460 Contoh Kata Sifat dalam bahasa Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Ā·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata adalah satuan terkecil dalam bahasa yang mengandung makna atau arti tertentu. Dalam bahasa Indonesia, kata terbagi dalam beberapa kelas kata, salah satunya adalah kata sifat. Contoh kata sifat dalam bahasa Indonesia dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kata sifat merupakan kata yang menjelaskan, mengubah, menambah arti kata benda yang diikutinya sehingga menjadi lebih spesifik. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas mengenai kecakupan, urutan, kualitas, maupun penekanan-penekanan pada suatu kata.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Kata Sifat
Sebelum membahas tentang contoh kata sifat, alangkah baiknya jika mengetahui terlebih dahulu pengertian tentang kata sifat. Inilah pengertian kata sifat menurut buku yang berjudul Panduan Praktis Menulis Artikel, Ir. Syatrya Utama, dkk., (2019:53).
Kata sifat merupakan kata yang menyatakan sifat dan keadaan dari suatu benda. Kata sifat ini menjelaskan, mengubah, atau menambah arti dari kata benda agar lebih spesifik.
1. Bentuk Kata Sifat
1. Kata Sifat Dasar
Kata sifat dasar ini belum mengalami proses penambahan imbuhan. Misalnya manis, asam, asin, pahit, ramah, congkak, besar, kecil, tinggi, dan rendah.
2. Kata Sifat Turunan
Kata sifat turunan merupakan kata sifat yang sudah ada penambahan imbuhan, pengulangan, dan pemajemukan.
a. Penambahan Imbuhan
Contoh: secantik, terbaik, dan gemetar.
b. Pengulangan
Contoh: gelap-gulita, warna-warni, seindah-indahnya, dan sepahit-pahitnya.
c. Pemajemukan
Contoh: cerah ceria, baik budi, serbaguna, lapang dada, dan busung lapar.
3. Kata Sifat Serapan
Contoh: ekonomis, kapitalis, aktif, praktis, kondusif, maksimal, dan efektif.
2. Makna Kata Sifat
a. Kata Sifat Bertaraf yang Menyatakan Kualitas
Kata sifat pemberi sifat yaitu kata sifat yang menyatakan kualitas dan intensitas fisik dan mental. Contoh: rapi dan nyaman.
Kata sifat pemberi ukuran yaitu kata sifat yang menyatakan kualitas yang dapat diukur secara kuantitatif. Contoh: banyak, sedikit, berat, dan ringan.
Kata sifat warna yaitu kata sifat yang menyatakan berbagai warna. Contoh: merah, kuning, hijau, dan kelabu.
Kata sifat waktu yaitu kata sifat yang mengacu kepada masa, proses, perbuatan, dan keadaan. Contoh: lama dan sebentar.
Kata sifat jarak yaitu kata sifat yang mengacu kepada ruang antara dua benda atau tempat. Contoh: jauh dan dekat.
Kata sifat sikap batin yaitu kata sifat yang mengacu pada suasana hati. Contoh: sedih, bangga, malu, dan bahagia.
Kata sifat cerapan yaitu kata sifat yang mengacu kepada sesuatu yang dapat dirasakan pancaindra. Contoh: manis, bau, terang, dan pahit.
b. Kata Sifat Tidak Bertaraf (Menyatakan Keanggotaan dalam Golongan)
Contoh: abdi.
3. Fungsi Kata Sifat
Kata Sifat Atributif
Kata sifat atributif adalah kata sifat yang menjadi subjek, objek, atau penjelas subjek. Kata sifat ini terletak di belakang atau setelah kata benda.
Contoh: mobil merah, kambing putih, dan ayam kuning.
Kata Sifat Predikatif Kata sifat predikatif adalah kata sifat yang berkedudukan sebagai predikat.
Contoh: Rumah itu sangat besar.
Kata Sifat Keterangan
Kata sifat keterangan adalah kata sifat yang merupakan keterangan atau pelengkap kata sifat utama.
Contoh: Makanlah dengan sepuasnya. (.. (dengan) + (se-) + kata sifat + (-nya)). Ingat baik-baik. (kata sifat pengulangan).
4. Ciri-Ciri Kata Sifat
Kata sifat dapat ditambahkan keterangan pembanding
Keterangan pembanding misalnya seperti āpalingā, ālebihā, atau ākurang.ā Jadi, di kata sifat bisa banget kalau mau disematkan keterangan pembanding, adik-adik.
Contohnya nih, āpaling tampanā, ālebih kayaā, atau ākurang mahalā.
Kata sifat dapat ditambahkan keterangan penguat
Keterangan penguat ini fungsinya supaya kata sifat tersebut memiliki makna yang lebih kuat ya, adik-adik. Misalnya seperti ābenarā, āsekaliā, āterlaluā, āamatā, āsangatā. Bisa juga dengan menambahkan imbuhan āter-ā di depan kata sifat tersebut.
Keterangan penguat ini bisa disematkan di awal atau akhir kata sifat tersebut, nih. Contohnya, ābagus benarā, ājauh sekaliā, āterlalu cantikā, āamat rajinā, āsangat laparā, āterhebatā, āterpintarā, āterlamaā.
Kata sifat dapat digunakan sebagai bentuk penolakan atau pengingkaran
Contoh: Duh, sedih banget kalau cinta kita ditolak. Heyy, sekolah dan belajar yang rajin dulu ya, adik-adik! Jangan main cinta-cintaan dulu lahh.
Kata sifat juga bisa dijadikan sebagai bentuk penolakan. Biasanya, kata yang digunakan adalah kata ātidakā. Contohnya, ātidak kurusā, ātidak burukā, ātidak punya uang kayaā, ātidak bodohā.
Kata sifat dapat digunakan sebagai kata pengulangan
Contoh: Seperti, kupu-kupu gitu ya, kak? Ehehe. Bukan ya, adik-adik. Pengulangan di sini maksudnya si kata sifat itu yang dapat diulang. Kalau kupu-kupu kata sifat bukan? Bukan dong, karena kupu-kupu termasuk dalam kata benda.
Dalam kata sifat, pengulangan yang dimaksud biasanya ditambahkan imbuhan āse-ā pada awal kata dan ā-nyaā pada akhir kata. Contoh, āsecantik-cantiknyaā, āsebanyak-banyaknyaā, āseluas-luasnyaā, āsebaik-baiknyaā.
Contoh Kata Sifat
Inilah deretan contoh kata sifat dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan sebagai referensi untuk percakapan sehari-hari agar lebih bervariasi.
Tampan
Cantik
Jelek
Kaya
Miskin
Lapar
Haus
Kenyang
Luas
Lebar
Sempit
Dekat
Jauh
Manis
Pedas
Asin
Asam
Baik
Ramah
Sombong
Congkak
Hangat
Dingin
Panjang
Pendek
Lurus
Bengkok
Keriting
Rapi
Kotor
Bersih
Mancung
Pesek
Pelit
Rakus
Buas
Jinak
Malas
Rajin
Produkti
Abadi
Positi
Negatif
Religius
Aktif
Pasif
Coco
Setuju
Baik
Jahat
Pintar
Bodoh
Dendam
Pendiam
Riang
Mulia
Indah
Buruk
Agung
Rusak
Benar
Salah
Sinis
Aktual
Muda
Remaja
Tua
Lucu
Jenaka
Bijaksana
Serius
Lancar
Macet
Cemas
Tenang
Putih
Hitam
Merah
Biru
Kuning
Hijau
Ungu
Abu-abu
Oranye
Cokelat
Kelabu
Mendung
Cerah
Terang
Basah
Lembap
Kering
Tegang
Seram
Lemah
Lesu
Lelah
Pucat
Segar
Kuat
Sehat
Waspada
Teledor
Lalai
Teliti
Legal
Ilegal
Absolut
Resmi
Sadar
Nyaman
Risi
Jijik
Enak
Sedap
Harum
Wangi
Adil
Curang
Seimbang
Mungil
Elok
Molek
Imut
Tipis
Tebal
Halus
Lembut
Kasar
Keras
Lunak
Empuk
Lembek
Terkaya
Termakmur
Tertampan
Terpandai
Tertinggi
Terpandai
Terkecil
Terlemah
Tertarik
Teratas
Terbawah
Terkuat
Terpendek
Terjenaka
Terlamban
Tercepat
Tergurih
Termalas
Terbersih
Terlucu
Terkotor
Terjinak
Terhebat
Compang-camping
Ombang-ambing
Pontang-panting
Porak-poranda
Gelap-gulita
Setampan-tampannya
Seindah-indahnya
Seagung-agungnya
