3 Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W 1H

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh berita singkat yang mengandung unsur 5W 1H dapat menjadi bahan pembelajaran yang penting. 5W 1H menjadi konsep dasar yang perlu dikuasai dalam penulisan berita yang menyajikan informasi yang lengkap dan terstruktur.
Dengan memahami dan menerapkan unsur-unsur 5W 1H, kita dapat menulis berita yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang ingin menjadi jurnalis profesional, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin menyampaikan informasi dengan efektif.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Unsur 5W 1H dalam Berita
Dikutip dari buku berjudul “Literasi Media Digital Dan Kompetensi Penulisan Berita” oleh Aliasan dkk, (2024:26) berita di media baik dalam media cetak ataupun elektronik harus memperhatikan unsur 5W 1H yang juga kenal dengan istilah ADIKSIMBA. Unsur tersebut adalah:
What: mendiskusikan tentang apa yang terjadi.
Where: menunjukkan di mana hal itu terjadi.
When: mengidentifikasi waktu kapan peristiwa itu terjadi.
Who: mengidentifikasi siapa yang terlibat dalam kejadian itu.
Why: menanyakan tentang alasan mengapa atau kenapa hal itu terjadi.
How: pertanyaan yang mengarah pada tentang bagaimana peristiwa itu terjadi.
Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W 1H
Berikut adalah contoh berita singkat yang mengandung unsur 5W 1H, dikutip dari buku berjudul “Mari Belajar Bahasa Indonesia”, oleh Dina Priyatiningrum dkk, (2022:2,6,10):
Contoh 1
Sopir Mengantuk, Truk Terguling dan Menabrak Beton Pembatas Tol Dupak-Waru
Surabaya – Kecelakaan, terjadi di ruas jalan Tol Dupak Arah Tandes. Sebuah truk bermuatan material menabrak beton pembatas dan terguling di KM 0.600/A. Kanit PJR Jatim 2 AKP Ega Prayudi membenarkan kecelakaan tersebut. truk dengan nopol L 9890 CL itu telah dievakuasi. “Sudah dievakuasi. Arus lalu lintas lancar,” kata Ega kepada detikJatim, Senin (4/4/2022).
Ega menambahkan kecelakaan tersebut berawal saat truk melaju dari Waru menuju Gresik. Setibanya di KM 0.600/A truk kehilangan kontrol dan menabrak ke pembatas beton.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Sedangkan penyebabnya, sopir yang diketahui bernama M. Bagus diduga mengantuk dan hilang kendali saat mengemudi. “Pengemudi hilang kendali kemudi kendaraan diduga karena mengantuk sehingga jalan terus menabrak betook pembatas tengah,” ujar Ega.
Usai menabrak beton ini, truk kemudian menabrak dump truk dengan nopol S 9867 UP. Karena ditabrak, truk kemudian terguling ke kiri. “Akhirnya tertabrak kendaraan Dump Truk nopol S 9867 UP yang berjalan dari Dupak arah Gresik hingga membuat kendaraan Dump Truk terguling ke kiti,” tandas Ega.
Dari berita di atas disimpulkan bahwa unsur-unsur dalam berita adalah sebagai berikut:
Apa peristiwa yang terjadi dan diberitakan? (What) – Kecelakaan lalu lintas.
Siapa yang mengalami peristiwa tersebut? (Who) – Sopir truk yang bernama M. Bagus.
Di mana peristiwa atau kejadian tersebut terjadi? (Where) – Di ruas Tol Dupak aarah Tandes.
Kapan peristiwa tersebut terjadi? (When) – Senin, 4 April 2022.
Mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi? (Why) – Diduga karena supir mengantuk.
Bagaimana peristiwa tersebut terjadi? (How) – Truk melaju dari Waru menuju Gresik, dikarenakan sopir mengantuk setibanya di KM 0.600/A truk kehilangan kontrol mengakibatkan truk menabrak beton pembatas dan terguling.
Contoh 2
Kecelakaan antar sesama pengendara sepeda motor terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada Rabu, 6 April 2022. Kedua pengendara sepeda motor tersebut bertabrakan dari arah yang berlawanan saat hendak mendahului kendaraan di depannya.
Kerasnya benturan yang dialami oleh kedua pengendara sepeda motor menyebabkan keduanya terjatuh dan tersungkur tepat di lokasi kecelakaan. Dari kejadian tersebut salah satu pengendara yang bernama Mufydatun tewas setelah berhasil dibawa ke rumah sakit.
Namun korban meninggal dunia dengan luka berat di kepala dan patah tulang di kedua tangannya sedangkan pengendara yang satunya bernama Yustinus mengalami luka robek di kakinya dan patah tulang di pergelangan tangannya namun masih dalam kondisi sadar.
Tidak mampu mengendalikan laju motornya menjadi alasan kedua pengendara motor tersebut mengalami kecelakaan. Motor kedua korban kecelakaan begitu dekat dan membuat kedua motor beradu.
Dari berita di atas disimpulkan bahwa unsur-unsur dalam berita adalah sebagai berikut:
Apa peristiwa yang terjadi dan diberitakan? (What) – Kecelakaan sesama pengendara sepeda motor yang menyebabkan satu pengendara meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka serius.
Siapa yang mengalami peristiwa tersebut? (Who) – Kedua pengendara motor yang terlibat adalah Mufydatun, yang meninggal dunia, dan Yustinus, yang mengalami luka.
Di mana peristiwa atau kejadian tersebut terjadi? (Where) – Kecelakaan terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.
Kapan peristiwa tersebut terjadi? (When) – Kejadian terjadi pada hari Rabu, 6 April 2022.
Mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi? (Why) – Kecelakaan terjadi karena kedua pengendara tidak mampu mengendalikan laju motornya saat hendak mendahului kendaraan di depannya, sehingga bertabrakan dari arah yang berlawanan.
Bagaimana peristiwa tersebut terjadi? (How) – Kedua motor bertabrakan keras dari arah yang berlawanan atau "adu banteng" karena jarak yang terlalu dekat, menyebabkan keduanya terjatuh dan mengalami luka serius.
Contoh 3
Gempa M 5,2 Terjadi di Pasaman Barat, Sumatra Barat
Gempa telah terjadi dengan kekuatan magnitude 5,2 di Pasaman Barat, Sumatra Barat. Gempa bumi yang terjadi sejauh ini tidak berpotensi Tsunami. Hal ini sesuai dengan pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (25/2/2022).
Gempa bumi tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 10:30:29 WIB dengan Lok: 0.16 LU, 98.98 BT (18km barat daya Pasaman Barat – Sumatra Barat) dengan mencapai kedalaman 11 km.
Saat terjadi gempa bumi, masyarakat Pasaman Barat merasa panik dan berlarian ke jalan karena guncangan yang disebabkan oleh gempa cukup kuat. “Sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan,” kata Ilham, salah seorang warga sekitar. Hingga saat ini warga masih waspada dan bersiaga.
Dari berita di atas disimpulkan bahwa unsur-unsur dalam berita adalah sebagai berikut:
Apa peristiwa yang terjadi dan diberitakan? (What) – Terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitude 5,2 di Pasaman Barat, Sumatra Barat, yang menyebabkan kepanikan dan kerusakan bangunan.
Siapa yang mengalami peristiwa tersebut? (Who) – Warga Pasaman Barat, Sumatra Barat, yang merasakan gempa dan mengalami kerusakan bangunan, serta BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang mengonfirmasi informasi gempa.
Di mana peristiwa atau kejadian tersebut terjadi? (Where) – Lokasi gempa berada di 18 km barat daya Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan titik koordinat 0.16 LU dan 98.98 BT.
Kapan peristiwa tersebut terjadi? (When) – Gempa terjadi pada hari Jumat, 25 Februari 2022, pukul 10:30:29 WIB.
Mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi? (How) – Tidak disebutkan penyebab teknis gempa dalam berita, namun gempa bumi biasanya terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik.
Bagaimana peristiwa tersebut terjadi? (How) – Gempa terjadi pada kedalaman 11 km, dengan kekuatan guncangan yang cukup kuat sehingga masyarakat panik, berlari ke jalan, dan sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan.
Mengapa Unsur 5W 1H Penting?
Unsur 5W 1H sangat penting dalam penulisan berita karena beberapa alasan:
Memberikan informasi yang lengkap, dengan menjawab keenam pertanyaan ini, berita akan memberikan informasi yang lengkap dan menyeluruh kepada pembaca.
Memudahkan pemahaman, informasi yang tersusun secara sistematis akan lebih mudah dipahami oleh pembaca.
Meningkatkan kredibilitas, berita yang lengkap dan akurat akan meningkatkan kredibilitas penulis dan media.
Memenuhi standar jurnalistik, unsur 5W 1H adalah salah satu standar dasar dalam penulisan berita.
Tips Menulis Berita dengan Unsur 5W 1H
Berikut adalah beberapa tips menulis berita dengan unsur 5W 1H
Gali informasi secara mendalam, ajukan pertanyaan 5W 1H kepada narasumber untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat.
Susun berita secara logis, mulailah dengan informasi yang paling penting, yaitu siapa, apa, kapan, dan dimana. Kemudian, jelaskan mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, hindari penggunaan kata-kata yang terlalu sulit atau istilah teknis yang tidak umum.
Periksa kembali kebenaran informasi, pastikan semua informasi yang disajikan sudah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: 6 Unsur Teks Berita, Struktur, dan Ciri Kebahasaannya
Contoh berita singkat yang mengandung unsur 5W 1H yang telah dibahas di atas dapat menjadi referensi dalam menulis berita. Dengan berlatih terus-menerus, diharapkan setiap penulis akan mahir menyusun berita yang menarik dan informatif. (Mit)
