Konten dari Pengguna

17 Lagu Daerah Jawa Timur beserta Maknanya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Timur. Foto: Unsplash/Anne Nygård
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Timur. Foto: Unsplash/Anne Nygård

Lagu daerah Jawa Timur mencerminkan tradisi dan adat istiadat yang diwariskan secara turun temurun. Dengan irama dan lirik yang unik, lagu-lagu ini menceritakan tentang sejarah, kehidupan sehari-hari, dan nilai-nilai yang dianut masyarakat Jawa Timur.

Dengan mempelajari dan melestarikan lagu-lagu daerah ini, dapat merasakan keindahan seni dan budaya Jawa Timur sekaligus menjaga warisan agar dikenal oleh generasi muda.

Daftar isi

Lagu Daerah Jawa Timur

Ilustrasi Lagu Daerah Jawa Timur. Foto: Unsplash/Anderson W Rangel

Jawa Timur, provinsi terbesar di Pulau Jawa, memiliki budaya yang beragam. Seperti bahasa, tari, pakaian dan lagu daerah Jawa Timur. Salah satu cara untuk melestarikan budaya Jawa Timur adalah dengan menyanyikan lagu-lagu daerah Jawa Timur.

Dikutip dari buku Lagu Daerah, Siti Rochani, (2012:13), lagu daerah adalah lagu yang memiliki ciri khas yang berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya.

1. Rek Ayo Rek

Lirik:

Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan,

Rek ayo rek rame rame bebarengan,

Mangan tahu jadhi campur nganggo timun,

Malam minggu gak apik dhigawa nglamun

Ngalor ngidul liwat took numpak motor,

Masih untung nyenggal nyenggol ati lega,

Sapa ngerti nasib awak lagi mujur,

Kenal anak e sing dodol rujak cingur

Ja dhipikir kon padha gak duwe sangu,

ja dhipikir angger padha gelem melu aku,

cah ayo cah sapa gelem melu aku,

cah ayo cah golek kenalan cah ayu

Makna lagu:

Lagu Rek Ayo Rek berkisah tentang keceriaan masa muda saat Sabtu malam tiba. Melalui lagu ini, penulis mengajak penonton untuk ikut menikmati dan merasakan semangat anak muda menghabiskan akhir pekan.

2. Gei' Bintang

Lirik:

Gai bintang alek gagar bulan

Pagaina janor koneng

Kaka elang alek sajan jau

Pajauna gan lon alon

Leya letes kembang kates tokca tokcer

Makna lagu:

Judul lagu ini memiliki arti menggapai bintang. Lagu berbahasa Madura ini hanya memiliki empat baris. Lagu ini bercerita tentang ritual meraih bintang di langit dengan menggunakan tiang yang terbuat dari kelapa kuning, tetapi yang didapat bulan.

3. Kembang Malathe

Lirik:

Kembang malathe pote

Beunah ro’om ngapencote

Gik buru e pettek deri taman sare

Ropana segger tor asre

Bennyak kembeng se sae

Tak seddep akadhi malate

Menangka kasogen kaator kapotre

Se seddep akadhi malathe

Makna lagu:

Kembang Malathe juga berasal dari daerah Madura. Lagu ini menggambarkan keindahan bunga melati dan merupakan bunga yang wanginya lebih harum dibandingkan bunga lainnya sehingga cocok dijadikan hadiah untuk orang yang disayangi.

4. Kerraban Sape

Lirik:

Saban taone madura latan te rame

Banya kelaban badana kerraban sape

Banya rang manca pada datang dari jau

Bade nenggu a kerraban sape madura

E eeee sape menggir duli menggir

E eeee sape menggir duli menggir

Makna lagu:

Lagu ini menceritakan tentang karapan sapi yang merupakan tradisi masyarakat Madura.

5. Lindri

Lirik:

Lindri adang telung kati lawuhe semayi

Adhitutul a mak telep lep

A dhiemplok plok a mak telep

Pacak gulu cingkring adhuh yayi sendal pancing

Adhuh dhangkrek krek adhuh dhangkrek krek

Makna lagu:

Lagu ini mengajarkan untuk selalu bersyukur. Hal ini ditunjukkan melalui bait yang menceritakan bahwa hanya dengan menanak nasi yang sedikit dengan lauk dari ampas kelapa, tetapi tetap mensyukuri nikmat pemberian Tuhan.

6. Jamuran

Lirik:

Jamuran ya ge ge thok

Jamu apa ya ge ge thok

Jamur gajih mberjijih sak ara-ara

Semprat-semprit Jamur apa

Makna lagu:

Lagu ini tidak mempunyai arti khusus tetapi lagu ini sering dinyanyikan sambil bermain permainan Jamuran, sehingga lagu ini mengajarkan keberuntungan dan kerjasama.

7. Grimis-Grimis

Lirik:

Grimis-grimis malem

Kemis ayo kemulan, ben aja kadhemen

Musime rendheng

rata rata kabeh ‘dha kadhemen

Ati lamis, ulat manis yen adhep-adhepan

Mesam mesem katon ayem ora nduwe dhendhem

Yen satriya terus terang

Aja seneng nyacat uwong yen saka mburine

Makna lagu:

Lagu Grimis-grimis berasal dari Banyuwangi. Lagu ini menjelaskan pentingnya hidup rukun antar manusia. Meskipun musim hujan telah berganti, tetap harus hidup rukun tanpa adanya rasa dendam.

8. Pa’ Kopa’ Eling

Lirik:

Pa’ kopa’ eling,

elingnga sakoranji,

eppa’na olle paparing,

ana’ tambang tao ngaji…

ngaji babana cabbi,

ka’angka’na sarabi potthon,

e cocco’ dhangdhang pote keba mole,

e cocco’ dhangdhang celleng keba melleng

Makna lagu:

Lagu ini berasal dari permainan anak-anak di Madura. Lirik lagu ini tentang salat teratur, puasa dan nasehat akhlak yang baik.

9. Tondu Mojang

Lirik:

Olle ollang paraona alla jere

olle ollang ala jere ka Madure

Olle ollang paraona alla jere

olle ollang alla jere ka Madure

Ngapote ka' wa lajere eta ngale

Reng majeng tan tona la pade mole

Mon tengguh deri ombek pajelena

Maseh benyak o angguh 'leh olehna

Duh mon a jeling odikna o reng majengan

A bental ombek sapok angen salanjengan

Lir sa a lir lir sa alir alir alir

gung, Lir sa alir lir sa alir alir alir gung

Makna lagu:

Lagu Madura ini bercerita tentang kehidupan para nelayan yang setiap hari menangkap ikan. Para nelayan ini menjalani kehidupan yang sulit karena harus berani menghadapi ombak di tengah lautan.

10. Tanjung Perak

Lirik:

Waktu terang bulan, udara bersinar terang

Teranglah sekali di kotalah Surabaya

Belum berapa lama saya duduk dengan bimbang

Datang kawan saya Pak Joni itu namanya

Mari mari mari kita pergi tanjung perak

Panggil satu taksi kita soraklah bersorak.. Taksi

Tanjung perak tepi laut

Siapa suka boleh ikut

Bawa gitar keroncong piul

Jangan lupa bawa anggur

Tanjung perak tepi laut

Makna lagu:

Lagu daerah Tanjung Perak yang menggambarkan cuaca di pelabuhan Tanjung Perak kota Surabaya. Pelabuhan ini merupakan tempat yang ramai sekaligus menjadi salah satu tempat aktivitas peti kemas di pulau Jawa.

11. Jembatan Merah

Lirik:

Jembatan merah sungguh gagah

berpagar gedung indah

Sepanjang hari yang melintasi

silih berganti

Mengenang susah hati patah

Ingat jaman berpisah

Kekasih pergi

Sehingga kini belum kembali

Biar Jembatan Merah

Andainya patah, akupun bersumpah

Akan kunanti dia di sini, bertemu lagi

Jembatan Merah

Sungguh gagah

Berpagar gedung indah

Sepanjang hari

Yang melintasi

Silih berganti

Mengenang susah hati patah

Ingat jaman berpisah

Kekasih pergi

Makna lagu:

Lagu keroncong ini berkisah tentang peristiwa pertempuran 10 November antara arek-arek Surabaya dengan Belanda. Lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang melepas kepergian kekasihnya untuk berjuang di medan pertempuran.

