250 Contoh Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 13 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran bahasa Indonesia terdapat banyak materi yang harus dikuasai oleh pelajar dengan baik. Salah satu materi belajar tersebut adalah pengertian kalimat langsung dan contoh kalimat langsung dalam bahasa Indonesia.
Kalimat yang sering dijumpai pada teks percakapan atau teks drama adalah kalimat langsung. Sebaliknya, kalimat tidak langsung berupa hasil kutipan ucapan seseorang yang dimuat dalam bentuk kalimat berita. Kalimat tersebut mudah dijumpai dalam suatu bacaan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Kalimat Langsung
Mengutip dari buku Be Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi dkk., (hal:41), kalimat langsung dalam bahasa Indonesia merupakan kalimat yang memuat peristiwa atau kejadian dari sumber lain dengan langsung menirukan, mengutip atau mengulang.
Berdasarkan cara penulisannya kalimat langsung dapat ditulis dengan menggunakan tanda kutip dua ("..."), Intonasi bagian yang dikutip lebih tinggi daripada bagian lainnya, sedangkan kalimat tidak langsung tidak perlu ditulis dengan menggunakan tanda kutip dua.
250 Contoh Kalimat Langsung
Contoh kalimat langsung perlu diperhatikan dengan baik oleh pelajar, dan dapat diketahui berdasarkan cara pengucapan maupun cara penulisannya. Berikut di antaranya:
"Saya tidak mau ikut ke sana", kata Rani dengan nada kesal.
Pak Toni berkata, "Besok kita akan mengadakan rapat penting".
"Selamat pagi, Bu. Apa kabar?" sapa murid kepada ibu gurunya.
"Aku suka sekali lagu ini," ujar Lina sambil bernyanyi.
"Hati-hati di jalan, ya," pesan ibu kepada anaknya.
Kata ibu kepada anaknya, "Hati-hati di jalan, ya."
"Kemarin Fania pergi ke Bandung," kata Farah.
Farah berkata, "Kemarin Fania pergi ke Bandung."
“Mau ke mana kalian hari ini?” tanya Lina.
Lina bertanya, “Mau ke mana kalian hari ini?”
“Kamu memang anak yang baik,” kata Ibu kepada anaknya.
Lina berkata, “Aku nanti sore akan pergi ke taman.”
Budi bertanya, "Apakah besok ada ujian?”
"Apakah besok ada ujian?”, tanya Budi.
Alex berkata, “Aku harus kembali tepat waktu.”
“Kami sudah menetapkan 3 orang tersangka,” kata polisi.
Ibu menyuruh, “Bersihkan kamarmu sekarang!”
“Aku sangat bersyukur,” katanya, “mudah-mudahan keluarga kita akan selalu seperti ini.”
“Tunggu!” teriak polisi, “lebih baik kita selidiki dahulu masalahnya.”
Raja berkata kepada pengawalnya, “Suruh kedua wanita itu menghadapku!”
Lila berkata, “Kapan aku bisa pergi ke Bali?”
“Kapan aku bisa pergi ke Bali?”, kata Lila.
“Kapan buku fisikaku akan kamu kembalikan?” tanya Risa kepada Lina.
“Ayah, tolong belikan aku sepatu baru," pinta Randi kepada ayahnya.
Komandan pasukan memerintahkan, " Bawa seluruh perlengkapan tempur!"
Panitia meminta kepada peserta, "Kami mohon semuanya tenang dan sabar menunggu giliran!"
Bu Guru bertanya, “Di antara kalian, siapa yang bercita-cita ingin menjadi dokter?”
”Belikan saya baju baru!“ pinta Tria.
”Saya akan datang nanti malam,“ kata Hamid.
Hamid berkata, ”Saya akan datang nanti malam.“
Dani mengatakan,” Tolong bantu saya menyelesaikan tugas ini!”
Paman mengatakan,” Pulanglah kalian secepatnya sebab sebentar lagi hujan turun.”
Ketua Osis mengatakan,” Terima kasih atas sambutan kalian terhadap acara kami.”
Andi : "Apakah kamu bersedia mengikuti acara reuni Angkatan kita?"
Kepala Desa berkata, “Korban telah ditemukan oleh salah satu warga kemarin pada pukul 6 pagi.”
Selma : "Saya bersedia, tetapi harus meminta izin terlebih dahulu kepada orang tua."
