Tanah airku indonesia

Dari sabang sampai merauke

Berjajar pulau pulau

Sambung menyambung menjadi satu

Itulah indonesia

Indonesia tanah airku

Aku berjanji padamu

Menjunjung tanah airku

Tanah airku indonesia

15. Indonesia Tetap Merdeka

Lagu ini menyiratkan ungkapan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia atas kemerdekaan yang berhasil diraih. Diciptakan oleh Cornel Simanjuntak, lagu ini bisa diputar dalam rangka menyambut kemerdekaan Indonesia.

Sorak-sorak bergembira

Bergembira semua

Sudah bebas negeri kita

Indonesia merdeka

Indonesia merdeka

Republik indonesia

Itu lah hak milik kita

Untuk slama-lamanya

16. Syukur

Lagu “Syukur” diciptakan oleh H. Mutahar dan diperkenalkan ke publik pada Januari 1945. Seperti judulnya, lagu ini mengungkapkan rasa syukur rakyat Indonesia atas tercapainya kemerdekaan bangsa.

Dari yakinku teguh

Hati ikhlasku penuh

Akan karuniamu

Tanah air pusaka

Indonesia merdeka

Syukur aku sembahkan

KehadiratMu Tuhan

Dari yakinku teguh

Cinta ikhlasku penuh

Akan jasa usaha

Pahlawanku yang baka

Indonesia merdeka

Syukur aku hanjukkan

Ke bawah duli tuan

Dari yakinku teguh

Bakti ikhlasku penuh

Akan azas rukunmu

Pandu bangsa yang nyata

Indonesia merdeka

Syukur aku hanjukkan

Kehadapanmu tuan

(ADS)

Baca juga: Susunan Upacara 17 Agustus 2023 untuk Peringatan HUT ke-78 RI