Konten dari Pengguna

16 Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya bagi Tubuh

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat jahe untuk kesehatan. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat jahe untuk kesehatan. Foto: Pixabay.com

Tanaman jahe tak hanya bermanfaat sebagai bumbu makanan, tetapi juga kesehatan tubuh manusia. Terdapat banyak manfaat jahe untuk kesehatan tubuh yang sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala.

Melansir dari laman Healthline, jahe merupakan tanaman rimpang berbunga yang berasal dari Asia Tenggara. Tumbuhan herbal ini masih termasuk ke dalam keluarga tanaman rempah-rempah dari famili Zingiberaceae, seperti kunyit, lengkuas, dan kapulaga.

Salah satu manfaat dari tanaman jahe yang sudah terkenal adalah untuk menghangatkan tubuh di kala cuaca sedang dingin. Sebab itu, tidak heran jika jahe dikonsumsi sebagai minuman sehari-hari.

Manfaat Jahe untuk Kesehatan

Ilustrasi manfaat jahe untuk kesehatan. Foto: Pixabay.com

Lalu, apa manfaat jahe merah untuk kesehatan? Melansir dari laman Healthline, berikut ini manfaat jahe untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui:

1. Melindungi tubuh dari zat berbahaya

Tanaman jahe memiliki sejarah sebagai salah satu tanaman yang sering digunakan untuk berbagai pengobatan tradisional. Hal tersebut karena di dalam jahe terdapat kandungan gingerol yang merupakan senyawa bioaktif utama untuk pengobatan tubuh.

Senyawa tersebut memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat, sehingga berfungsi sebagai pencegah zat-zat berbahaya yang merusak sel-sel tubuh.

2. Menyembuhkan flu

Kandungan gingerol di dalam jahe juga memiliki manfaat untuk mencegah dan menyembuhkan flu yang dialami oleh manusia.

3. Menurunkan berat badan

Jahe memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi pada 2019 menyimpulkan bahwa kandungan di dalam jahe secara signifikan bisa mengurangi berat badan, rasio pinggang-pinggul, dan rasio pinggul pada seseorang yang kelebihan berat badan.

Kemudian, mengutip dari Healthline, sebuah studi pada 2016 yang meneliti 80 wanita obesitas menemukan bahwa jahe dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh dan kadar insulin darah yang berhubungan dengan obesitas.

4. Mengatasi peradangan sendi (osteoartritis)

Tidak hanya bermanfaat untuk obesitas, jahe juga bisa mengurangi rasa nyeri akibat penyakit peradangan sendi (osteoartritis). Kondisi peradangan sendi tersebut menyebabkan gejala, seperti nyeri dan kaku di bagian sendi.

5. Menurunkan gula darah

Kandungan dalam jahe memiliki sifat anti-diabetes, sehingga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula di dalam tubuh. Selain itu, tanaman herbal tersebut juga bisa meningkatkan hemoglobin A1c sebagai pengontrol gula darah jangka panjang.

6. Mengurangi nyeri haid

Ilustrasi manfaat jahe untuk kesehatan. Foto: Pixabay.com

Salah satu manfaat jahe sebagai pengobatan tradisional ialah untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri karena menstruasi. Sebuah studi pada 2009 membuktikan bahwa terdapat 150 wanita yang berhasil mengurangi nyeri haid dengan mengonsumsi jahe selama tiga hari pertama periode menstruasi.

7. Menurunkan kadar kolesterol

Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit berbahaya lain dalam tubuh. Sebuah penelitian pada 2018 yang dikutip dari Healthline menyimpulkan bahwa jahe bisa menurunkan kolesterol.

Peserta penelitian tersebut mengonsumsi lima gram bubuk jahe setiap harinya selama tiga bulan. Hasilnya, kolesterol peserta penelitian dapat menurun sebesar 17,4 persen selama periode tiga bulan.

8. Mencegah kanker

Kandungan gingerol dan fitonutrien dalam jahe bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Sifat anti-kanker ini ditemukan dalam jahe mentah yang bisa dikonsumsi secara langsung oleh manusia.

Selain mencegah pertumbuhan sel kanker, kandungan gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat pertumbuhan sel tumor.

9. Meningkatkan fungsi otak

Stres oksidatif merupakan kondisi stres yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan kerusakan sel dan jaringan dalam otak manusia.

