40 Contoh Kalimat Deklaratif dan Interogatif beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat deklaratif dan interogatif sangatlah penting diketahui oleh khalayak, terutama ketika mempelajari materi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penjelasan terkait pengertian dan ciri-cirinya juga patut dipahami.
Meski nyaris sama, tetapi antara kalimat deklaratif maupun interogatif memiliki perbedaan yang signifikan.
Secara umum, kalimat deklaratif tidak memerlukan jawaban pada setiap pernyataannya, baik secara lisan maupun tindakan. Namun, pendengar bisa saja memberikan komentar bila dianggap perlu. Sementara induktif, bertujuan untuk menanyakan sesuatu kepada lawan bicara.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Kalimat Deklaratif
Mengutip dari ejournal.iaida.ac.id, kalimat deklaratif berasal dari bahasa Latin, yaitu declaratio, yang berarti pernyataan. Kalimat deklaratif dapat disebut juga sebagai kalimat berita.
Kalimat ini didefinisikan sebagai kalimat yang isinya menyampaikan pernyataan kepada orang lain.
Sementara mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian kalimat deklaratif adalah kalimat yang ditandai dengan intonasi yang menurun.
Diketahui, kalimat deklaratif masuk ke dalam jenis kalimat berdasarkan amanat wacananya. Artinya, kalimat tersebut dilihat dari makna yang diwujudkan berdasarkan tanggapan pendengar atau pembaca.
Mengutip dari Modul Kemdikbud Tema 6 Bahasa Indonesia karya Tika Hatika, kalimat deklaratif ditujukan untuk memberikan informasi atau berita tentang sesuatu. Maka dari itu, kalimat deklaratif tidak memerlukan tanggapan berupa jawaban dari pembaca atau pendengar.
Secara umum, kalimat deklaratif adalah kalimat yang memiliki fungsi untuk menyatakan intensi secara langsung. Umumnya, kalimat ini digunakan untuk memberi pernyataan, laporan, atau informasi.
Pada umumnya Terkait strukturnya, kalimat deklaratif diurutkan dari subjek, predikat, dan objek (objek langsung maupun objek tidak langsung).
Pengertian Kalimat Interogatif
Kata interogatif merupakan kata yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan. Biasanya mengandung kata-kata tanya yang terdiri dari 5W+1H, yaitu what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), dan how (bagaimana).
Mengutip dari buku Sintaksis Bahasa Indonesia karya Budiman, M.Pd, kalimat interogatif atau kalimat tanya adalah kalimat yang mengharapkan adanya jawaban secara verbal. Jawaban dari kalimat ini bisa berupa pengakuan, keterangan, alasan, ataupun pendapat.
Secara sederhana, pengertian kalimat interogatif adalah kalimat yang digunakan untuk bertanya dan selalu diakhiri dengan tanda tanya (?).
Dengan kata lain, kalimat interogatif berfungsi untuk memperoleh informasi dari orang lain. Informasi tersebut dapat dinyatakan dalam kalimat ataupun kata berupa ya dan tidak.
Ciri-Ciri Kalimat Deklaratif
Pada umumnya, ciri-ciri kalimat deklaratif adalah tidak terdapat kata tanya, seperti apa, siapa, kapan, dimana, kenapa, dan bagaimana.
Selain itu, tidak juga mengandung kata ajakan, seperti ayo, silahkan, dan sebagainya. Berikut ini adalah sejumlah ciri-ciri lain dari kalimat deklaratif yang juga patut dipelajari, antara lain:
Dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri tanda titik.
Disampaikan secara faktual berkenaan dengan pengalaman penutur.
Berisi pernyataan atau berita berkaitan dengan alam sekitar.
Derisi keputusan atau perjanjian yang diambil penutur.
Mencakup penjelasan, keterangan, atau perincian terhadap sesuatu.
Berisi penilaian.
Berisi peringatan kepada lawan tutur.
Mencakup nasihat dan ungkapan perasaan.
Berisi ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
Tidak mengandung kata tanya, ajakan, atau larangan, seperti apa, ayo, dan jangan.
Ciri-Ciri Kalimat Interogatif
Selain ditandai dengan penggunaan kata tanya, kalimat interogatif juga memiliki ciri lain yang membedakannya dengan kalimat lainnya, termasuk kalimat deklaratif.
Mengutip dari buku Mega Bank SBMPTN Soshum 2018 karya The King Eduka, berikut ini adalah ciri-ciri kalimat interogatif, di antaranya:
Isinya menanyakan sesuatu.
Tanggapannya berupa jawaban.
Selalu diakhiri dengan tanda tanya (?).
Kalimat mengandung konteks menanyakan sesuatu.
Biasa diawali kata 5W + 1H.
Memperoleh suatu jawaban.
Diikuti imbuhan -kah setelah kata tanya. Contohnya siapakah, apakah, dimanakah, dan sebagainya.
Secara lisan memiliki intonasi naik atau turun pada akhir kalimat.
Jenis-Jenis Kalimat Deklaratif
Pada umumnya, kalimat deklaratif terbagi menjadi dua jenis, yaitu kalimat deklaratif aktif dan kalimat deklaratif pasif. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing jenis kalimat deklaratif.
1. Kalimat Deklaratif Aktif
Kalimat deklaratif aktif adalah kalimat yang bersifat aktif, subjek pada kalimatnya melakukan tindakan atau perbuatan kepada objek. Kalimat ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis, antara lain:
Kalimat Deklaratif Aktif Transitif: Kalimat yang dapat memasukkan objek ke dalam kalimatnya. Tandanya menggunakan imbuhan me-.
Kalimat Deklaratif Intransitif: Kalimat yang tidak memerlukan objek di dalam kalimatnya. Tandanya menggunakan imbuhan ber-.
Kalimat Deklaratif Aktif Semitransitif: Kalimat yang tidak membutuhkan objek dalam kalimatnya, tetapi dapat menggunakan pelengkap.
2. Kalimat Deklaratif Pasif
Kalimat deklaratif pasif adalah kalimat yang subjeknya bersifat pasif atau tidak diberi tindakan oleh objek. Kalimat ini juga terbagi lagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:
Kalimat Deklaratif Pasif Biasa: Perubahan bentuk dari kalimat deklaratif aktif transitif, menggunakan imbuhan ke-an, di-, ter-.
Kalimat Deklaratif Pasif Zero: Terdapat unsur predikat di dalam kalimat yang merupakan kata dasar yang terbentuk dari kata kerja. Tanda kalimat ini adalah menggunakan imbuhan -kan.
Jenis-Jenis Kalimat Interogatif
Mengutip dari buku Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia karya R. Kunjana Rahardi, kalimat interogatif dapat ikut dibedakan menjadi dua jenis, yakni:
1. Kalimat Interogatif Total
Kalimat interogatif total digunakan untuk menanyakan keseluruhan informasi yang terdapat dalam pertanyaan. Biasanya, diajukan ketika seseorang mempertanyakan kesetujuan atau ketidaksetujuan lawan bicara.
Jenis kalimat ini menuntut dua kemungkinan tanggapan, yaitu tanggapan mengiyakan (ya atau sudah) dan tanggapan menolak atau menidakkan (tidak, bukan, belum).
2. Kalimat Interogatif Parsial
Kalimat interogatif parsial merupakan kalimat tanya yang jawabannya ditentukan oleh kata tanyanya. Kata tanya yang digunakan pada kalimat ini lebih beragam.
Misalnya, untuk menanyakan tempat menggunakan kata tanya di mana, ke mana, atau dari mana. Sedangkan, untuk menanyakan orang menggunakan siapa, dari siapa, untuk siapa, atau kepada siapa.
Contoh Kalimat Deklaratif
Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat deklaratif yang dapat dijadikan sebagai referensi dan tentunya patut diketahui khalayak.
Sebuah sepeda motor menabrak pejalan kaki pagi tadi pukul 07.05 WIB.
Aku dan keluargaku mengunjungi Candi Prambanan setahun yang lalu.
Acara pameran seni rupa yang diadakan secara virtual telah menarik perhatian ribuan pengunjung dari berbagai negara, membuktikan dampak globalisasi dalam seni.
Sebanyak 128 siswa diterima di PTN.
Sepeda motor perlu bensin untuk bisa dikendarai.
Bapak presiden meminta seluruh kepala daerah untuk datang ke istana negara.
Saya baru saja melihat ada kecelakaan mobil di tol Cipularang.
Pagi ini, segerombolan mahasiswa yang terlibat tawuran ditangkap oleh polisi.
Sungai Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia.
Sungai Kapuas terletak di Pulau Kalimantan tepatnya di Provinsi Kalimantan Barat.
Harimau Sumatera merupakan hewan endemik Indonesia.
Indonesia memiliki tiga zona waktu.
Rendang adalah makanan khas Sumatera Barat yang sangat populer.
Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia.
Peningkatan investasi di sektor pariwisata telah mendorong pertumbuhan industri perhotelan dan meningkatkan kesempatan kerja di sektor tersebut.
Sebuah rumah dirampok oleh sejumlah pencuri yang membawa senjata tajam tadi malam.
Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memadai telah menjadi fokus utama dalam program pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan.
Ir. Soekarno merupakan Presiden pertama di Indonesia.
Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta.
Nabi Muhammad saw. adalah nabi yang terakhir.
Contoh Kalimat Interogatif
Kalimat interogatif pada dasarnya tidak harus selalu mengandung kata tanya, tetapi hanya dari intonasi atau tanda tanya (?) di akhir kalimat sudah bisa menandakan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat interogatif.
Berikut adalah sejumlah contoh kalimat interogatif yang juga patut dipelajari.
Di mana kamu belajar bahasa Inggris?
Apakah kamu ingin memesan makanan sekarang?
Bagaimana pendapatmu tentang film tadi?
Siapa yang memenangkan lomba olahraga kemarin?
Kapan kamu mulai bekerja di perusahaan itu?
Mengapa kamu terlambat datang ke pertemuan tadi?
Berapa lama perjalanan dari Jakarta ke Malang dengan kereta api?
Siapa yang dicari Muti?
Apakah Agnes ada di rumah?
Dari mana saja kamu pergi hari ini?
Mengapa Tita tidak tidur kemarin?
Apakah Hanan akan wisuda tahun ini?
Siapa yang Intan temui kemarin?
Mengapa Alya sangat belakangan ini?
Kakek mau pergi kemana?
Mengapa semua ini harus terjadi kepadaku?
Siapa yang berhasil memenangkan lomba kemarin?
Apakah kamu tahu tentang kasus perampokan kemarin?
Bagaimana pendapat Anda mengenai syarat dan ketentuan yang telah kami jelaskan?
Bagaimana cara mengatasi masalah ini?
Demikian kumpulan contoh kalimat deklaratif dan interogatif yang perlu dipahami, dilengkapi dengan pengertian, ciri-ciri, hingga jenis-jenis dari kedua kalimat tersebut. (SUCI)
Baca Juga: 10 Contoh Personal Letter untuk Teman dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya
