30 Contoh Soal Tes Blud Puskesmas dan Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) Puskesmas bertujuan untuk mengukur kompetensi calon pegawai, baik dalam aspek kemampuan verbal, numerik, maupun kepribadian. Contoh soal tes Blud Puskesmas ini bisa dijadikan referensi belajar.
Dengan belajar latihan soal, maka calon pegawai dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang akan diujikan serta mengasah keterampilan dalam menyelesaikan soal dengan lebih cepat dan tepat.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Soal Tes Blud Puskesmas
Contoh soal tes Blud puskesmas ini bisa dijadikan referensi belajar. Dikutip dari buku Administrasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat karya Dr. Drs. Amirul Mustofa, M.Si. dkk (2019), materi yang diujikan mencakup Puskesmas, Upaya Kesehatan Masyarakat, Upaya Kesehatan Perorangan, dan mutu pelayanan kesehatan.
Dengan memahami materi-materi tersebut, calon pegawai dapat lebih siap dalam menghadapi tes seleksi dan meningkatkan peluang mereka untuk lolos.
Tes ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap peran dan fungsi Puskesmas dalam sistem kesehatan nasional, serta kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Berikut adalah contoh soal tes Blud Puskesmas dan jawabannya sebagai referensi belajar.
Rencana jangka pendek yang disusun agar kegiatannya mudah disesuaikan dengan kebutuhan selama tujuan utamanya tidak berubah adalah....
A. Rencana strategis
B. Rencana aksi
C. Rencana menyeluruh
D. Rencana terintegrasi
E. Rencana taktis
Jawaban: E
Berikut ini termasuk tahapan dalam penyusunan perencanaan Puskesmas, kecuali....
A. Persiapan
B. Analisis situasi
C. Rencana usulan kegiatan
D. Penilaian
E. Pelaksanaan
Jawaban: D
Sumber pembiayaan rumah sakit swasta yang berasal dari luar perusahaan atau eksternal adalah....
A. Asuransi kesehatan
B. Retribusi pelayanan
C. Pengeluaran rumah tangga
D. Dana komunitas
E. Sumbangan sosial
Jawaban: B
Secara formak, bentuk penghargaan yang dapat diberikan kepada karyawan atas kontribusi mereka terhadap organisasi disebut....
A. Kompensasi
B. Bonus
C. Orientasi kinerja
D. Imbal jasa
E. Standar pelayanan
Jawaban: D
Program yang memperkenalkan pegawai baru pada peran mereka, organisasi, dan kebijakan disebut....
A. Orientasi
B. Bina hubungan saling percaya
C. Companyregulations
D. Manajemen layanan
E. Kebijakan pelayanan
Jawaban: A
Pengenalan etika kerja dan peraturan perusahaan kepada karyawan baru oleh manajer disebut....
A. Company regulations
B. Pembinaan awal
C. Orientasi
D. Manajemen layanan
E. Kebijakan pelayanan
Jawaban: C
Kantor tata usaha pernah dianggap hanya bertugas menangani komunikasi internal dan eksternal serta menyiapkan dokumen yang kurang bernilai praktis. Pernyataan ini adalah argumen dari.....
A. Littlefield
B. Maryati
C. ColemanMaze
D. Peterson
E. Sukoco
Jawaban: C
Berikut ini adalah beberapa bentuk sumber dana internal rumah sakit, kecuali....
A. Dana dari pemilik perusahaan
B. Dana keuntungan yang ditanam kembali
C. Keuntungan dari operasional perusahaan
D. A dan B benar
E. A, B, dan C benar
Jawaban: D
Salah satu tanggung jawab penting dalam pengelolaan keuangan rumah sakit adalah memastikan efisiensi anggaran. Berikut ini langkah yang tidak tepat dalam mencapai efisiensi anggaran adalah....
A. Mengalokasikan dana secara proporsional berdasar prioritas layanan kesehatan
B. Melakukan audit internal secara berkala untuk menghindari pemborosan
C. Memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan rencana operasional RS
D. Mengabaikan laporan keuangan bulanan selama tidak ada masalah besar
E. Menerapkan sistem monitoring untuk pengeluaran harian
Jawaban: D
Perencanaan pelatihan, peserta pelatihan, instruktur atau pelatih, penyelenggara, dan tempat untuk penyelenggaraan pelatihan merupakan...
A. Institusi Penyelenggara Pelatihan
B. Institusi Non Penyelenggara Pelatihan
C. Komponen akreditasi pelatihan
D. Kurikulum pelatihan
E. Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan
Jawaban: C
Organisasi berbadan hukum yang menyelenggarakan pelatihan di bidang kesehatan disebut....
A. Institusi Penyelenggara Pelatihan
B. Institusi Non Penyelenggara Pelatihan
C. Pemberi akreditasi pelatihan
D. Penerbit sertifikat pelatihan kesehatan
E. Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan
Jawaban: E
Tujuan umum akreditasi pelatihan adalah....
A. Terkendalinya mutu pembelajaran
B. Terkendalinya mutu peserta
C. Terselenggaranya pelatihan bidang kesehatan sesuai dengan standar
D. Terkendalinya mutu pelatih
E. Terkendalinya mutu penyelenggara pelatihan
Jawaban: C
Tugas dan fungsi anggota teknis dalam proses akreditasi pelatihan adalah....
A. Menerima pengajuan akreditasi pelatihan serta dokumen pendukungnya
B. Melakukan verifikasi dokumen syarat akreditasi pelatihan
C. Melakukan penilaian dokumen syarat akreditasi pelatihan
D. Membuat konsep verbal surat keterangan akreditasi pelatihan
E. Mengirim SK akreditasi pelatihan kepada penyelenggara pelatihan
Jawaban: C
Pencegahan dampak limbah medis di fasyankes perlu dilakukan dengan komprehensif melalui pendekatan upstream maupun downstream. Berikut ini yang termasuk ke dalam pendekatan downstream adalah....
A. Penyusunan regulasi
B. Penyusunan kebijakan
C. Penyusunan program
D. Penyusunan SOP
E. Peningkatan skill
Jawaban: E
Menurut WHO, pengelolaan limbah farmasi berupa obat rusak dan kadaluarsa dapat dilakukan dengan berbagai metode berikut, kecuali....
A. Obat dikembalikan ke produsen atau pabrik
B. Dibuang langsung ke TPA
C. Imobilisasi limbah
D. Disortir sesuai jenis limbah
E. Inertisasi limbah
Jawaban: D
Keberadaan Puskesmas sangat membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan dekat dan terjangkau. Hal itu menunjukkan pelaksanaan program tujuan khusus keperawatan keluarga, yaitu...
A. Kemandirian keluarga dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya
B. Mengenal masalah kesehatan yang dialami anggota keluarga
C. Memberi perawatan pada anggota keluarga yang mempunyai masalah kesehatan
D. Membuat keputusan secara tepat dalam mengatasi masalah kesehatan anggota keluarga
E. Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan anggota keluarga yang sakit
Jawaban: E
Program yang tepat diberikan kepada keluarga risiko tinggi sebagai sasaran keperawatan keluarga adalah...
A. Promosi kesehatan
B. Pencegahan penyakit
C. Tindakan pembedahan
D. Pengenalan penyakit
E. Perawatan
Jawaban: D
Anita memiliki seorang nenek. Kondisinya sering menurun karena penyakit osteoporosis yang dideritanya. Oleh karena itu, nenek memerlukan perawatan intensif. Melihat kondisi tersebut, keluarga Anita termasuk sasaran keperawatan keluarga dengan kriteria...
A. Keluarga sehat
B. Keluarga risiko tinggi
C. Keluarga rawan
D. Keluarga bebas penyakit
E. Keluarga yang memerlukan tindak lanjut
Jawaban: E
Kondisi terminal adalah suatu proses yang progresif menuju kematian berjalan melalui suatu tahapan proses penurunan...
A. Fisik
B. Psikologis
C. Sosial
D. Spiritual
E. Semua benar
Jawaban: E
Kegiatan pencegahan demam berdarah (DBD) dengan program 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang tidak berguna. Program tersebut menunjukkan fungsi perawat sebagai pelaksana untuk mengadakan pelayanan kesehatan yang bersifat...
