30 Contoh Frasa Nomina Bahasa Indonesia, Pengertian, dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa jenis frasa dalam bahasa Indonesia, salah satunya adalah frasa nomina. Masyarakat perlu mengetahui pengertian dan contoh frasa nomina agar dapat menguasai materi ini.
Frasa nomina dibagi lagi menjadi beberapa jenis, misalnya frasa nomina modifikatif. Agar lebih mudah dipahami, masyarakat perlu mempelajari contoh dari setiap jenis frasa nomina.
Pengertian dan Contoh Frasa Nomina sesuai Jenisnya
Apa itu frasa nomina? Mengutip dari Sintaksis Bahasa Indonesia: Teori dan Analisis, Gusriani (2023:31), pengertian frasa nomina adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat atau inti frasa nomina adalah kata benda.
Frasa nomina sering berkedudukan sebagai subjek dan objek. Terdapat beberapa jenis frasa nomina. Berikut ini adalah jenis-jenis dan contoh frasa nomina.
1. Frasa Nomina Modifikatif
Frasa nomina modifikatif merupakan frasa yang sebagian katanya tidak sama dengan kata yang lain. Frasa ini diperluas dengan kata sifat, bilangan, atau kata lain yang berperan sebagai pewatas.
Contoh:
Rumah besar
Sepeda merah
Mobil tua
Tas hitam
Pemuda kampus
Bulan ketiga
Pakaian tebal
Pena merah
Gedung tinggi
Sepatu baru
2. Frasa Nomina Apositif
Frasa nomina apositif merupakan gabungan kata yang memiliki peran sebagai pengganti dari unsur inti. Frasa ini biasanya dipisahkan dengan koma dalam kalimat karena mempunyai kedudukan yang sama.
Contoh:
Bendera negara Indonesia, Sang Saka Merah Putih
Jakarta, kota terbesar di Indonesia
Soekarno, proklamator bangsa
Bali, pulau wisata
Surabaya, kota pahlawan
Pramoedya Ananta Toer, sastrawan besar
R.A. Kartini, pahlawan emansipasi wanita
B.J. Habibie, bapak teknologi Indonesia
Borobudur, candi Buddha terbesar
Yogyakarta, kota pelajar
3. Frasa Nomina Koordinatif
Frasa nomina koordinatif merupakan gabungan dari dua nomina yang setara. Dalam frasa ini, tidak ada nomina yang lebih utama karena semuanya setara. Umumnya, kedua nomina tersebut dihubungkan dengan “atau”, “dan”.
Contoh:
Ayah dan ibu
Meja dan kursi
Laut dan pantai
Kakak dan adik
Pembeli dan penjual
Sawah dan ladang
Gula dan garam
Penulis dan pembaca
Kertas dan tinta
Bola dan gawang
Baca juga: 50 Contoh Majas Metafora dalam Bentuk Kalimat Lengkap
Demikian pengertian, jenis-jenis, dan 30 contoh frasa nomina bahasa Indonesia. Pelajari frasa nomina agar dapat menyusun kalimat dengan baik dan benar. (KRIS)
