Konten dari Pengguna

3 Contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya Lengkap

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya. Unsplash.com/Kelly Sikkema
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya. Unsplash.com/Kelly Sikkema

Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 adalah jenis pajak yang penting dalam sistem perpajakan di Indonesia. Untuk perhitungannya, dapat dipahami dari contoh soal PPh Pasal 21 dan jawabannya.

Pajak ini dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri berdasarkan jenis pekerjaan, jabatan, jasa, atau kegiatan lainnya.

Dikutip dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan Pasal 21, disebutkan bahwa “Pemotongan pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri”

Contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya Lengkap

Ilustrasi Contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya. Unsplash.com/Kelly Sikkema

Di bawah ini ada beberapa contoh soal PPh Pasal 21 dan jawabannya lengkap yang dapat dijadikan untuk bahan latihan perhitungan pajak penghasilan.

1. Contoh Soal 1 untuk Karyawan Tetap (Status TK/0)

Data:

  • Nama: Budi

  • Status: TK/0 (Tidak Kawin, tanpa tanggungan)

  • Gaji per bulan: Rp10.000.000

  • Iuran pensiun: Rp100.000 per bulan

  • Tidak ada tunjangan atau bonus

Langkah-langkah perhitungan:

Hitung Penghasilan Bruto per Tahun

Rp10.000.000 × 12 = Rp120.000.000

Kurangi Biaya Jabatan (5% dari bruto, maks Rp500.000/bulan)

5% × Rp10.000.000 × 12 = Rp6.000.000

Karena di bawah atau sama dengan batas maksimum (Rp6 juta per tahun), tetap Rp6.000.000

Kurangi Iuran Pensiun

Rp100.000 × 12 = Rp1.200.000

Hitung Penghasilan Neto per Tahun

Rp120.000.000 – Rp6.000.000 – Rp1.200.000 = Rp112.800.000

Kurangi PTKP (TK/0 = Rp54.000.000)

Rp112.800.000 – Rp54.000.000 = Rp58.800.000

Hitung PPh 21 Terutang

Karena Rp58.800.000 masuk lapisan pertama (≤ Rp60 juta):

5% × Rp58.800.000 = Rp2.940.000 per tahun

PPh 21 per Bulan

Rp2.940.000 ÷ 12 = Rp245.000

Jawaban: PPh Pasal 21 Budi = Rp245.000 per bulan

2. Contoh Soal 2 untuk Karyawan Tetap (Status K/2)

Data:

  • Nama: Siti

  • Status: K/2 (Kawin, 2 tanggungan)

  • Gaji pokok: Rp12.000.000/bulan

  • Tunjangan transport: Rp1.000.000/bulan

  • Iuran pensiun: Rp150.000/bulan

Langkah-langkah:

Penghasilan Bruto per Tahun

(Rp12.000.000 + Rp1.000.000) × 12 = Rp156.000.000

Biaya Jabatan (maks Rp6.000.000 per tahun)

5% × Rp156.000.000 = Rp7.800.000 → ambil Rp6.000.000

Iuran Pensiun

Rp150.000 × 12 = Rp1.800.000

Penghasilan Neto per Tahun

Rp156.000.000 – Rp6.000.000 – Rp1.800.000 = Rp148.200.000

PTKP (K/2 = Rp54.000.000 + (Rp4.500.000 × 3) = Rp67.500.000)

Penghasilan Kena Pajak (PKP)

Rp148.200.000 – Rp67.500.000 = Rp80.700.000

Dibulatkan ke ribuan terdekat: Rp80.000.000

PPh 21 Terutang

5% × Rp60.000.000 = Rp3.000.000

15% × Rp20.000.000 = Rp3.000.000

Total = Rp6.000.000 per tahun

PPh 21 per Bulan

Rp6.000.000 ÷ 12 = Rp500.000

Jawaban: PPh Pasal 21 Siti = Rp500.000 per bulan

3. Contoh Soal 3 untuk Karyawan Tidak Tetap (Freelancer / Honorer)

Data:

  • Nama: Andi

  • Status: TK/0

  • Honorarium bulan ini: Rp7.000.000

  • Tidak ada penghasilan tetap bulanan

  • Tidak ada biaya jabatan (karena bukan karyawan tetap)

Langkah-langkah:

Karena penghasilan tidak tetap, maka cara hitungnya:

Jika ≤ Rp4.500.000 → tidak dipotong pajak

Jika > Rp4.500.000, maka:

PPh 21 = 5% × (Honor – Rp4.500.000)

Perhitungan:

= 5% × (Rp7.000.000 – Rp4.500.000)

= 5% × Rp2.500.000

= Rp125.000

Jawaban: PPh Pasal 21 Andi = Rp125.000

Pemahaman tentang contoh soal PPh Pasal 21 dan jawabannya sangat penting bagi setiap pekerja, pengusaha, maupun praktisi akuntansi. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan dan pelaporan pajak. (Aya)

Baca juga: Cara Download Kartu NPWP di Coretax dengan Cepat dan Tepat