Dalam jangka panjang, stres oksidatif ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti alzheimer, diabetes, dan penyakit jantung. Senyawa antioksidan dan bioaktif dalam jahe bisa bermanfaat untuk mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan fungsi otak.

10. Melawan infeksi dalam tubuh

Ekstrak jahe yang mengandung gingerol diketahui dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri, sehingga bisa menurunkan risiko infeksi dalam tubuh.

Apa Manfaat Minum Rebusan Air Jahe?

Ilustrasi manfaat minum air rebusan jahe. Foto: Pixabay.com

Menariknya, tanaman jahe bisa diolah dengan berbagai cara untuk pengobatan. Mulai dari dibuat sebagai minyak, dijadikan bubuk, bahkan hingga dibuat sebagai rebusan air jahe untuk dikonsumsi.

Rebusan air jahe menjadi alternatif yang sering dipilih masyarakat Indonesia. Selain karena mudah diolah, khasiat jahe juga cepat menyerap di dalam tubuh manusia melalui rebusan air jahe.

Lantas, apa manfaat minum rebusan air jahe untuk tubuh? Berikut ini penjabaran lengkapnya:

1. Mengobati mual

Melansir laman Healthline, dengan mengonsumsi rebusan air jahe, kebiasaan itu bisa membantu mengobati mual dan muntah yang sering terjadi pada pagi hari. Manfaat ini juga bisa dirasakan bagi ibu hamil dan pasien pasca-operasi yang sering mengalami mual.

2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Air rebusan jahe juga diketahui mampu memperkuat sistem kekebalan imun tubuh dari berbagai serangan virus dan bakteri.

3. Mengobati gangguan pencernaan

Kandungan fenolik dalam jahe berfungsi untuk mengobati gangguan pencernaan dan mencegah terjadinya kontraksi pada bagian perut. Jahe juga bisa membantu pengobatan gangguan pencernaan kronis yang kerap dikenal sebagai dispepsia fungsional.

4. Mengurangi rasa sakit

Melansir dari laman RS Islam Surabaya, mengonsumsi jahe setiap hari telah terbukti mampu mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh olahraga dan penyebab lainnya.

5. Membantu detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit

Khasiat jahe juga diketahui mampu memicu keluarnya keringat dalam tubuh (detoksifikasi) yang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati penyakit. Selain itu, jahe juga bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi kulit karena bakteri dan virus.

6. Melancarkan aliran darah

Apa manfaat minum air jahe sebelum tidur? Manfaat jahe yang bagus untuk kesehatan tubuh selanjutnya adalah melancarkan aliran darah. Kandungan gingerol dalam jahe bersifat antikoagulan yang dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Bolehkah Minum Air Jahe Setiap Hari?

Ilustrasi manfaat jahe untuk kesehatan. Foto: Pixabay.com

Melansir dari laman Healthline, secara umum minum jahe aman dan bisa dilakukan setiap hari. Namun idealnya, seseorang mengonsumsi jahe maksimal 4-5 gram saja setiap harinya.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari kandungan di dalam jahe, kamu juga perlu memastikan tubuh mendapat konsumsi makanan lain yang cukup. Hal ini berguna untuk menghindari penyakit mag yang dapat terjadi jika terlambat makan.

Efek Samping Konsumsi Jahe

Setelah mengetahui berbagai manfaat jahe untuk kesehatan tubuh, ada baiknya kamu juga memahami efek samping konsumsi jahe. Berikut ini efek samping konsumsi jahe secara berlebihan:

  1. Mag.

  2. Sakit perut.

  3. Rasa terbakar di mulut.

  4. Kelebihan gas di dalam tubuh.

  5. Diare.

(FNS)

Frequently Asked Question Section

Jahe dapat menyembuhkan penyakit apa saja?

chevron-down

Mengurangi rasa nyeri akibat penyakit peradangan sendi (osteoartritis), mengobati gangguan pencernaan, mencegah penyakit kulit, dan lainnya.

Apa manfaat minum rebusan air jahe?

chevron-down

Mengobati mual, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit, hingga membantu detoksifikasi.

Apa manfaat minum air jahe sebelum tidur?

chevron-down

Melancarkan aliran darah karena kandungan gingerol dalam jahe bersifat antikoagulan yang dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah.