Konten dari Pengguna

20 Contoh Syair Pendidikan dengan Berbagai Tema

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh syair pendidikan. Foto: unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh syair pendidikan. Foto: unsplash.com.

Daftar isi

Contoh syair pendidikan dapat ditemukan di berbagai buku sastra kuno melayu dan beberapa buku sastra modern. Syair menjadi salah satu karya sastra lama yang memberikan andil yang besar dalam pendidikan. bimbingan, dan kebudayaan masyarakat Indonesia.

Mengutip buku Pendidikan Saggar Bahasa dan Sastra oleh Edy Siuprayitno dan Ahmad Riynaldy, syair berasal dari Kesusastraan Arab yang dibawa oleh pedagang Persia pada abad ke-13. Sastra lama ini tumbuh di masyarakat seiring masuknya Islam ke Nusantara.

Sama halnya seperti pantun dan gurindam, syair terdiri dari empat baris setiap bait dan bersajak a-a-a-a. Setiap baris terdiri dari 8-14 suku kata dengan setiap barisnya adalah isi. Bahasa yang digunakan biasanya berupa bahasa kiasan.

Kumpulan Contoh Syair Pendidikan

Ilustrasi contoh syair pendidikan. Foto: pexels.com.

Syair terbagi menjadi berbagai macam jenis. Salah satu yang digunakan untuk membangun kebudayaan Indonesia adalah syair pendidikan.

Mengutip buku berjudul Mengenal Lebih dekat oleh Sri Khairani Lubis, Supriadi, dan Rafika Rahmaini, syair pendidikan ialah syair non-naratif.

Jenis syair ini mengandung pesan-pesan mengenai dunia pendidikan. Mulai dari kualitas pendidikan, sistem pengajaran dan aneka hal lain yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Berikut di bawah ini beberapa contoh syair pendidikan yang bisa disimak.

Syair tentang Menuntut Ilmu ke Sekolah

Masih dari sumber yang sama, berikut contoh syair pendidikan yang dapat dipelajari:

Dengarlah para anak muda

Rajinlah belajar sepanjang masa

Ilmu itu tak akan habis dieja

Untuk bekal sepanjang usia

Ayo ke sekolah tak perlu malas

Belajar yang rajib di masing-masing kelas

Jaga sikap jangan jadi orang culas

Jangan biarkan hati berubah keras

Ke sekolah luruskan niatmu

Tekadkan hati mencari ilmu

Tak ada rugi belajar tiap waktu

Supaya baik masa depanmu

Jika kamu memiliki mimpi

Datanglah untuk belajar di sini

Bisa jadi bekal untuk diri

Pasti akan berguna di masa nanti

Ilmu akan membuatmu terjaga

Dari suramnya waktu serta masa

Cemerlang nantinya akan senantiasa

Menyinarimu saat masa dewasa

Dunia sekarang begitu maju

Jadikan ilmu sebagai pegangan

Sebagai benteng agar tidak tertipu

Sehingga hidup penuh kebahagiaan

Tuntut ilmu tanpa rasa jemu

Tak perlu khawatir akan rugi waktu

Pelajaran akan bermanfaat buatmu

Tuntun hidup jadi bahagia selalu

Syair tentang Menuntut Ilmu Agama

Berikut syair tentang wajib menuntut ilmu dikutip dari buku dengan judul Seni Tutur Madihin: Ekspresi Bahasa dan Sastra Banjar oleh Abdul Salam:

Aaaa…aaaaa…aaaa…wan

Dengarakan dangsanak samuanya

Menuntut ilmu itu wajib hukumnya

Jangan kada ingat lawan pengamalannya

Ilmuwan amal itu sama pentingnya

Aaaa…aaaa..aaaa…wan

Dengarkan saudara semunnya

Menuntut ilmu itu wajib hukumnya

Janganlah lupa dengan pengamalannya

Ilmu dan amal itu sama pentingnya.

Iiiilmuuuu….uuu …. Aaa….wan

Wajib dituntut itu ilmu agama

Baik nang anum apalagi nang tuha

Supaya amal samuanya baguna

Amalnya baik pahala jadi sampurna

Iiiilmuuu….uuu….aaaa….wan

Wajib dituntut ilmu agama

Baik yang muda apalagi yang tua

Supaya amal semuanya berguna

Amalnya baik pahala jadi sempurna

Syair Tentang Guru

Berikut ini syair tentang guru yang berisi pujian dan ungkapan terima kasih atas jasa-jasanya yang dikutip dari buku Mengenal Lebih dekat oleh Sri Khairani Lubis, Supriadi, dan Rafika Rahmaini.

Kau mengajarku dengan sabar

Merubah kami jadi pintar

Bunga ilmu jadi makin mekar

Namun tetap ingat akan akar

Kami sering memberi duri

Pada ketulusan yang kau beri

Niat tetap ajar kami akhlak tepuji

Hingga sadar salah diri kami

Sedikitpun aku tak tahu

Alangkah congkaknya diriku

Berani mencampakkan ilmu

Yang kau sampaikan segenap kalbu

Wahai guru terima kasih lagi

Ajar kami bagaimana hidup nanti

Doakan kesuksesan tiap langkah kami

Dengan keikhlasan menyelimuti hati

Syair Tentang Gedung Sekolah

Dikutip dari buku Pasti Biasa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTS Kelas VII oleh Tim Ganesha Operation, berikut contoh syair pendidikan tentang gedung sekolah yang dapat disimak:

Gedung ini sudah tua

Tapi jangan dikira renta

Datanglah untuk bermimpi dan berasa

Tentang Gelora masa muda

Jika kamu punya mimpi

Datanglah belajar di sini

Sebagai bekal untuk diri

Hadapi kerasnya masa nanti

Gedung tua ini sekolahmu

Sekolah untuk menuntut ilmu

Belajar giat bersama guru

Untuk pengetahuan yang baru.

Syair Tentang Seorang Guru

Dikutip dari buku Kumpulan Puisi Satire Pendidikan Oleh Samsul Hadi, berikut syair tentang seorang guru yang bisa dipelajari dengan judul Aku Adalah Guru.

Aku adalah guru

Akan kumulai dari diriku

Dirimu bukan diriku

Ku tak mau kau bentuk diriku

Aku adalah guru

Ingin digugu dan ditiru

Oleh diriku Oleh istriku

Oleh anakku oleh muridku

Akan kugurui pikiranku

Agar dapat tunduk pasarah kepada-Mu

Akan kugurui hatiku

Agar dapat merasakan lembutnya anugerah-Mu

Akan kugurui Mulutku

Agar dapat berbicara lembut sesuai firman-Mu

Akan kugurui telingaku

Agar senantiasa mendengar syair firman-Mu

Akan kugurui hidungku

Agar dapat mencium harumnya Rahmat-mu

Akan kugurui tanganku

Agar dapat meraih kebaikan-Mu

Akan kugurui kemaluanku

Agar dapat terhindar dari nafus setan-Mu

Akan kugurui perutku

Agar hanya memakan rezeki halal-Mu

Syair Tentang Wali Murid

Masih dari sumber yang sama, berikut syair tentang wali murid yang dapat disimak berjudul Pesan Tak terucap Wali Murid:

Kutitipkan anakku wahai para guru

Kan kutunaikan kewajibanku

Kau didik anakku wahai para guru

Kan kutagih kewajibanmu

Ajarkan anakku sejuta ilmu wahai guru

Kutunggu kepiawaian dan kehebatan anakku

Ku bentuk akhlakul karimah anakku

Kutunggu kelembutan dan kesejukan hati anakku

Kau ajari anakku taat yang hebat

Kutunggu kelas menjadi pejabat

Kau ajari anakku rajin salat

Agar anakku selamat dunia akhirat

Kau ajari anakku taat aturan

Agar anakku peka dan tinggi toleran

Kau ajari anakku tentang hukum dan aturan

Agar kelak menjadi anak yang taat aturan

Baca Juga: Pengertian Syair, Jenis, dan Ciri-cirinya

Contoh Syair Pendidikan Satu Bait

Ilustrasi contoh syair pendidikan satu bait. Foto: pexels.com.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut kumpulan syair pendidikan satu bait yang dapat dipelajari:

Syair 1

Ingatlah ini ananda

Rajinlah belajar sepanjang masa

Karena ilmu tiada habisnya

Sampai kau tutup usia.

Syair 2

Ke sekolah luruskan niatmu

Tekadkan hati mencari ilmu

Tak ada rugi belajar tiap waktu

Supaya baik masa depanmu

Syair 3

Ilmu adalah karunia-Nya

Amalkan semampu yang kau bisa

Agar tak sia-sia

Segala pemberian-Nya

Syair 4

Kita saja yang masih kurang

Belajar juga masih jarang

Masih suka berbuat curang

Akhirnya jadi terbelakang

Syair 5

Pendidikan udah dibuat pilar,

agar jadi bangsa nan besar,

tapi masalahnya tak kelar-kelar,

bak benang kusut berpusar-pusar

Syair 6

Dunia sekarang begitu maju

Jadikan ilmu sebagai pegangan

Sebagai benteng agar tidak tertipu

Sehingga hidup penuh kebahagiaan

Syair 7

Dahulu kita bangsa yang hebat,

guru dikirim ke negeri hang jebat,

kini faktanya udah terjulat,

anak negeriku kesana meloncat

Syair 8

Ilmu akan membuatmu terjaga

Dari suramnya waktu serta masa

Cemerlang nantinya akan senantiasa

Menyinarimu saat masa dewasa

Syair 9

Guru saat ini kenakan dasi,

duitnya banyak dari sertifikasi,

bahkan ada bermercedes classi,

penuh pula kantong berisi

Syair 10

Dengarlah para anak muda

Rajinlah belajar sepanjang masa

Ilmu itu tak akan habis dieja

Untuk bekal sepanjang usia

Syair 11

Apa tanda Melayu Jati

Belajarnya tekun sampai mati

Apa tanda Melayu Jati

Belajar dengan sepenuh hati

Syair 12

Wahai Ananda harapan bunda

Tuntutlah ilmu selagi muda

Carilah guru di mana saja

Supaya hidupmu tiada sia-sia

Syair 13

Wahai Ananda seri permata

Tuntutlah ilmu didesai di kota

Manfaatnya besar tiada terhingga

Dunia Akhira dirimu terpelihara

Syair 14

Bertuah parang karena hulunya

Hulu dikepal elok terasa

Bertuah orang karena ilmunya

Ilmu diamalkan hidup Sentosa

Syair 15

Apalah tanda kayu meranti

Apalah rampak melamabai angin

Apalah tanda melayu sejati

Ilmunya banyak belajarnya rajin

Unsur Instrinsik dan Ekstriksik Syair

Ilustrasi unsur syair. Foto: pexels.com.

Setelah mengetahui berbagai contoh syair pendidikan, Anda juga perlu paham tentang unsur-unsur yang ada dalam sebuah syair.

Menyadur dari buku Bahasa Indonesia, Bahasa Kebanggaanku karya Liana Rachman, unsur syair terdiri dari intrinsik dan ekstrinsik. Berikut penjelasannya:

Unsur Intriksi Syair

  • Tema: Ide yang ingin penyair sampaikan melalui isi karya.

  • Perasaan: Sesuatu yang ingin diutarakan oleh penyair.

  • Nada: intonasi atau penekanan dalam isi syair yang bisa berupa ejekan, candaan, nasihat, kritik, dan lainnya.

  • Amanat: Pesan yang ingin disampaikan penyair pada tiap pembaca.

Unsur Ekstrinsik Syair

  • Latar belakang penyair.

  • Pendidikan penyair.

  • Latar belakang dan budaya.

  • Adat dan kebiasaan masyarakat setempat.

(IPT)