“Tersangka sudah ditangkap kemarin di kediaman rumahnya”, ujar Kapolsek Banyuwangi.
Salah satu warga Kampung Mekar berujar, “Maling itu masuk ke rumah Pak Budi pada pukul 10 malam.”
Egi selaku warga RT 01 berkata, “Korban ditemukan dengan penuh luka di pinggir sawah.”
Penjual: “Selamat siang. Mau mencari apa, mbak?”
“Korban telah dibawa ke dinas terkait untuk pendampingan lebih lanjut.”, ujar AKBP Purnawan.
“Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka.”, kata Kapolresta Bandung.
Pak Ari sebagai Ketua RW 03 berkata, “Warga kami telah melakukan ronda malam agar kejadian ini tak terulang lagi.”
Bupati Malang berujar, “Saat ini sedang diadakan program untuk meningkatkan kesejahteraan desa.”
“Mulai besok peraturan akan berlaku.”, ujar Kepala Sekolah.
“Saya akan segera tindak lanjuti laporan ini”, kata Kapolsek tersebut.
Penumpang: “Bang, ke Pasar Panjang berapa?”
“Bang, ke Pasar Panjang berapa?”, tanya penumpang.
Ayah berkata-kata, " Saya akan pergi ke Bali hari Senin depan."
Ibu berkata, "Nak, makan siangnya sudah siap."
Doni berkata, “Indahnya pemandangan pantai itu.”
“Indahnya pemandangan pantai itu”, kata Doni.
“Tolong segera kerjakan soal ini!” kata Bu guru kepada muridnya.
“Turnamen ini diselenggarakan selama tiga hari,” ujar ketua panitia di acara itu.
Kata ayah saya, “Kita harus selalu bersama dalam hidup ini.”
“Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan, Andi?” tanya Hesti.
“Ayo, pergi memancing!” ajak Ali.
“Ibu rita mengatakan terhadap ku “Tolong ambilkan saya obat itu.”
“Kamu ialah anak yang pintar.” kata ayah terhadap anaknya.
“Jangan bermain di tempat kotor.” kata bunda itu terhadap anaknya.
“Tolong bukakan botol ini.” suruh Lina terhadap Andi.
“Jangan berisik disini sedang ada ujian.” Teriak Pak Guru terhadap anak itu.
“Kemungkinan harga BBM bakal meningkat tahun ini.” jelas Pak Menteri.
“Saya bakal menggratiskan anggaran pendidikan.” teriak Caleg itu berjanji terhadap warga.
“Saya sudah tidak kuat lagi dengan penyakit ini.” kata Toni kepadaku.
“Kali ini langit tampak begitu cerah & enak dipandang.” jelas Rina kepadaku.
Rina mengatakan, “Panas sekali cuaca kali ini”.
“Tolong ambilkan air putih!” kata Bunda terhadap Rani.
Bunda berkata terhadap Rani, “Tolong ambilkan air putih!”
“Kamu haruslah isitirahat yang lumayan & jangan dulu keluar rumah selagi kemarin hari,” kata dokter kepadaku.
Toni berkata, “Kamu harus pergi ke rumah sakit.”
“Kamu harus pergi ke rumah sakit.” kata Toni.
Ayah berkata, “Biarkan kucing itu tidur di luar.”
Dia berkata, “Aku tidak butuh bantuanmu.”
Nenek berkata padaku, “Patuhilah perintah ibumu.”
Wanita itu berkata, “tunjukkan aku jalan ke Desa Sukajati.”
“Tolong tunjukkan aku jalan ke Desa Sukajati.” kata wanita itu kepadaku.
"Aduh, kakimu terluka tidak parah, kan?" cemas Ibu kepada anaknya.
"Aku akan pergi ke sekolah besok pagi," ujar Rudi kepada ibunya.
"Aku ingin makan makso untuk makan malam," kata Sarah kepada temannya.
"Aku ingin menjadi dokter di masa depan," ujar Irfan dengan penuh semangat.
"Aku sangat marah padamu!" ucap Rina kesal kepada pacarnya.
"Andi adalah pemain basket terbaik di tim kita," puji pelatih kepada Budi.
"Apa kabar?" tanya Andi kepada temannya.
Andi bertanya kepada temannya, "Apa kabar?"
"Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Andi kepada temannya.
Andi bertanya kepada temannya, "Apa yang sedang kamu pikirkan?"
"Apa yang terjadi di sini?" tanya Polisi kepada saksi mata.