Semulia-mulianya
Sepintar-pintarnya
Sebodoh-bodohnya
Semalas-malasnya
Serajin-rajinnya
Selamban-lambannya
Secantik-cantiknya
Semanis-manisnya
Selembut-lembutnya
Sekeras-kerasnya
Sepanjang-panjangnya
Sehalus-halusnya
Segalak-galaknya
Seramah-ramahnya
Setinggi-tingginya
Sedekat-dekatnya
Legal
Positif
Progresif
Inovatif
Kreatif
Ilegal
Negatif
Amanah
Alami
Sosialis
Komunis
Egois
Aktif
Produktif
Religius
Abadi
Aktual
Insaniah
Rendah hati
Lapang dada
Tinggi hati
Besar kepala
Keras kepala
Hati singa
Otak udang
Panjang tangan
Ringan tangan
Kepala batu
Wajah tembok
Hati busuk
Rendah diri
Mulut besar
Berdarah dingin
Padat
Kecil
Besar
Cepat
Tangkas
Lambat
Lamban
Lengket
Lekat
Curam
Terjal
Dalam
Dangkal
Manja
Mandiri
Puas
Kecewa
Aman
Busuk
Basi
Layu
Sempurna
Cacat
Utuh
Penuh
Kosong
Hamp
Taat
Asli
Palsu
Biasa
Berisik
Ricuh
Ribut
Riuh
Gugup
Berani
Takut
Cair
Encer
Kental
Merdu
Lincah
Tepa
Awal
Terakhir
Timpang
Longgar
Ketat
Setia
Utama
Penting
Tajam
Tumpul
Tenteram
Gelisah
Khawatir
Kurus
Gemuk
Langsing
Gemulai
Kaku
Sebentar
Lama
Segera
Keren
Mustahil
Sopan
Hormat
Nakal
Bandel
Jahil
Lugu
Polos
Cekatan
Ideal
Jujur
Bohong
Dusta
Tinggi
Rendah
Rahasia
Gegabah
Setengah
Waras
Gila
Cemerlang
Manis
Asam
Asin
Tampan
Cantik
Jelek
Baik
Ramah
Congkak
Banyak
Sedikit
Besar
Kecil
Tinggi
Rendah
Panjang
Pendek
Benar
Salah
Keriting
Tertampan
Terbaik
Termanis
Terjahat
Tercantik
Tercerdas
Terajin
Terseksi
Terjenaka
Terlamban
Tercepat
Tergurih
Termalas
Terlemah
Terkuat
Terbersih
Terkotor
Terlucu
Terjinak
Terhebat
Inovatif
Kreatif
Ilegal
Legal
Positif
Progresif
Negatif
Produktif
Religius
Impor
Ekspor
Abadi
Aktual
Insaniah
Amanah
Alami
Sosialis
Komunis
Egois
Aktif
Tidak sakit
Lebih sabar
Sangat bagus
Agak panas
Paling cantik
Amat luas
Sepatu baru
Lukisan indah
Mobil kuno
Rumah tua
Setinggi-tingginya
Sebaik-baiknya
Sekurang-kurangnya
Sebodoh-bodohnya
Terbaik
Tertinggi
Tersayang
Tercantik
Terindah
Termurah
Adil
Ajaib
Ampuh
Canggung
Cukup
Bahaya
Gemuk
Geram
Jahat
Kagum
Lapar
Lucu
Pelit
Buntu
Genap
Langsung
Musnah
Tentu
Cacat
Melengking
Memalukan
Membenci
Mencekam
Menjengkelkan
Menyenangkan
Merangsang
Termiskin
Tertegun
Terkesan
Tercenung
Berbusa
Berbisa
Berbahaya
Cantik-cantik
Marah-marah
Tua-tua
Berat-berat
Compang-camping
Kocar-kacir
Hiruk-pikuk
Kemerah-merahan
Kemalu-maluan
Kegerahan
Keramaian
Kekanak-kanakan
Kebapakan
Keibuan
Adikodrati
Asusila
Interlokal
Mahakuasa
Multinasional
Niraksara
Pascalahir
Serbaguna
Tunakarya
Ultramodern
Baru
Tinggi
Pendek
Kurus
Gemuk
Lama
Jauh
Dekat
Mahal
Murah
Besar
Lucu
Diam
Terang
Benderang
Aman
Tentram
Sepandai-pandainya
Rajin
Ramah
Manis
Asin
AsamĀ
Kumpulan contoh kata sifat dalam bahasa Indonesia di atas, bisa dijadikan sebagai referensi untuk percakapan sehari-hari agar lebih bervariasi. (Eln)
Baca juga: Contoh Kalimat Konjungsi Temporal beserta Penjelasannya dalam Bahasa Indonesia
