Konten dari Pengguna

2 Contoh Susunan Apel Hari Pramuka Lengkap, dari Awal hingga Akhir

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Susunan Apel Hari Pramuka. Unsplash/Septian Akbar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Susunan Apel Hari Pramuka. Unsplash/Septian Akbar

Hari Pramuka merupakan hari besar nasional di Indonesia. Layaknya hari besar, masyarakat Indonesia kerap melaksanakan berbagai kegiatan pada Hari Pramuka. Salah satu contoh adalah melakukan peringatan sesuai susunan apel Hari Pramuka.

Apel merupakan kegiatan yang mirip dengan upacara. Namun, apel sering kali lebih bersifat singkat serta khusus. Sifat khusus tersebut dapat terjadi karena kegiatan apel fokus pada tujuan praktis dan internal tidak seperti upacara yang bersifat umum serta luas.

2 Contoh Susunan Apel Hari Pramuka

Ilustrasi Susunan Apel Hari Pramuka. Unsplash/Husniati Salma

Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang telah berada di Indonesia sejak puluhan tahun silam. Indonesia memperingati Hari Pramuka setiap tanggal 14 Agustus. Tanggal tersebut mengacu pada sejarah.

Dikutip dari buku Scout Book: Materi Lengkap Pramuka karya Sutoto dan Hermanto (2018: 11), gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang penting di Indonesia.

Salah satu kegiatan pada Hari Pramuka adalah apel. Susunan apel Hari Pramuka dapat memiliki rangkaian yang beragam, misalnya tergantung dari tingkatan atau golongan Pramuka. Berikut adalah dua contoh susunannya.

1. Contoh Susunan yang Pertama

Contoh susunan apel jika peserta merupakan Pramuka Siaga, yaitu:

  1. Peserta apel memasuki lapangan upacara dan barisan disiapkan.

  2. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara dan mengambil alih pasukan.

  3. Pembina upacara memasuki lapangan upacara.

  4. Pemimpin upacara memimpin penghormatan kepada pembina upacara.

  5. Pemimpin upacara melaporkan kepada pembina upacara bahwa apel akan dimulai.

  6. Pembacaan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka.

  7. Menyanyikan “Hymne Pramuka”.

  8. Pembina upacara menyampaikan amanat upacara.

  9. Pemimpin upacara melaporkan kepada pembina upacara bahwa apel telah selesai.

  10. Pemimpin upacara kembali melakukan penghormatan kepada pembina upacaara.

  11. Pembina upacara kembali ke tempat.

  12. Pemimpin upacara kembali ke tempat.

  13. Pemimpin masing-masing membubarkan barisan.

2. Contoh Susunan yang Kedua

Contoh susunan apel jika peserta merupakan Pramuka Penggalang, yaitu:

  1. Peserta apel memasuki lapangan upacara dan barisan disiapkan.

  2. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara dan mengambil alih pasukan.

  3. Pembina upacara memasuki lapangan upacara.

  4. Pemimpin upacara memimpin penghormatan kepada pembina upacara.

  5. Pemimpin upacara melaporkan kepada pembina upacara bahwa apel akan dimulai.

  6. Pembacaan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka.

  7. Menyanyikan “Hymne Pramuka”.

  8. Pembina upacara menyampaikan amanat upacara.

  9. Pembina upacara membaca doa.

  10. Pemimpin upacara melaporkan kepada pembina upacara bahwa apel telah selesai.

  11. Pemimpin upacara kembali melakukan penghormatan kepada pembina upacaara.

  12. Pembina upacara kembali ke tempat.

  13. Pemimpin upacara kembali ke tempat.

  14. Pemimpin masing-masing membubarkan barisan.

Baca juga: 10 Pertanyaan untuk Debat Calon Ketua OSIS yang Menarik dan Relevan

Susunan apel Hari Pramuka dalam uraian di atas hanya contoh, bukan acuan mutlak. Anggota Pramuka perlu melakukan diskusi serta mengacu pada peraturan terbaru untuk melaksanakan beragam kegiatan, baik apel maupun upacara. (AA)