Konten dari Pengguna

41 Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Joel Muniz.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Joel Muniz.

Majas simile adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berbeda tetapi memiliki kesamaan dengan menggunakan kata penghubung seperti seperti, laksana, atau bagaikan. Dengan contoh majas simile, membuat suatu pernyataan lebih menarik dan jelas.

Penggunaan majas simile tidak hanya berfungsi sebagai gaya bahasa, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan gagasan dan emosi.

Daftar isi

Pengertian Majas Simile

Ilustrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Matias North.

Dikutip dari byjus.com, perumpamaan adalah kiasan yang terutama digunakan untuk membandingkan dua hal atau lebih yang memiliki kualitas serupa.

Perumpamaan menggunakan kata-kata seperti 'bagaikan' atau 'bagaikan' untuk membuat perbandingan.

Menurut Oxford Learner's Dictionary, simile didefinisikan sebagai "kata atau frasa yang membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang lain, menggunakan kata-kata like atau as ."

Cambridge Dictionary mendefinisikan simile sebagai "ekspresi yang membandingkan satu hal dengan yang lain, selalu menyertakan kata-kata as atau like ".

"Simile adalah ekspresi yang menggambarkan seseorang atau sesuatu yang mirip dengan seseorang atau sesuatu yang lain", menurut Collins Dictionary.

Merriam-Webster Dictionary mendefinisikan simile sebagai "sebuah kiasan yang membandingkan dua hal yang tidak sama yang seringkali diawali dengan like atau as ."

Contoh Majas Simile

Ilustrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Aaron Burden.

Majas simile dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra, seperti novel, puisi, cerpen, dan prosa. Selain itu, majas ini juga sering muncul dalam lirik lagu yang ditulis oleh para musisi. Berikut adalah contoh majas simile sebagai referensi.

Contoh dalam Kalimat

  1. Wajah Ayu secantik rembulan yang bersinar di malam hari.

  2. Kelakuan Budi tampak seperti anak ayam yang kehilangan induknya.

  3. Tuti dan Titi memiliki kemiripan layaknya pinang yang dibelah dua.

  4. Tim sepak bola sekolah kita dalam kondisi genting, bagaikan telur yang berada di ujung tanduk.

  5. Sepertinya Andi dan Intan sulit untuk bersatu, sifat mereka bertolak belakang layaknya langit dan bumi.

  6. Tangisan Putri saat kehilangan kucing kesayangannya terdengar seperti dentuman petir.

  7. Redi dan Jo selalu bertengkar, seperti kucing dan tikus yang tak pernah akur.

  8. Kelas kita sulit untuk disatukan, hubungan antara laki-laki dan perempuan bagaikan air dan minyak.

  9. Dalam ajang olahraga semester ini, kita harus menjaga semangat layaknya nyala dian yang tak pernah padam.

  10. Saat menghadapi masalah, kamu perlu bersabar seperti samudra yang mampu menampung segala keluh kesah.

  11. Aji adalah siswa yang paling berani di kelas, keberaniannya menyerupai singa yang tidak takut menghadapi ancaman apa pun.

  12. Watak Edo keras dan sulit diubah, mirip dengan batu yang susah dilunakkan.

  13. Matamu begitu indah, bercahaya seperti bintang kejora.

  14. Kata-katamu begitu tajam, menyakitkan seperti sembilu yang menyayat hati.

  15. Kerjakanlah tugasmu dengan rajin, seperti mesin yang terus bekerja tanpa henti.

  16. Kepalan tangan Iqbaal sangat besar, seolah-olah seperti bogem yang siap menghancurkan apa pun di hadapannya.

Contoh dalam Lagu

  1. Kesunyian terasa menusuk seperti belati. (Rindu - Banda Neira)

  2. Seperti kami pun mengampuni, yang bersalah kepada kami. (Hagia - Barasuara)

  3. Bun, hidup ini berjalan seperti bajingan, seperti landak yang tak memiliki teman. (Bertaut - Nadin Amizah)

  4. Ia menggonggong layaknya suara hujan. (Bertaut - Nadin Amizah)

  5. Kau bagaikan malaikat yang dikirimkan untuk melengkapi hidupku. (Lebih Dari Cinta - Judika)

  6. Seolah memberanikan untuk menyatakan. (Sepasang Pendaki - Fiersa Besari)

  7. Hidup ini seperti pertemuan antara air dan api. (Air dan Api - Naif)

  8. Lalu pergi begitu saja seperti pesawat tempur yang melesat. (Pesawat Tempur - Iwan Fals)

  9. Bersama, kita seperti hutan dan hujan yang saling melengkapi. (Melompat Lebih Tinggi - Sheila On 7)

  10. Kehadiranmu seperti cahaya yang menerangi jalanku. (Sesaat Kau Hadir - Utha Likumahuwa)

Contoh dalam Puisi

  1. Korek api yang tertinggal di bandara menyimpan cerita, seperti air mata yang tak terbendung. (Kertas Foto - Ilda Karwayu)

  2. Trotoar kota tampak seperti gigi anak kecil. (Ibu Bekerja - Ilda Karwayu)

  3. Jika tubuh adalah rumah, maka ia adalah kuil bagi jiwa. (Kuil Bagi Jiwa - Kahlil Gibran)

  4. Nurani dan pengetahuan saling melengkapi, seperti tubuh dan jiwa. (Nurani - Kahlil Gibran)

  5. Hidup di dunia ini seperti menabur garam di lautan, menangkap angin, dan menjaring air. (Sia-sia - Kahlil Gibran)

  6. Kadang-kadang engkau seperti pohon oak, kokoh dan memberi keteduhan. (Perempuan Laut - Weni Suryandari)

  7. Di ladang jagung, aku kecil berlarian seperti kupu-kupu. (Rindu Ilalang I - Maftuhah Jakfar)

  8. Lihat, kendaraan melaju kencang seperti panah yang dilepaskan dari busurnya. (Sajak dari Kampung - Juwariyah Mawardy)

  9. Kau berkata, “telur ini seperti kita, kau kuningnya dan aku putihnya.” (Telur Dadar - Benazir Nafilah)

  10. Di rumah, gedung tinggi menjulang seperti benteng, seolah penjara bagi Cinderella. (Catatan Harian Angeline - Nurul Ilmi Elbana)

Contoh dalam Novel

  1. Pak Nan mengusir kedua anaknya bersama suami mereka masing-masing. Kedua suami itu tampak seperti kerbau dungu yang hanya diam menyaksikan pertengkaran. (Kerling si Janda - Taufiqurrahman al-Azizy)

  2. Langit di barat tampak merah kekuningan, dan sinar matahari yang menerpa pohon tinggi terlihat seindah emas yang disepuh. (Azab dan Sengsara - Merari Siregar)

  3. Seluruh otot dan dagingnya terasa lemas, seperti agar-agar. (Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas - Eka Kurniawan)

  4. Perusahaan ini mengoperasikan 16 kapal keruk, mengeruk isi bumi dengan 150 mangkuk baja raksasa. Suaranya bergemuruh siang dan malam, menyerupai kawanan dinosaurus. (Laskar Pelangi - Andrea Hirata)

  5. Belakangan ini matahari terasa bergerak lambat, merayap di langit seperti keong. (Anak Semua Bangsa - Pramoedya Ananta Toer)

Fungsi Majas Simile

Ilustrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Sincerely Media.

Majas simile memiliki berbagai fungsi dalam bahasa dan sastra. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari majas simile.

1. Memudahkan Penjelasan Konsep Abstrak

Salah satu fungsi utama majas simile adalah membantu menjelaskan sesuatu yang bersifat abstrak dengan membandingkannya dengan hal yang lebih konkret dan mudah dipahami.

Misalnya, dalam kalimat "hidup itu bagaikan roda yang berputar," pernyataan ini menggambarkan bahwa kehidupan memiliki siklus naik dan turun, sama seperti roda yang terus berputar.

