4 Keuntungan Deposito: Lebih Aman hingga Jadi Investasi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Deposito merupakan simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu dan syarat-syarat tertentu. Dalam penerapannya, ada banyak manfaat dan keuntungan deposito yang bisa dirasakan, salah satunya adalah suku bunga yang lebih tinggi dari produk tabungan biasanya.
Tidak hanya itu, deposito juga dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan. Itu sebabnya, nasabah tidak perlu khawatir apabila terjadi hal yang tidak diinginkan dari dana yang disimpan. Meski demikian, memutuskan untuk mendepositokan uang juga harus diikuti oleh berbagai macam pertimbangan.
Pastikan bahwa bank yang jadi wadah deposito harus memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Dengan begitu, nasabah bisa melihat bahwa reputasi serta kinerja bank tersebut bisa dipercaya, sehingga keuangan yang disimpan pun bisa lebih aman dan minim dari risiko.
Apa Saja Keuntungan Deposito?
Sebelum memahami lebih jelas tentang keuntungan depostio, nasabah perlu mengetahui karakteristik yang ditentukan, yaitu:
Deposito dapat dicairkan setelah jangka waktu berakhir.
Deposito yang akan jatuh tempo dapat diperpanjang secara otomatis atau automatic roll over (ARO).
Deposito dapat dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing.
Adapun berbagai dua jenis deposito berdasarkan jangka waktunya, yaitu deposito berjangka dan deposito on call.
Deposito berjangka, deposito dengan jangka waktu yang telah ditentukan mulai dari 1, 3, 4, 12, hingga 24 bulan.
Deposito on call, deposito dengan jangka waktu yang singkat mulai dari 7 hari hingga kurang dari 1 bulan.
Lantas, apa saja keuntungan deposito? Menyadur laman sikapiuangmu.ojk.go.id, berikut informasi lebih jelasnya.
1. Suka bunga lebih tinggi dari tabungan
Keuntungan pertama yang dapat dirasakan dari menggunakan deposito adalah suku bunga yang relatif lebih tinggi dari tabungan biasa. Sebagai informasi, setiap bank memiliki suku bunga yang berbeda-beda.
Untuk lebih jelas, berikut beberapa bunga deposito yang ditawarkan oleh bank BCA, BNI, hingga Mandiri.
a. Bank Mandiri
Jenis bunga dibayar di awal.
1 bulan = 2,69%
3 bulan = 2,68%
6 bulan = 2,71%
12 bulan = 2,67%
24 bulan = 2,6%
Jenis bunga dibayar di akhir.
1 bulan = 2,7%
3 bulan = 2,7%
6 bulan = 2,75%
12 bulan = 2,75%
24 bulan = 2,75%
b. Bank Negara Indonesia (BNI)
1 bulan = 2,25%
3 bulan = 2,25%
6 bulan = 2,5%
12 bulan = 2,5%
24 bulan = 2,5%
c. Bank BCA
1 bulan = 1,9%
3 bulan = 1,9%
6 bulan = 1,9%
12 bulan = 1,9%
d. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
1 bulan = 2,25%
3 bulan = 2,3%
6 bulan = 2,5%
12 bulan = 2,5%
24 bulan = 2,75%
36 bulan = 2,75%
2. Lebih aman dan minim risiko
Seperti yang telah disebutkan, deposito yang ada di setiap bank sudah terjamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan. LPS menjamin dana setiap nasabah dengan jumlah hingga Rp 2 miliar dengan suku bunga maksimal 7,5% di setiap bank apabila bank yang menyimpan deposito mengalami kebangkrutan.
Namun, perlu diingat, LPS hanya bisa menaungi bank yang memang sudah tercatat di dalam daftar Bank Indonesia. Maka itu, sebelum memilih untuk mendepositokan uang yang dimiliki, pastikan untuk mengecek kinerja dan reputasi bank yang menjadi tempat penyimpanan deposito.
3. Sebagai jaminan kredit
Deposito juga bisa jadikan sebagai jaminan bagi nasabah untuk pinjaman yang berguna untuk memenuhi kebutuhan mendadak. Seperti yang diketahui, deposito memiliki jangka waktu tertentu, yaitu 6-12 bulan. Jika menarik deposito sebelum waktu yang sudah ditentukan, nasabah harus membayar denda.
Oleh karena itu, dibandingkan menarik deposito dan membayar denda, nasabah bisa menjadikan deposito sebagai jaminan. Sebagai contoh, nasabah bisa meminjam 70% hingga 90% dari nilai deposito yang dimiliki.
4. Jadi investasi di masa yang akan datang
Deposito bisa dijadikan sebagai sarana untuk berinvestasi dengan tepat karena telah dijamin keamanannya oleh LPS. Sebetulnya ada berbagai macam instrumen investasi lainnya, seperti saham dan obligasi.
Namun, deposito lebih sering terhindar dari risiko kerugian yang cukup kecil. Itu sebabnya, deposito jadi produk investasi yang sering digunakan oleh para nasabah bank.
Baca Juga: Sertifikat Deposito: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa saja keuntungan dari deposito?

Apa saja keuntungan dari deposito?
Suku bunga lebih tinggi dari tabungan, lebin aman dan minim risiko, sebagai jaminan kredit, dan jadi investasi di masa depan.
Apa saja jenis deposito?

Apa saja jenis deposito?
Adapun berbagai dua jenis deposito berdasarkan jangka waktunya, yaitu deposito berjangka dan deposito on call.
Apa itu deposito?

Apa itu deposito?
Deposito merupakan simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu dan syarat-syarat tertentu.