"Apakah kamu ingin makan siang bersamaku?" ajak Rani kepada temannya.
"Apakah kamu mau pergi ke bioskop bersamaku?" tanya Dito kepada Rina.
Dito bertanya kepada Rina, "Apakah kamu mau pergi ke bioskop bersamaku?"
"Apakah kamu sudah makan siang?" tanya ibu kepada anaknya.
Ibu bertanya kepada anaknya, "Apakah kamu sudah makan siang?"
"Apakah kamu suka musik rock atau pop?" tanya Tina kepada Luna.
Tina bertanya kepada Luna, "Apakah kamu suka musik rock atau pop?"
"Ayo kita belajar bersama-sama," ajak Guru kepada murid-muridnya.
"Ayo kita bermain di taman," ajak Adit kepada adiknya.
Adit berkata, "Ayo kita bermain di taman."
"Ayo kita pergi ke museum bersama-sama," ajak guru kepada murid-muridnya.
"Bangunlah, sudah pagi," seru ibu kepada anaknya.
"Hari ini cuaca sangat panas sekali," komentar Bagus kepada temannya.
Presiden menegaskan, “Siapa saja yang melanggar hukum harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.”
Ayah menyuruh, “Antarkan bingkisan ini ke rumah paman yaa!”
“Kapan-kapan kalau ada waktu jangan lupa mampir ke rumah nenek yaa.”, pinta nenek.
“Dimana letak topi merahku ya?”, tanya Indri kepada kakaknya.
"Bibi baru saja berangkat ke Pontianak," ujar Fela.
"Kapan kamu akan pulang dari Jakarta?" tanya ayah kepada Erlene.
"Ayo, bersiap-siap!" ujar Ibu.
Bu Eka berkata, "Anak-anak, jangan lupa kumpulkan tugas Matematika besok pagi di ruang guru!"
"Ayo anak-anak, berbaris dengan rapi, ya," ucap Pak Guru.
"Dek, dipanggil Ibu," kata Adel, "disuruh beli makanan."
Kakak berkata, “Adek harus rajin belajar supaya pintar ya.”
“Adek harus rajin belajar supaya pintar ya.” kata kakak kepada adeknya.
Kata Bima, ”Tolong bantu aku angkat meja ini ke depan sana.”
“Jangan bergerak!” gertak polisi kepada pencuri itu.
Kata Luna, “Bisma akan membersihkan jendela rumah besok lusa.”
“Ida, kamu dipanggil Bu Heni”, kata Clara kepada temannya.
“Sudah kuduga, pada akhirnya akan seperti ini.” bisik Tina.
“Tolong ambilkan pulpen di kamarku yaa!” kata Vina.
Vina berkata, “Tolong ambilkan pulpen di kamarku yaa!”
“Besok pagi aku akan berangkat ke Jakarta.”, kata Aldho.
“Jangan macam-macam sama kami, kalau bikin masalah akan kuhajar kalian”, teriak preman itu pada warga.
“Kerjakan semua pekerjaan hari ini, jangan sampai lupa!”, perintah bos kepada anak buahnya.
Tina pun berbisik, “Sudah kuduga, pada akhirnya akan seperti ini.”
Bisma berkata, “Semoga besok aku dapat nilai bagus di ujian matematika.”
“Kapan kamu akan membersihkan kamarmu?”, kata ibu kepada Doni.
Rahmat mengatakan, “Setiap hari selalu nonton makan ini, lama-lama jadi bosan.”
Toni bertanya pada gurunya, “Bagaimana cara menjawab pertanyaan ini?”
Citra mengatakan, "Kak, ayo kita berangkat sekolah sekarang!"
"Di mana kamu membeli celana ini?" tanya Wisnu kepada Rahmat.
“Setiap hari selalu nonton makan ini, lama-lama jadi bosan.” kata Bisma
Bisma bertanya kepada Rahmat, "Di mana kamu membeli tas ini?"
"Tolong kecilkan volume radio itu!" pinta Ismi.
Kata Ismi, "Tolong kecilkan volume radio itu!"
"Kita harus selalu menjaga kebersihan lingkungan!" kata Hera.
"Slamet membawa makanan ini untuk kita," ujar Dono.
Hera mengatakan, "Bunga ini akan ditanam di pot."
"Bunga ini akan ditanam di pot." kata Hera
Wulan berbisik, "Kita akan mengepel kelas ini".
