Konten dari Pengguna

4 Perwujudan Geostrategi dalam Aspek Budaya yang Perlu Diketahui

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perwujudan Geostrategi dalam Aspek Budaya. Unsplash.com/Mizanudin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perwujudan Geostrategi dalam Aspek Budaya. Unsplash.com/Mizanudin

Dalam kerangka nasional, istilah Geostrategi artinya metode atau aturan-aturan yang digunakan bangsa untuk memanfaatkan kondisi geografisnya. Geostrategi diwujudkan dengan mengembangkan peradaban bangsa Indonesia merupakan perwujudan geostrategi dalam aspek budaya.

Dikutip dari Jurnal Kajian Lemhannas RI, Geostrategi Indonesia dalam Dinamika Politik Global dan Regional, Mayjen TNI Hari Mulyono, S.E., M.M. 2017, 20, selain kondisi geografis, kondisi lain yang ikut mempengaruhi geostrategi adalah sumber daya alam, ekonomi, politik, dan sosial budaya yang berperan dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Perwujudan Geostrategi dalam Aspek Budaya yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Perwujudan Geostrategi dalam Aspek Budaya. Unsplash.com/wafieq akmal

Geostrategi diwujudkan dengan mengembangkan peradaban bangsa Indonesia merupakan perwujudan geostrategi dalam aspek budaya. Di Indonesia, geostrategi menyentuh aspek budaya agar dioptimalkan sebagai bagian dari ketahanan nasional dan integrasi bangsa.

Berikut ini penjelasan beberapa wujud geostrategi dalam aspek budaya yang perlu diketahui.

1. Penguatan Budaya Lokal Sebagai Identitas Bangsa Indonesia

Keberagaman suku, bahasa dan budaya di Indonesia adalah aset strategis dalam konteks geostrategi sosial-budaya.

Dalam aspek budaya nasional, kebudayaan daerah serta kebudayaan nasional menjadi salah satu unsur yang harus diintegrasikan agar tercipta identitas bersama dan persatuan.

Melalui penguatan budaya lokal, bangsa dapat menjaga kemajemukan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan. Misalnya melalui pelestarian tarian tradisional, bahasa daerah, dan adat istiadat.

Beberapa hal ini menjadi contoh bentuk geostrategi budaya, yaitu mempertahankan warisan budaya dan menjadikannya sarana penguatan kedaulatan dan integrasi nasional.

2. Integrasi Sosial dan Norma Budaya dalam Pembangunan Nasional

Geostrategi di bidang sosial budaya juga mencakup upaya untuk menyelaraskan struktur sosial. Selain itu, peran dan institusi masyarakat juga perlu diperhatikan agar berfungsi dengan baik dalam masyarakat plural.

Contohnya, melalui edukasi pendidikan kewarganegaraan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi, serta kebijakan yang mendorong masyarakat lintas budaya untuk berkolaborasi.

3. Meminimalisir Pengaruh Budaya Asing yang Merusak Nilai Bangsa

Masuknya budaya asing dan pengaruh luar menjadi salah satu tantangan bagi strategi budaya bangsa Indonesia hari ini. Di era modern sekarang, nilai-nilai budaya asli mulai bergeser akibat budaya asing yang masuk melalui teknologi dan media.

Sebagai bentuk geostrategi budaya, pemerintah dan masyarakat perlu melakukan filter terhadap pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai nasional. Hal ini sekaligus menguatkan ekspresi budaya lokal sebagai identitas bangsa.

4. Pengembangan Budaya Sebagai Sarana Diplomasi dan Daya Tarik Internasional

Aspek budaya juga dapat menjadi bagian dari strategi global. Budaya nasional bisa menjadi bentuk diplomasi budaya, pariwisata budaya, dan jembatan antarbangsa.

Mengemas budaya lokal yang khas dan memperkenalkannya ke dunia internasional adalah bagian dari geostrategi budaya. Geostrategi ini memanfaatkan keunikan Indonesia sebagai negara kepulauan dan multikultural.

Perwujudan geostrategi dalam aspek budaya dapat membantu meningkatkan diplomasi dan daya tarik dunia internasional. Saat dilaksanakan secara konsisten, geostrategi ini dapat membantu bangsa menjaga ketahanan sosial budaya dan meningkatkan posisi strategis di kancah global. (Aya)

Baca juga: Jenis-Jenis Sasaran Operative dalam Suatu Organisasi untuk Kinerja Tim