Dengan perbandingan ini, seseorang lebih mudah memahami bahwa kehidupan penuh dengan perubahan dan dinamika.

2. Menjadi Alat Perbandingan yang Efektif

Majas simile digunakan untuk membuat perbandingan yang jelas antara dua hal yang sebenarnya berbeda, tetapi memiliki kesamaan dalam sifat atau karakteristik tertentu.

Contohnya, kalimat "kepemimpinannya seperti mercusuar di tengah badai" menggambarkan bahwa seseorang memiliki peran penting dalam membimbing orang lain di tengah situasi sulit, sama seperti mercusuar yang memberi petunjuk bagi kapal di lautan.

3. Memudahkan Pemahaman Pembaca atau Pendengar

Ketika sebuah gagasan atau konsep sulit dipahami, majas simile membantu menyederhanakannya dengan membandingkannya dengan sesuatu yang lebih familiar.

Misalnya, dalam ungkapan "dia berbicara seperti burung berkicau tanpa henti," pernyataan ini menunjukkan bahwa seseorang berbicara dengan sangat cepat atau terus-menerus, yang membuat orang lain lebih mudah memahami maksudnya.

4. Membantu Pembentukan Imajinasi

Majas simile membantu pembaca atau pendengar membentuk gambaran mental yang lebih jelas tentang suatu konsep atau situasi.

Misalnya, dalam kalimat "ombak laut berlari ke pantai seperti anak kecil yang berkejaran di taman," pembaca dapat membayangkan gerakan ombak yang berulang-ulang menghantam pantai, seolah-olah seperti anak-anak yang sedang berlarian.

5. Membuat Deskripsi Lebih Menarik dan Indah

Dalam karya sastra seperti puisi, cerpen, dan novel, majas simile digunakan untuk membuat deskripsi lebih hidup, indah, dan ekspresif.

Misalnya, dalam kalimat "matanya bersinar seperti bintang di malam gelap," pernyataan ini memberikan efek dramatis yang lebih menarik dibandingkan hanya mengatakan "matanya bersinar."

6. Meningkatkan Efek Emosional dalam Karya Sastra

Majas simile sering digunakan untuk menambah efek emosional dalam cerita atau puisi.

Sebagai contoh, kalimat "kesedihannya menenggelamkannya seperti kapal karam di lautan," memperkuat perasaan kesedihan yang mendalam dengan membandingkannya dengan kapal yang tenggelam.

7. Digunakan untuk Efek Humor

Selain untuk menjelaskan sesuatu dengan lebih jelas, majas simile juga sering digunakan untuk menciptakan humor atau kesan yang menghibur.

Misalnya, kalimat "dia berlari seperti kelinci yang ketakutan," dapat memberikan efek lucu karena membandingkan kecepatan seseorang dengan kelinci yang panik.

Ciri-ciri Majas Simile

Ilsutrasi Contoh Majas Simile, Pengertian, dan Fungsinya. Foto: unsplash/Sincerely Media.

Berikut adalah ciri-ciri majas simile:

  • Menggunakan kata perbandingan – Mengandung kata penghubung seperti seperti, laksana, bagaikan, ibarat, atau serupa.

  • Membandingkan dua hal berbeda – Menghubungkan dua hal yang sebenarnya berbeda tetapi memiliki kesamaan sifat atau karakteristik.

  • Bersifat eksplisit – Perbandingan dalam majas simile dinyatakan secara langsung dan jelas.

  • Meningkatkan daya imajinasi – Membantu pembaca atau pendengar membayangkan makna yang ingin disampaikan.

  • Membuat ungkapan lebih ekspresif – Memberikan efek dramatis atau memperindah bahasa dalam karya sastra maupun percakapan sehari-hari.

Dengan memahami berbagai contoh majas simile, kita dapat melihat bagaimana perbandingan dalam bahasa mampu memperkaya makna dan memperindah suatu karya. (ATK)

Baca juga: 30 Contoh Pantun Berbalas untuk Berbagai Tema yang Menarik