"Aku sudah sampai di depan rumahmu," ujar Firman kepadaku.
Dokter berkata, "Kamu harus menjalankan gaya hidup sehat mulai sekarang”
"Kamu harus menjalankan gaya hidup sehat mulai sekarang” kata dokter kepadaku.
"Rencananya, kapan kamu akan mengunjungiku di Jakarta?" tanya Dina kepada Andre.
Raihan berkata, “Cuaca hari ini sangat terik dan panas.”
“Cuaca hari ini sangat terik dan panas.” kata Raihan.
“Tolong ambilkan kardus di atas lemari itu, ya.” kata Ibu kepada Tania.
Sinta bertanya, “Kapan kita pergi?”
“Kapan kita pergi?” tanya Sinta.
Ibu itu menasihati anaknya, “Jangan lupa istirahat, Nak!”
“Jangan lupa istirahat, Nak!” kata ibu kepada anaknya.
“Besok pagi,” katanya, “mereka akan berangkat.”
“Najwa akan pulang nanti malam,” Hani memberi kabar.
Diah berkata, “Aku tidak akan pulang hari ini. Besok aku beri kabar lagi.”
Egi: “Salsa, pulang sekolah kita ke makan bersama yuk”
Salsa: “Aku mau pergi bersama Riffa ke toko buku”
“Ayo cepat!” teriak Najwa, “nanti mobilnya keburu berangkat.”
“Ketemu!” teriak Lila dari bawah, “Riri, kuncinya sudah ketemu!”
“Ibu pulang?” tanya Wawan.
Wawan berseru, “Ayah pulang!”
Indra menyuruh, “Bukakan jendela itu supaya tidak panas!”
Kakak berteriak, “Adik, cepat makan!”.
“Kemarin Fira mengerjakan tugas kelompok bersama”, kata Fikri.
“Aku suka sekali menonton Drakor,” ujar Tia.
“Mengapa ban sepedamu kempes?” tanya ayah kepada Hedi.
“Ayo, bersiap-siap pergi!” ujar Paman.
Kakak bertanya, “Bu, apakah kita akan pergi ke Surabaya pekan ini?”
Bu Guru berkata, “Anak-anak, jangan lupa membawa bekal besok!”
Sasa mengatakan, “Aku menangis karena menonton film itu.”
“Aku menangis karena menonton film itu.” kata Sasa.
“Apa yang kamu lakukan saat akhir pekan?” tanya Helmi.
“Di mana kamu membeli tas ini?” tanya Fina kepada Monik.
Fina berkata, “Di mana kamu membeli tas ini?”
“Dia tidak masuk kerja hari ini karena sakit,” kata Denis.
"Ayah baru saja berangkat ke kantor," ujar Tina.
"Dina tidak bisa pulang kampung karena sedang ada wabah," ujar ibunya.
Adi: "Alhamdulillah, kita berempat dapat lulus dengan nilai yang baik.
"Semua ini karena kita selalu belajar bersama dengan giat." Kata Tina kepada teman-temannya.
Dia berkata, "Saya senang bertemu denganmu!"
"Saya senang bertemu denganmu!", kata Beni.
Ayah bertanya, "Bagaimana hari sekolahmu?"
"Guru berkata kepada murid-murid, 'Silakan duduk dan mulai belajar.'"
Ani menyapa temannya, "Hai, apa kabar?'"
"Saya akan datang ke pesta ulang tahunmu," kata Rini.
"Mohon maaf, saya tidak bisa datang," ucap Budi.
Kata Budi, "Mohon maaf, saya tidak bisa datang."
Pak Agus mengingatkan, "Jangan lupa mengumpulkan tugas besok.'"
"Saya sangat senang mendengar kabar baik itu!" seru Tini dengan antusias.
"Aku mencintaimu," ujar Wirman kepada Maria.
Kata Wirman kepada Maria, "Aku mencintaimu."
"Saudara-saudara, Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan ini', ajak Ketua OSIS.
"Kami akan segera berangkat," kata ibu kepada anak-anaknya.
Dia berkomentar, 'Pertunjukan itu sangat menghibur.'"
"Saya minta maaf atas kesalahan saya," ucap Amir dengan tulus.
"Ayo kita pergi ke Mall!" ajak Ani kepada kakaknya.
Ketua kelas mengumumkan, 'Besok ada ujian, jadi persiapkan diri dengan baik.'"
"Saya tidak setuju dengan keputusan itu," tegas Rini.