A. Edukatif
B. Preventif
C. Promotif
D. Kuratif
E. Rehabilitatif
Jawaban: B
Seorang perawat sebagai tenaga kesehatan juga diharapkan dapat mengidentifikasikan kebutuhan dari suatu wilayah agar tepat memberikan layanan kesehatan. Hal itu menunjukkan fungsi perawat keluarga sebagai...
A. Pelaksana
B. Pendidik
C. Konselor
D. Kolaborator
E. Rehabilitatif
Jawaban: B
Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, seorang bidan di Puskesmas bekerja sama dengan tenaga gizi untuk menangani kasus gizi buruk pada balita. Peran bidan dalam hal ini adalah sebagai...
A. Pelaksana
B. Pendidik
C. Konselor
D. Kolaborator
E. Rehabilitatif
Jawaban: D
Apa fungsi utama Puskesmas dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia?
A. Memberikan layanan kesehatan tingkat pertama kepada masyarakat
B. Menggantikan peran rumah sakit rujukan
C. Menyediakan pelayanan kesehatan hanya bagi pegawai pemerintahan
D. Fokus pada pengobatan penyakit menular saja
E. Hanya melayani pasien BPJS
Jawaban: A
Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang dilakukan oleh Puskesmas adalah…
A. Pemeriksaan kesehatan individu di klinik umum
B. Pelayanan rawat inap bagi pasien dengan penyakit kronis
C. Program imunisasi massal untuk mencegah penyakit menular
D. Pengobatan pasien yang sudah terdiagnosis diabetes
E. Operasi bedah untuk pasien dengan cedera parah
Jawaban: C
Seorang dokter di Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seorang pasien yang mengeluhkan nyeri dada. Upaya yang dilakukan dokter tersebut termasuk dalam kategori…
A. Upaya Kesehatan Masyarakat
B. Upaya Kesehatan Perorangan
C. Program kesehatan nasional
D. Upaya preventif
E. Upaya promotif
Jawaban: B
Faktor utama dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah…
A. Ketersediaan obat dan alat kesehatan yang memadai
B. Pengurangan jumlah tenaga medis untuk efisiensi
C. Pembatasan jam operasional layanan kesehatan
D. Penambahan biaya layanan agar lebih eksklusif
E. Membatasi akses layanan hanya untuk pasien tertentu
Jawaban: A
Dalam memberikan layanan kesehatan, Puskesmas harus memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi standar mutu. Salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan adalah…
A. Kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima
B. Jumlah pasien yang datang semakin banyak setiap hari
C. Lama antrean pasien di Puskesmas lebih dari 3 jam
D. Hanya menangani pasien dengan penyakit ringan
E. Mengutamakan pasien dengan asuransi kesehatan tertentu
Jawaban: A
Salah satu peran penting Puskesmas dalam sistem kesehatan adalah sebagai pusat layanan kesehatan tingkat pertama yang berbasis…
A. Pengobatan spesialis
B. Rujukan ke rumah sakit
C. Kesehatan masyarakat
D. Pelayanan kesehatan eksklusif
E. Pengobatan tradisional
Jawaban: C
Contoh kegiatan dalam Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) di Puskesmas adalah…
A. Pemeriksaan kesehatan rutin pasien hipertensi
B. Penyuluhan tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun
C. Pengobatan pasien dengan diabetes mellitus
D. Operasi kecil pada pasien luka robek
E. Pemberian terapi individu untuk pasien dengan gangguan jiwa
Jawaban: B
Salah satu indikator keberhasilan mutu pelayanan di Puskesmas adalah…
A. Waktu tunggu pasien tidak lebih dari 30 menit
B. Peningkatan jumlah pasien setiap hari
C. Dokter hanya menangani pasien dengan penyakit serius
D. Layanan kesehatan hanya diberikan di pagi hari
E. Semua pasien harus menggunakan BPJS untuk mendapatkan pelayanan
Jawaban: A
Baca Juga: 41 Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya
Itulah contoh soal tes Blud puskesmas dan jawabannya yang bisa digunakan sebagai referensi belajar. Latihan soal akan membantu mengenali pola pertanyaan yang sering muncul dalam tes, sehingga mereka dapat mempersiapkan strategi yang lebih efektif. (Umi)