12. Lir-Saalir

Lirik:

Lir sa alir lir sa alir alir a lirghung

Lir sa alir lir sa alir alir a lirghung

Sapa neka se ngombhi’ tarnya’

Lengcelleng lebbha’ buwana

Sera dhika ka’ se andhi’ ana’

Ethengpantheng seddha’ robana

Makna lagu:

Lagu ini memberikan pesan bahwa setiap orang harus selalu berbuat sesuai kemampuannya seperti tidak memaksakan diri meniru atau berusaha mengungguli orang lain yang lebih memiliki kelebihan finansial dan materi.

13. Cublak-Cublak Suweng

Lirik:

Cublak-Cublak Suweng

Cublak cublak suweng,

Suwenge ting gelèntèr,

Mambu ketundhung gudèl…

Pak empong lera-léré,

Sapa ngguyu ndelikkaké,

Sir sir pong dhelé kopong,

Sir sir pong dhelé kopong…

Makna lagu:

Lagu ini memiliki makna untuk tidak rakus dengan harta dunia yang dimiliki. Karena sebanyak apapun harta yang dimiliki, belum tentu menjadi jaminan akan menemukan kebahagiaan.

14. Re Sere Penang

Lirik:

Re Sere Penang

Re-sere penang,

Penangnga penang jambe,

Maju kaka’ maju ale’,

Pa bagus tengkana, lako becce’,

Kalellan e ka’dinto

Makna lagu:

Lagu ini memiliki makna yang tidak kalah dalam. Berjudul ‘Re Sere Penang’, lagu ini berbicara tentang nilai-nilai kebaikan dan ajakan untuk berbuat baik. Karena perilaku baik akan menjadi bekal atau pedoman masa depan.

15. Set-Seset Maloko

Lirik:

Set-Seset Maloko

Set-seset maloko’

Iya tompe, iya bu’bu’

Tompena bagi ka mama’na

Bu’ bu’na bagi ka embu’na

Makna lagu:

Lagu ini bercerita tentang pergantian musim dari hujan ke kemarau.

16. Ker Tanoker

Lirik:

Ker-tanoker, dimma bara’ dimma temor

Ker-tanoker, sapa nyapa kaadha’ lanjang omor

Ker-tanoker jambuna massa’ saseba’

Ker-tanoker lagguna nyapa kaadha’

Ker-tanoker jambuna massa’ sapennay

Ker-tanoker lagguna nyapa e songay

Ker-tanoker jambuna massa’ sacorong

Ker-tanoker lagguna nyapa e lorong

Ker-tanoker jambuna massa’ pagar

Ker-tanoker lagguna nyapa e langgar’

Makna lagu:

Lagu Ker Tanoker mempunyai sejarah yang unik. Pasalnya, lagu Jawa Timur ini biasa dinyanyikan saat terjadi perselisihan antara dua orang anak.

Di Jawa Timur, 'tanoker' artinya kepompong. Ketika ada anak yang berselisih tetapi ingin mengajak temannya bermain, ia pun mencari tanoker. Hal itu akan mendorong temannya untuk ikut mencari tanoker.

Setelah mendapatkan tanoker, mereka akan menyanyikan lagu Ker Tanoker secara bersahutan. Usai lagu selesai, mereka akan bermain dan bertegur sapa kembali.

17. Jan Anjin

Lirik:

Jan anjin lang kocipla’ lan koceblung

Ngala’ aéng badai bagung

Kapandiya jaga tedhung

Ta’ cipla’ ciblung

Makna lagu:

Makna lagu Jan Anjin yakni wejangan kepada anak-anak agar selalu hidup sehat. Pasalnya, kesehatan tak hanya didapat dari makanan yang teratur dan bergizi. Lebih dari itu, kesehatan bisa didapat dengan cara mandi teratur setiap hari.

Baca Juga: 15 Contoh Alat Musik Ritmis yang Modern dan Tradisional

Dengan mengatahui lagu daerah Jawa Timur menjadi cara yang tepat untuk melestarikan budaya asli Indonesia. (glg)