"Jangan berbohong," tegur ibu kepada anaknya.
"Tolong ambilkan buku ini di rak," pinta adik kepada kakaknya.
Ibu menyuruh, “Potong buncis itu supaya mudah dimakan!”
“Aku akan pergi membeli sepeda hari ini,” kata Dian. “
"Jangan pergi!” teriak Sinta kepada Andi.
Ajeng mengatakan, “Didi akan membersihkan jendela rumahnya besok pagi.”
“Siapa yang belum mengerjakan tugas hari ini?” tanya Bu Guru.
“Aku akan menonton bioskop malam minggu nanti,” kata Sarah.
Luna mengatakan, “Tina akan segera ulang tahun.”
“Siapa yang rambutnya masih gondrong?” tanya Pak Guru kepada muridnya.
“Aku mau duduk di situ,” kata Caca.
Caca berkata, “Aku mau duduk di situ.”
“Jangan buang sampah di situ!” teriak Ajeng kepada temannya.
Caca mengatakan, “Fia akan pindah sekolah ke Bandung minggu depan.”
“Siapa yang mau ikut lomba 17 Agustus?” tanya Bu Linda di depan kelas.
“Lina, kamu nanti mau kemana?”, kata Sinta kepada temannya.
Ayah berkata, "Antarkan surat ini ke kantor pos!"
"Antarkan surat ini ke kantor pos!" kata Ayah.
Tara berseru, “Semua ini salah kamu!”
“Apakah ini memang perlu dilakukan?” Tanya Andi.
Ibu berkata, “kamu sangat cantik hari ini.”
“Kenapa kamu tiba-tiba ada di situ?” Soraya bertanya dengan nada terkejut.
“Duar!” Bayu berteriak mengagetkan Rizky.
Ana mengomel dalam hati, “Tau begini aku menginap saja dirumah bude.”
“Bagus, main, yuk!” ucap Jelita sambil menghampiri Bagus.
"Ayo anak-anak kita makan malam dulu," kata Ibu kepada anaknya.
Anto mengeluh, "Duh, padahal aku sudah belajar, tetapi nilai ujianku tetap saja jelek."
"Hai Don, kamu sekarang tinggal di mana?" tanya Rian pada Doni.
“Mereka berhasil meraih medali perak,” katanya.
“Saya tidak bisa datang hari ini,” kata Budi.
Ibu berkata, “Jangan menangis, nanti akan ibu belikan permen.”
“Keluar dari rumah ini sekarang!” teriak Deni kepada istrinya.
Ustadz bertanya, “Apakah ada yang belum hafal hadis tentang ilmu?”
“Minumlah obat ini!” perintah Andi kepada sahabatnya.
Nenek berteriak, “Jangan main bola di sini!”
“Jangan main bola di sini!” teriak nenek.
“Hapus papan tulis itu!” perintah Bu Reni pada muridnya.
Kepala sekolah berkata, “Gunakanlah atribut yang lengkap.”
“Tolong diam!” teriak Pak Edo pada siswanya.
Revan berkata, “Ayo kita belajar kelompok!”
Ketua kelas bertanya, “Siapa yang piket kelas hari Selasa?”
“Tolong ambilkan koran di dalam mobil.” kata ayah Doni.
“Siapa yang piket kelas hari Selasa?” tanya ketua kelas.
Ayah Doni berkata, “tolong ambilkan koran di dalam mobil.”
“Jangan ambil mainanku!” teriak adik kepadaku.
Ibu berkata, “bantulah Ibu menyapu halaman rumah.”
Dokter berkata, “Minumlah obat ini 1 kali sehari sebelum sarapan.”
Dokter mengatakan, “Janinnya berusia 4 bulan.”
“Janinnya berusia 4 bulan.” kata Dokter.
“Asam folat adalah nutrisi penting bagi ibu hamil” kata bidan kepadaku.
Ibu berkata, “Insya Allah ibu akan segera sembuh.”
“Insya Allah ibu akan segera sembuh.” kata ibu sambil memejamkan mata.
Sambil menangis wanita itu berkata, “Tolong selamatkan nyawa anak saya, Dok.”
Aku menutup kamarku sambil berkata, “Aku akan belajar di dalam kamar saja.”
Itulah dia pengertian beserta contoh kalimat langsung dalam bahasa Indonesia. (APR)
Baca Juga: Kalimat Langsung: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya
