3 Doa agar Cuaca Cerah dan Hujan Berhenti

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Saat hujan tak berhenti-henti, umat Islam dapat membaca doa agar cuaca cerah yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Doa tersebut adalah bentuk ikhtiar untuk mengalihkan hujan dari dan ke lokasi tertentu.
Sebagaimana dijelaskan dalam buku Doa Muda-Mudi oleh William Barclay, berdoa adalah salah satu cara untuk mendapatkan kekuatan agar dapat mengatasi dan menanggung persoalan hidup yang dihadapi, termasuk hujan yang tak kunjung reda.
Simak bacaan lengkap doa agar cuaca cerah dalam uraian di bawah ini.
Doa agar Cuaca Cerah
Sesungguhnya hujan adalah rahmat dari Allah SWT. Hal ini terdapat dalam Al-Quran surat Fathir ayat 2.
مَا يَفْتَحِ اللّٰهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَاۚ وَمَا يُمْسِكْۙ فَلَا مُرْسِلَ لَهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ٢
Artinya: "Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, tidak ada yang dapat menahannya. (Demikian pula) apa saja yang ditahan-Nya, tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya. Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS Fathir: 2)
Ada beberapa doa agar cuaca cerah yang bisa dibaca umat Islam saat hujan turun. Doa-doa ini telah diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Manusia hanya dapat berdoa memohon belas kasihan kepada Allah SWT agar hujan dapat dipindahkan ke lokasi lain. Umat Islam harus yakin saat berdoa, sehingga Allah SWT akan mengabulkannya.
1. Doa untuk Mengalihkan Hujan
Dirangkum dari buku 99 Doa dan Zikir Harian untuk Anak Muslim oleh Wulan Mulya Pratiwi, berikut bacaannya:
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَ
Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.
Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan."
2. Doa agar Hujan Berhenti
Selain doa di atas, diriwayatkan dari Utsman bin Affan RA, Rasulullah SAW membaca doa di bawah ini agar hujan berhenti dan langit kembali cerah.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِ
Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami'ul 'alim.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR Abu Daud)
3. Membaca Al-Quran Surat Hud Ayat 44
Hujan deras diturunkan Allah SWT hingga banjir bandang pada masa Nabi Nuh A.S. Hujan tersebut pun diturunkan Allah SWT agar Nabi Nuh A.S. dan umatnya selamat.
Adapun doa turun hujan di masa Nabi Nuh A.S. ini dijelaskan dalam Al-Quran surat Hud ayat 44, umat Islam dapat membacanya agar hujan berhenti:
وَقِيْلَ يٰٓاَرْضُ ابْلَعِيْ مَاۤءَكِ وَيٰسَمَاۤءُ اَقْلِعِيْ وَغِيْضَ الْمَاۤءُ وَقُضِيَ الْاَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُوْدِيِّ وَقِيْلَ بُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ ٤٤
Wa qiila yaa ardlubla'ii maa'aki wa yaa samaa'u aqli‘ii wa ghiidlal-maa'u wa qudliyal-amru wastawat 'alal-juudiyyi wa qiila bu'dal lil-qaumidh-dhaalimiin
Artinya: "Dan difirmankan: 'Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,' dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: Binasalah orang-orang yang zalim." (QS Hud: 44)
Baca Juga: 4 Doa Untuk Kelancaran Usaha dan Meminta Keberkahan Rezeki
Doa yang Dibaca Saat Hujan
Menjelang puncak musim hujan, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri dengan doa-doa yang dibaca saat hujan. Tujuan doa tersebut adalah agar hujan yang turun bermanfaat dan tak menimbulkan bencana.
Berikut uraiannya yang dirangkum dari Nu Online dan sumber lainnya:
1. Agar Hujan Menambah Berkah
Turunnya hujan sebaiknya disyukuri sebagai bagian dari nikmat Allah SWT. Lewat doa di bawah ini, hujan diharapkan dapat menambah keberkahan dan membawa rezeki dalam berbagai penduk untuk manusia.
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Allaahumma shayyiban haniyyaa wa sayyiban naafi‘aa.
Artinya: "Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat."
2. Saat Mendung
Saat awan mendung, Rasulullah SAW memohon agar awan yang membawa hujan tak menjadi bencana, melainkan menjadi rahmat. Berikut bacaannya:
اللهُمَّ سَيْبَ رَحْمَةٍ وَلَا سَيْبَ عَذَابٍ
Allahumma saiba rahmatin wa laa saiba 'adzaabin
Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat dan jangan berikan azab."
3. Saat Hujan Petir
Saat terjadi hujan disertai petir yang menggelegar, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam membaca doa yang dibagikan di bawah.
Doa tersebut untuk menyanjung anugerah berupa hujan dari Allah SWT. Petir yang disertakan dalam hujan sebagai pertanda bahwa segala makhluk di bumi takut kepada-Nya.
سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.
Artinya: "Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya."
Selain doa tersebut, Abdullah bin Umar dan Umat bin Al-Khattab r.a. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca doa di bawah saat mendengar petir:
اللَّهُمَّ لاَ تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Allahumma la taqtulna bi-ghadobika, wa-la tuhlikna bi-'adhabika, wa-'afina qabla dhalik
Artinya: "Ya Allah, jangan bunuh kami dengan murka-Mu, dan jangan hancurkan kami dengan hukuman-Mu, dan maafkan kami sebelum itu" (H.R. At-Tirmidzi)
4. Saat Hujan Disertai Angin Kencang
Angin kencang saat hujan dapat membuat manusia takut sebab bisa menyebabkan musibah seperti pohon tumbang. Agar dilindungi dari bahaya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk membaca doa di bawah saat hujan datang dengan angin kencang.
اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ
Allaahumma inni as-aluka koirohaa wa khoiro maa fiiha wa khoiro maa ursilat bih. Wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.
Artinya: "Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya," (HR Muslim)
(NSF)
